Jangan mau dibohongin (agen) asuransi unit link

Jangan mau dibohongin (agen) asuransi unit link

Judul artikel ini mengingatkan saya pada kasus yang menjerat Basuki Tjahja Purnama yang biasa dikenal sebagai Ahok, seorang Gubernur yang dipercaya untuk memimpin Jakarta di tahun 2014 hingga 2017 silam.

Di jaman sekarang, agak sulit menemukan asuransi murni yang tanpa investasi, kecuali Maestro Optima Care, Maestro Infinite Protection, dan Maestro Term yang tersedia dalam website ini.

Ketika kita mencari agen asuransi, besar kemungkinan kita akan ditawarin produk Asuransi Unit Link. Ketika kita curhat ke Bank dan membutuhkan produk keuangan maupun tabungan berjangka, baik untuk tabungan pendidikan, tabungan pensiun, dan bervariasi kebutuhan finansial lainnya, besar kemungkinan pula akan ditawarkan Asuransi Unit Link.

Pusing gak luh?!

Beberapa waktu lalu saya pernah menulis tentang asuransi unit link, pembaca bisa mengaksesnya dengan mengunjungi 2 tautan berikut ini:

Singkatnya, asuransi unit link merupakan asuransi yang memiliki manfaat investasi di dalamnya. Dengan asuransi unit link, anda sedang mengisi 2 kantong kosong dalam 1x pembayaran, yakni:

  • Premi berkala
  • Topup berkala

Premi berkala merupakan jumlah uang yang dialokasi untuk membayar biaya atau tagihan yang timbul atas asuransi dan rider (asuransi tambahan)


Sorry iklan bentar ya guys, demi kelangsungan hidup website sayah 🙁


Topup berkala merupakan jumlah uang yang dialokasi untuk “berinvestasi” maupun “menabung” dalam produk asuransi. Perhatikan saya memberi tanda kutip (“”) pada kata menabung dan berinvestasi yang akan kita bahas lebih rinci di artikel ini.

Apa yang salah dari asuransi unit link?

To be fair, tidak ada yang salah dari asuransi unit link. Faktanya banyak orang yang kecewa dengan produk asuransi unit link dikarenakan apa yang nasabah hadapi berbeda dengan agen ceritakan pada saat prospek. Ini sebabnya mengapa calon nasabah sangat disarankan untuk memahami dan mengerti asuransi unit link sebelum membelinya.

Ketika agen asuransi datang membawa segudang ide, gagasan, mimpi, dan rencana tentang asuransi unit link yang biasanya berupa:

  • Produk ini bisa cuti premi lho
  • Produk ini bisa membayar preminya sendiri, sehingga nanti gak perlu bayar lagi
  • Ini lho pak / bu perbedaannya bila bapak / ibu melakukan cuti premi dan tanpa cuti premi
  • Bla bla bla. . .

Di kebanyakan kasus, seorang agen asuransi yang akan bercerita tentang asuransi unit link bersenjatakan proposal atau quotation dari asuransi unit link. Dalam proposal tersebut biasanya menyimpan informasi:

  • Berapa Premi yang harus dibayarkan?
  • Berapa Uang Pertanggungan yang diberikan oleh Penanggung?
  • Apa saja manfaat yang didapat oleh calon nasabah dengan membayar sejumlah Premi tersebut?

Teliti dalam membaca tabel proyeksi investasi

Dalam quotation yang sama, biasanya calon nasabah akan diperlihatkan tabel proyeksi investasi dengan angka yang fantastis. Pada bagian ini agen akan menceritakan berapa banyak uang yang akan berkembang bila kinerja investasi berada dalam performa rendah, sedang hingga tinggi.

Wujud tabel proyeksi investasi dalam quotation asuransi unit link

Yang sering terjadi di lapangan ialah, kinerja investasi yang tertera dalam proposal tidak sesuai dengan kenyataan kinerja investasi di lapangan. Calon nasabah asuransi unit link harus berhati – hati bila mendapatkan quotation untuk asuransi unit link dengan return hingga belasan persen untuk kinerja investasi yang rendah.

Tabel proyeksi dalam quotation tersebut memang tidak menjamin kinerja investasi di masa depan. Produk reksadana yang menguntungkan saat 5 tahun lalu belum tentu akan menguntungkan di masa 10 tahun mendatang. Oleh karena itu sangat dianjurkan bagi nasabah untuk teliti dalam membaca tabel proyeksi investasi.

Kuasai dan pahami tentang biaya akuisisi

Selain wajib teliti dalam membaca tabel proyeksi investasi dalam quotation, langkah selanjutnya yang perlu dikuasai ialah biaya akuisisi. Biaya akuisisi merupakan biaya yang dibebankan kepada Pemegang Polis Asuransi Unit Link. Biaya Akuisisi mungkin terjadi di beberapa tahun permulaan, yang menyebabkan dana atau Premi yang sudah disetor tidak bisa ditarik atau dikembalikan.

Berbeda dengan memisahkan antara asuransi dengan investasi, berinvestasi di asuransi terbukti meraup uang lebih tinggi dibandingkan manfaat “investasi”. Hal ini dikarenakan adanya biaya akuisisi yang menggerogoti Premi di permulaan tahun sebelum akhirnya Premi tersebut masuk ke dalam pos Investasi dan mulai menggunung.


Sedang mencari sesuatu? mungkin sponsor di bawah ini dapat membantu.



yuk lanjutin lagi bacanya 🙂


Saya memisahkan asuransi jiwa dengan investasi, sehingga saya tidak perlu membayar biaya akuisisi apapun. Dengan demikian, uang yang saya setorkan sebagai Premi tidak bisa diambil kembali untuk selamanya.

Namun di sisi lain, uang yang saya setorkan kedalam rekening reksadana secara terpisah akan langsung mengendap dan mulai menggunung. Dana investasi itupun dapat saya langsung cairkan keesokan harinya maupun sebulan kemudian tanpa perlu khawatir adanya Biaya Akuisisi.

Hati-hati dengan istilah cuti Premi

Istilah cuti Premi merupakan istilah yang sangat lazim dijumpai. Dalam proses ini, Pemegang Polis asuransi unit link dapat mengajukan Cuti Premi sehingga tidak perlu melakukan pembayaran ke rekening Penanggung. Hal ini terkesan indah dan menyenangkan, namun pernahkah anda bertanya apa yang sebenarnya terjadi?

Sebagai bisnis manajemen resiko yang menggunakan uang sebagai komoditas, Perusahaan Asuransi atau Penanggung perlu berhati-hati bila nasabah berhenti melakukan pembayaran Premi. Ini berarti uang masuk akan berkurang sementara ia harus bertanggung jawab bila nasabah mengajukan Klaim. Bagaimana penanggung mengendalikan hal ini?

Banyak nasabah yang tidak mengetahui bahwa cuti Premi ialah mitos belaka. Faktanya, biaya-biaya asuransi yang timbul akan dibebankan kepada saldo investasi sehingga saldo investasi anda akan berkurang sedikit demi sedikit hingga akhirnya terkuras.


sssttt, ga usah buru-buru bacanya. Gih minum dulu sebelum membaca lanjutannya 🙂



Ketika nasabah tidak melakukan cuti Premi, maka ia sebenarnya sedang mengisi pos investasi dalam asuransi unit link sehingga ia memiliki dana cadangan ketika ekonomi sulit menyerang, seperti:

  • PHK
  • Kontrak tidak diperpanjang
  • Perusahaan tempat bekerja tiba – tiba bangkrut
  • Anda dimutasi ke luar kota dengan biaya hidup yang lebih tinggi
  • dan faktor lainnya yang mungkin terjadi.

Asuransi Unit Link memang sedikit complicated, namun ia mungkin satu – satunya produk yang memiliki bervariasi perlindungan untuk jangka panjang.

Manfaat memiliki asuransi kesehatan dengan sistem Reimburse

Manfaat memiliki asuransi kesehatan dengan sistem Reimburse

Pada artikel ini saya telah membahas tentang asuransi kesehatan dan bagaimana cara menentukan memilih asuransi kesehatan yang bagus bagi individu maupun keluarga. Namun, kenyataan di lapangan justru berbeda. Banyak orang beranggapan kalau asuransi kesehatan dengan sistem cashless merupakan yang terbaik.

Saya sering berhadapan dengan konsumen yang mencari asuransi kesehatan. Ketika saya tawarkan produk Maestro Optima Care dan menjelaskan manfaatnya, mayoritas dari mereka sangat bersemangat mendengarnya. Raut wajah mereka mendadak berubah ketika saya menjelaskan bahwa metode klaim dari produk Maestro Optima Care secara Reimburse, satu per satu dari mereka langsung mundur perlahan.

Memangnya apa yang salah dengan asuransi kesehatan sistem Reimburse??????

Usut punya usut, ternyata mereka memiliki alasannya masing – masing, seperti:

  • Masa udah bayar premi, masih juga keluar uang duluan??????
  • Bisa – bisa saya keburu mati duluan dong sebelum bisa melakukan reimburse, karena saya harus melunasi biaya rumah sakit saya dulu kan??????? Kalau uang saya habis, maka perawatan tidak bisa dilanjutkan dan saya selesai???????

Well, okay. They have their own reason, tho.

Melalui artikel ini, saya ingin berbagi pandangan tentang manfaat memiliki asuransi kesehatan secara Reimburse:

Premi yang lebih bersahabat

Silakan dibuktikan dengan manfaat yang apple to apple, asuransi kesehatan dengan sistem Reimburse memiliki Premi yang lebih murah dibandingkan asuransi kesehatan dengan sistem Cashless. Hal ini tentu menjadi Selling Point dari produk asuransi kesehatan dengan sistem Reimburse sehingga ia dapat berkata:

Ngapain bayar mahal kalo situ jarang sakit?”

Asuransi kesehatan dengan sistem Reimburse menjadi lebih powerful jika dikombinasikan dengan Kartu Kredit

Bagi orang – orang yang tidak memiliki Kartu Kredit, asuransi kesehatan secara Reimburse bisa jadi produk yang sangat mahal bagi anda, sebab anda tidak bisa menerka berapa biaya yang akan ditagih oleh Rumah Sakit atas pengobatan anda. Anda juga tidak dapat menebak berapa lama anda akan dirawat.

Akibatnya, anda mungkin ingin membeli asuransi kesehatan dengan sistem Cashless dan membayar Premi yang lebih mahal dibandingkan asuransi kesehatan dengan sistem Reimburse.

Bagi pemilik Kartu Kredit, asuransi kesehatan dengan sistem Reimburse bisa jadi kabar baik bagi mereka. Mereka tetap dapat memiliki asuransi kesehatan dan tak perlu merogoh kocek dalam – dalam untuk memilikinya. Kartu Kredit digunakan untuk melunasi tagihan Rumah Sakit.

Setelah mendapatkan berkas dan rekam medis yang lengkap dari Rumah Sakit, Klaim dapat diajukan kepada Perusahaan Asuransi dan Penanggung akan membayarkan sejumlah uang mengacu pada Syarat dan Ketentuan dalam buku Polis.

Setelah uang diterima, nasabah dapat menggunakan uang tersebut untuk membayar tagihan Kartu Kredit.

Reward khusus bagi pemegang Kartu Kredit

Setelah anda menggunakan Kartu Kredit untuk membayar tagihan Rumah Sakit dan anda membayar Kartu Kredit dengan uang dari Perusahaan Asuransi, kini tiba saatnya bagi anda untuk memanen Reward karena anda telah menggunakan Kartu Kredit. Biasanya Reward akan diperoleh dalam bentuk poin dan kita dapat menukarkan poin tersebut ke seluruh merchant dan vendor yang bekerja sama dengan pihak Bank yang mengeluarkan Kartu Kredit.

Secara tidak langsung, Reward kita bertambah dengan menggunakan uang yang diberikan oleh Perusahaan Asuransi.

Rewardnya dapet, kesembuhannya pun dapet!

5 Manfaat Penting Memiliki Asuransi Untuk Bisnis Agar Lancar Tanpa Hambatan

5 Manfaat Penting Memiliki Asuransi Untuk Bisnis Agar Lancar Tanpa Hambatan

Selama ini kebanyakan orang hanya mengenal asuransi kesehatan, jiwa, dan pendidikan saja. Padahal ada banyak jenis produk asuransi yang dapat digunakan untuk memproteksi apa yang anda miliki.

Tujuan asuransi memang digunakan untuk melindungi maupun mengurangi resiko kerugian finansial yang saat terjadi sesuatu hal yang buruk pada anda, keluarga, hingga pekerjaan atau bisnis yang dimiliki.

Bagi anda yang bekerja sebagai pengusaha atau wirausaha, maka penting bagi anda untuk memiliki asuransi untuk bisnis sehingga usaha yang anda jalankan bisa lancar tanpa hambatan.

Sebenarnya fungsi asuransi bisnis ini sama seperti produk asuransi lainnya. Yaitu dapat menanggulangi resiko yang mungkin saja bisa timbul dikarenakan aktivitas bisnis yang anda jalani. Mulai dari pengalihan resiko sampai pencegahan kerugian.

Inilah yang menyebabkan banyak sekali pengusaha yang mengasuransikan bisnisnya dan mengeluarkan banyak biaya untuk membeli asuransi bisnis tersebut. Sehingga nantinya jika ada kerugian yang terjadi akan langsung ditanggung perusahaan asuransi. Lalu apa saja manfaat yang dimiliki asuransi untuk memproteksi bisnis?

Berikut ini penjelasannya:

1. Pondasi Bisnis Yang Kuat

Asuransi tak hanya dapat memberikan manfaat dalam bentuk jaminan terhadap perlindungan resiko bisnis. Namun juga dapat menjadi pondasi yang akan memperkuat bisnis tersebut. Dengan adanya asuransi bisnis tentunya anda akan bisa lebih fokus untuk mengembangkan bisnis tanpa khawatir dengan berbagai resiko finansial bisnis yang bisa terjadi.

Resiko yang ditanggung perusahaan asuransi inilah yang akan secara tidak langsung membuat pondasi bisnis yang anda jalankan menjadi lebih kuat. Karena itulah pondasi bisnis yang kuat ini harus tetap anda jaga dengan sebaik mungkin. Dapat dikatakan jika usaha anda untuk mempertahankan bisnis ini, akan memberikan hasil yang diinginkan dengan adanya persiapan, pencegahan, serta penanganan resiko.

2. Memberikan Pengganti Kerugian

Tak sedikit pengusaha yang memiliki asuransi untuk bisnis ini sebagai proteksi pada properti. Sehingga asuransi yang digunakan akan melindungi aste bisnis atau perusahaan tersebut. Misalnya saja jika terjadi resiko pencurian aset, bencana, kebakaran, dan lainnya. Dengan perlindungan asuransi terhadap bisnis yang anda jalani, maka keamanan bisnis anda pun juga akan lebih terjamin nantinya.

Perlu anda sadari jika setiap resiko yang ada dalam bisnis tentunya bisa menimbulkan kerugian. Baik itu dalam skala kecil ataupun besar. Namun dengan memiliki asuransi untuk bisnis maka tntu saja kerugian yang terjadi pada bisnis anda akan sepenuhnya ditanggung pihak perusahaan asuransi. Sehingga anda bisa tetap menjalankan pengelolaan bisnis tanpa khawatir memikirkan kerugian yang bisa dialami perusahaan.

3. Jaminan Pengiriman Barang

Jika anda salah satu pengusaha yang bergerak dalam bidang perdangangan, maka asuransi sangat penting untuk anda miliki.

Mengapa?

Hal ini disebabkan oleh bisnis perdagangan merupakan salah satu jenis usaha dengan resiko yang cukup tinggi. Resiko yang paling sering terjadi dapat mengakibatkan kerugian yang cukup besar, yaitu saat terjadi kerusakan barang ketika proses pengiriman dilakukan.

Tak hanya bisa rusak, namun resiko barang hilang ketika proses pengiriman juga bisa terjadi pada bisnis anda. Sehingga inilah pentingnya memiliki manfaat asuransi untuk keberlangsungan bisnis anda.

4. Kenyamanan Dalam Berbisnis

Tak hanya memiliki peran untuk merencanakan keuangan saja, namun asuransi bisnis akan sangat bermanfaat bagi para pekerja. Saat ini ada banyak perusahaan yang memfasilitasi asuransi dari pemerintah.

Para pengusaha tentunya menyadari pentingnya untuk menjamin keberlangsungan bisnis dengan mempunyai perencanaan keuangan yang dapat berfungsi sebagai sarana untuk meminimalisir resiko di masa yang akan datang. Tak hanya memiliki peran untuk memenuhi hak karyawan saja, namun asuransi bisnis akan dapat memberikan kenyamanan bagi pengusaha.


Sorry iklan bentar ya guys, demi kelangsungan hidup website sayah 🙁


Rasa nyaman yang diberikan tentunya akan memberikan efek yang positif terhadap kinerja karyawan. Sehingga mereka akan senantiasa merasakan kenyamanan dalam bekerja. Dan tentu saja secara otomatis ini akan memungkinkan sebuah perusahaan untuk bisa semakin maju dan berkembang.

5. Meningkatkan Produktivitas Karyawan

Asuransi bisnis juga mampu meningkatkan produktivitas pekerja. Bagaimana tidak? Karyawan adalah aset yang cukup penting di dalam sebuah perusahaan. Karena itulah perlindungan karyawan di dalam perusahaan akan menjadi alasan yang penting sehingga aktivitas di perusahaan bisa berjalan efektif dan efisien.

Produk dan layanan asuransi ini akan menjamin kesejahteraan hidup bagi para pekerjanya. Selain dapat memberikan manfaat yang positif bagi kemajuan usaha, asuransi juga akan memberikan berbagai macam manfaat baik lainnya bagi karyawan.

Nah itu tadi beberapa manfaat memiliki asuransi untuk bisnis yang bisa anda ketahui. Sebagai pebisnis, jangan sampai melewatkan manfaat-manfaat ini untuk keberlangsungan usaha atau bisnis yang anda jalani.

Cara Ajukan Klaim Asuransi Rumah Kebakaran

Cara Ajukan Klaim Asuransi Rumah Kebakaran

Asuransi untuk properti, khususnya rumah tempat tinggal memang cukup penting. Sebab asuransi ini akan menjaga keamanan dan kenyamanan bagi anggota – anggota keluarga yang tinggal di dalam rumah tersebut.

Asuransi kebakaran contohnya, akan memproteksi aset berharga yang anda miliki jika sewaktu-waktu ada hal yang tidak diinginkan. Asuransi kebakaran ini tak hanya memproteksi propertinya saja, namun juga menjaga rumah hingga aset – aset berharga yang ada di dalamnya, sehingga bagi anda yang ingin memiliki asuransi ini, maka penting untuk mengetahui hal-hal yang berkaitan di dalamnya termasuk proses pengajuan klaim asuransi rumah kebakaran.

Asuransi kebakaran rumah merupakan jenis asuransi yang wajib untuk dimiliki, apalagi jika anda memiliki kondisi-kondisi di bawah ini:

  • Rumah masih KPR atau belum lunas
  • Rumah dikontrakkan, disewakan, ataupun dikoskan, yang mana menghasilkan pemasukan bulanan
  • Rumah menjadi tempat berdirinya usaha, entah toko, kantor, rumah makan, dan lainnya.

Untuk masalah pengajuan klaim asuransi rumah yang mengalami kebakaran ini. Tentunya masing-masing penyedia asuransi memiliki prosedur tersendiri. Namun pada umumnya, untuk mengajukan klaim atas rumah yang diasuransikan mengalami kebakaran bisa melalui beberapa tahap atau prosedur di bawah ini:

1. Lapor Ke Pihak Perusahaan Asuransi

Pada saat pemilik polis asuransi mengalami musibah kebakaran, maka yang harus dilakukan nasabah pertama kalinya adalah melaporkan kepada pihak penanggung. Dalam hal ini adalah perusahaan asuransi, tempat anda membeli produk asuransi rumah tersebut.

Sebagai pemilik asuransi, nasabah perlu menjelaskan lebih detail terkait kejadian dan kronologi. Laporan tersebut disampaikan secara lisan, dengan datang langsung ke perusahaan asuransi tersebut dan ini lebih disarankan.

Namun anda juga bisa menyampaikan secara tertulis, melalui surat, email, maupun faxmile. Sebaiknya laporan ini harus cepat dibuat, maksimal 7 hari setelah tanggal kejadian.

Setelah itu pemilik asuransi juga diminta untuk mengisi keterangan tertulis yang menjelaskan mengenai alasan kebakaran. Formulir ini tentunya sudah tersedia di masing-masing perusahaan asuransi. Dan untuk kolom yang harus diisi antara lain adalah:

  • Tempat / tanggal / waktu terjadinya kebakaran
  • Penyebab terjadinya kebakaran
  • Perkiraan nilai kerugian yang ditaksir nasabah. Penjelasan tentang harga barang-barang di dalam rumah yang terbakar, hilang, rusak dan barang yang terselematkan sekalipun. Maksimal data-data ini harus dilengkapi 12 bulan setelah tangga kejadian
  • Informasi pendukung yang sekiranya perlu untuk disampaikan ke pihak perusahaan asuransi.

2. Melengkapi Dokumen-Dokumen Yang Dibutuhkan

Setelah melakukan pengisian formulir, pemilik asuransi diharapkan untuk melengkapi dokumen-dokumen yang dibutuhkan seperti:

  • Formulir klaim pengajuan asuransi
  • Polis serta berita acara yang didapatkan dari Kepala Desa, Kepala Kelurahan, maupun Kepolisian Sektor setempat
  • Laporan rinci mengenai penyebab kebakaran
  • Bukti lain yang wajar jika diminta perusahaan asuransi

Sorry iklan bentar ya guys, demi kelangsungan hidup website sayah 🙁


Namun bagaimana jika Polis asuransi ikut terbakar juga di dalam rumah? Karena itulah penting untuk menyimpan polis asuransi di tempat yang terpisah dari rumah yang anda asuransikan, misalnya saja menyimpannya Safe Deposit Box pada Bank. Atau cara lainnya adalah dengan memiliki cetak digital atau scan di Cloud Storage.

3. Proses Pengecekan Klaim

Setelah pihak perusahaan asuransi menerima laporan mengenai pengajuan klaim asuransi rumah kebakaran, maka nantinya perusahaan akan melakukan penelitian dan pengecekan mengenai keabsahan polis. Hal-hal yang akan di cek antara lain seperti:

  • Apakah terdapat faktor kepentingan terhadap objek tersebut?
  • Apakah kejadian masih berada di dalam masa waktu pertanggungan?
  • Apakah premi bulanan sudah dibayar lunas?

Nantinya setelah prosedur pengecekan telah dilakukan, maka perusahaan asuransi akan menjalani pemeriksaan lapangan yang meliputi lokasi kejadian, penyebab kebakaran, julah kerugian, jumlah harga bangunan, aset, dan barang-barang yang tidak terbakar, hingga kewajiban nasabah dalam pembayaran premi.

Pada saat tahapan pengajuan klaim asuransi rumah kebakaran ini, diharapkan bagi nasabah untuk bersikap kooperatif dan responsif. Ini akan mempercepat proses penggantian kerugian yang dialami nasabah.

3. Penunjukan Loss Adjuster

Nantinya dari hasil survey dan penelitian yang dilakukan pihak perusahaan asuransi, akan didapatkan hasil apakah pengajuan klaim asuransi rumah kebakaran tersebut merupakan kasus sederhana ataupun rumit.

Jika kasus tergolong sebagai kasus sederhana maka klaim asuransi ini akan ditangani langsung oleh perusahaan asuransi. Namun bila klaim yang diajukan cukup kompleks dan jumlahnya cukup besar hingga memakan waktu yang lama maka claim assessment ini akan diserahkan ke pihak Loss Adjuster. Pihak Loss Adjuster ini akan langsung ditunjuk pihak Penanggung atau perusahaan asuransi dengan adanya pemberitahuan kepada pihak Tertanggung.


Sedang mencari sesuatu? mungkin sponsor di bawah ini dapat membantu.



yuk lanjutin lagi bacanya 🙂


Baik yang tidak maupun ditangani Loss Adjuster, pihak Tertanggung harus menyediakan dokumen-dokumen yang mendukung klaim. Tahapan selanjutnya adalah pihak Penanggung akan mempelajari laporan yang telah dibuat Loss Adjuster.

4. Penyampaian Hasil

Setelah langkah-langkah diatas sudah dijalani, maka kini saatnya perusahaan asuransi akan memberikan hasil mengenai klaim asuransi rumah kebakaran yang diajukan pihak nasabah. Jika klaim dianggap valid, maka perusahaan akan membayarkan asuransi sejumlah ganti rugi yang sudah ditentukan.

Namun jika klaim dinyatakan tidak valid, maka perusahaan asuransi akan memberitahukan jika klaim asuransi ditolak dan disertai alasan. dan didukung oleh pasal dan klausul yang telah disepakati bersama

5. Penyelesaian Pembayaran

Selanjutnya adalah proses penyelesaian pembayaran. Perusahaan Asuransi wajib untuk membayarkan penyelesaian ganti rugi. Maksimal 30 hari setelah kesepakatan tertulis pihak perusahaan dan pihak pemilik asuransi yang menjelaskan tentang kepastian total ganti rugi yang dibayarkan perusahaan.

Mempelajari cara pengajuan klaim asuransi rumah kebakaran akan sangat membantu untuk mempermudah saat anda nantinya ingin mengajukan klaim asuransi, sehingga tidak ada kesalahan yang membuat pengajuan klaim mengalami penolakan.

Penting, Pahami Perbedaan Setiap Jenis Asuransi Kesehatan Di Indonesia

Penting, Pahami Perbedaan Setiap Jenis Asuransi Kesehatan Di Indonesia

Asuransi kesehatan adalah salah satu jenis asuransi yang bergerak dalam perlindungan atau proteksi di bidang kesehatan. Asuransi kesehatan nantinya dapat memudahkan untuk mempersiapkan biaya perawatan atau pengobatan di masa yang akan datang.

Meskipun tak ada orang yang ingin merasa sakit, namun tidak ada salahnya jika anda berjaga-jaga. Dengan memiliki asuransi, tentunya anda bisa memproteksi diri dari berbagai kemungkinan yang bisa terjadi. Seperti yang anda ketahui, datangnya sakit/bencana tidak ada yang mengetahuinya, sehingga butuh persiapan biaya yang diperlukan.

Itulah pentingnya memiliki asuransi kesehatan dalam hidup anda. Sebelum membeli sebuah asuransi kesehatan, penting terlebih dahulu mengetahui hal-hal rinci yang terkait dengan produk asuransi tersebut. Terutama anda harus memahami perbedaan dari setiap jenis asuransi kesehatan di Indonesia.

Dengan begitu nantinya anda bisa mendapatkan asuransi kesehatan yang tepat untuk kebutuhan anda.

Tak ada orang yang ingin merasa sakit, namun tidak ada salahnya jika anda berjaga-jaga. Dengan memiliki asuransi, tentunya anda bisa memproteksi diri dari berbagai kemungkinan yang bisa terjadi. Seperti yang kita ketahui, datangnya sakit/bencana tidak ada yang mengetahuinya, sehingga butuh persiapan biaya yang diperlukan.

Asuransi Kesehatan berdasarkan Kepemilikan Badan Penyelenggara

Salah satu jenis asuransi kesehatan di Indonesia, bisa dibeadakan berdasarkan kepemilikan badan penyelenggara. Dalam hal ini menjadi 2 macam, yaitu asuransi pemerintah dan perusahaan swasta

1. Asuransi Kesehatan Pemerintah

Asuransi Kesehatan Pemerintah merupakan jenis asuransi kesehatan yang pengelolaannya dilakukan oleh pemerintah. Semisal BPJS Kesehatan ataupun Kartu Indonesia Sehat. Jika dana pengelolaan berasal dari pemerintah, tentu keuntungannya adalah dana kesehatan tersebut dapat mudah diawasi.

Sayangnya kekurangan dari jenis asuransi ini adalah mutu pelayanan kesehatan yang didapatkan pemegang asuransi kurang begitu baik.

Pihak rumah sakit tentunya akan bertanya mengenai jaminan kesehatan yang dimiliki pasien sebelum menjalani perawatan. Namun banyak yang mendapatkan pelayanan kurang baik saat memiliki jaminan kesehatan milik pemerintah.

2. Asuransi Kesehatan Swasta

Asuransi Kesehatan Swasta merupakan asuransi kesehatan yang pengelolaannya dilakukan oleh badan atau perusahaan swasta. Beberapa perusahaan asuransi swasta ialah:

  • AXA Financial Indonesia
  • Manulife
  • Prudential
  • Cigna
  • dsb

Selain pemerintah, banyak pihak swasta yang menyediakan asuransi kesehatan bagi warga Indonesia. Namun jenis asuransi ini lebih spesifik dan tidak bersifat umum. Yang dimaksud adalah jenis ausransi kesehatan ini memberikan berbagai macam penawaran proteksi dengan lebih khusus.


Sorry iklan bentar ya guys, demi kelangsungan hidup website sayah 🙁


Berbeda dari asuransi kesehatan milik pemerintah, keuntungan jenis asuransi kesehatan di Indonesia ini cenderung mendapatkan pelayanan rumah sakit yang relatif bagus, sehingga untuk mendapatkan perawatan yang tepat, pemilik asuransi akan cepat menerimanya. Tak heran sebagian besar dari mereka yang memiliki jaminan asuransi kesehatan yang berasal dari perusahaan swasta, akan mendapatkan pelayanan yang lebih baik.

Sisi negatifnya ialah biaya premi yang dibayarkan per bulannya cenderung lebih mahal dibandingkan dengan asuransi kesehatan pemerintah. Hal ini sebenarnya setara dengan kualitas pelayanan yang diberikan.

Ada harga, ada rupa. Benar kan?

Jangan pula kaget bila Premi asuransi kesehatan cenderung meningkat seiring bertambahnya usia. Ini hal wajar kok~

Asuransi Kesehatan Berdasarkan Keanggotaan

Asuransi kesehatan yang berdasarkan dengan keanggotaannya disini adalah kepemilikan asuransi tersebut apakah diwajibkan atau sukarela untuk para anggota yang ada di dalam sebuah kelompok. Berdasarkan keanggotaan, asuransi kesehatan terbagi menjadi 2 yaitu Asuransi Wajib dan Asuransi Sukarela.

1. Asuransi Wajib

Jenis asuransi wajib ini merupakan asuransi kesehatan yang harus dimiliki setiap orang dikarenakan keanggotaannya di dalam sebuah perusahaan, badan, maupun instansi. Misalnya saja dalam sebuah perusahaan diwajibkan bagi para karyawannya memiliki asuransi tertentu, sehingga setiap individu yang ada dalam perushaaan tersebut wajib mengikuti polis asuransi kesehatan yang telah ditetapkan perusahaan.

Pembayaran Premi perbulannya akan dipotong dari gaji yang didapatkan karyawan dalam per bulan.

2. Asuransi Sukarela

Jenis asuransi kesehatan ini tidak wajib untuk dimiliki setiap orang. Masing-masing orang dapat memilih jenis asuransi tersebut maupun tidak. Karena sifatnya sukarela, maka ini didasari keinginan individu tersebut. Sehingga nantinya dapat mengikuti kebutuhan maupun keinginan bagi masing-masing pemilik asuransi.

Contoh beberapa asuransi kesehatan secara sukarela:

Berdasarkan Jenis Perawatan Yang Ditawarkan

Jenis asuransi kesehatan di Indonesia juga dapat dibedakan atas dasar jenis perawatan yang ditawarkan. Jenis perawatan tersebut adalah:

  • Asuransi kesehatan rawat inap
  • Asuransi kesehatan rawat jalan

Asuransi kesehatan rawat inap atau in-patient treatment merupakan jenis asuransi kesehatan di Indonesia yang membiayai perawatan bagi Tertanggung asuransi yang berencana untuk menjalani perawatan inap atau opname. Sedangkan untuk asuransi kesehatan rawat jalan atau out-patient treatment merupakan asuransi kesehatan yang mana membiayai pelayanan medis, mulai dari diagnosis, pengobatan, cek laboratorium, rehabilitasi serta pelayanan kesehatan lainnya yang tak mengharuskan pasien menjalani rawat inap di rumah sakit.


Sedang mencari sesuatu? mungkin sponsor di bawah ini dapat membantu.



yuk lanjutin lagi bacanya 🙂


Berdasarkan Jumlah Biaya Yang Ditanggung

Asuransi kesehatan di Indonesia juga dapat dibedakan berdasarka jumlah biaya kesehatan yang ditanggung. Dalam hal ini terbagi menjadi 2 yaitu asuransi kesehatan penuh dan asuransi kesehatan yang menanggung biaya tinggi.

1. Asuransi Kesehatan Penuh

Jenis asuransi kesehatan penuh akan menanggung keseluruhan biaya pengobatan dan rumah sakit. Tak peduli dengan total biaya perawatan yang tinggi ataupun rendah, setiap pembayaran akan langsung ditanggung penuh oleh pihak perusahaan asuransi. Contoh produk asuransi kesehatan dengan tipe Asuransi Kesehatan Penuh ialah Maestro Optima Care.

2. Asuransi Kesehatan Yang Menanggung Biaya Tinggi

Untuk jenis asuransi kesehatan ini hanya akan menanggung biaya pengobatan dan rumah sakit yang berjumlah tinggi saja. jumlah tersebut pun juga tergantung dengan ketentuan penawaran asuransi dan polis yang sudah ditetapkan sebelumnya.

Berdasarkan Cara Klaim Asuransi

Berdasarkan cara klaim asuransi, asuransi kesehatan terbagi menjadi 2 jenis yaitu Reimbursement dan Cashless.

1. Reimbursement

Jenis asuransi kesehatan di Indonesia ini mengharuskan pemilik asuransi kesehatan menanggung biaya pengobatan terlebih dahulu menggunakan uang pribadi. Barulah biaya tersebut nantinya akan dilaporkan kepada perusahaan asuransi untuk diganti. Untuk proses pengajuan klaim diperlukan lampiran bukti-bukti pembayaran.

2. Cashless

Untuk jenis asuransi ini adalah yang paling banyak digunakan bagi para pemilik asuransi. Untuk klaim asuransi cashless ini pemilik asuransi hanya perlu memperlihatkan kartu keanggotaan asuransi kepada rumah sakit yang mana tempat pemilik asuransi dirawat.

Nantinya pihak asuransi akan membayarkan biaya pengobatan sesuai ketentuan yang telah disepakati bersama.

Nah itu tadi beberapa jenis asuransi kesehatan di Indonesia yang bisa anda pelajari untuk mendapatkan yang sesuai dengan kebutuhan. Masing-masing memiliki kelebihan dan kekurangannya masing-masing, anda hanya perlu untuk menyesuaikan dengan kebutuhan kesehatan anda.

Pin It on Pinterest