Festival Yaoshang di India (Manipur): Cerita Gila yang Nekat

Liburan | 0 comments

Saya hampir kapok ikut festival besar saat pertama kali ke Imphal.

Risiko kecil bisa jadi besar tanpa perlindungan, jadi saya beli asuransi perjalanan.

Jujur, saya takut karena ramai dan rute kadang kacau.

Asuransi itu menyelamatkan biaya dan tenang hati saya.

festival Yaoshang di India (Manipur) berlangsung lima hari setiap bulan Lamta.

Biasanya jatuh pada bulan Maret, saat bulan purnama tiba.

Setiap malam muda dan tua ikut menari Thabal Chongba bersama.

Mereka memegang tangan sambil berputar mengelilingi lapangan desa.

Warna-warna dari bubuk dan air mengisi jalanan, mirip Holi di India utara.

Tradisi ini bercampur dengan pengaruh Vaishnavisme sejak abad ke-18.

Rencana saya sederhana: hari pertama sampai Imphal, jalan ke pasar Thangmeiband.

Hari kedua ikut acara siang dan menunggu Thabal Chongba malamnya.

Kenapa unik?

Di sini tarian jadi ajang bertemu dan berkenalan antar generasi.

Suasana komunitas terasa sangat hangat, bukan hanya tontonan.

Pagi hari banyak ritual di kuil setempat, termasuk di Kuil Govindaji.

Penduduk berdoa, memberi persembahan bunga dan warna.

Kebanyakan acara gratis dan terbuka untuk umum, jadi datang lebih awal disarankan.

Jika ingin tampil di panggung, mendaftar bisa jadi perlu beberapa hari sebelumnya.

Dari Guwahati ke Imphal jaraknya sekitar 360 kilometer lewat darat.

Penerbangan memakan waktu sekitar satu jam, bandara Imphal sekitar 8 kilometer dari kota.

Pada Maret suhu berkisar 15 sampai 25 derajat Celsius di Imphal.

Bawa jaket tipis, sunblock, kacamata pelindung, dan sarung plastik untuk kamera.

Penginapan penuh selama festival, jadi pesan kamar minimal dua minggu sebelumnya.

Pilih penginapan dekat Imphal untuk akses cepat ke acara.

Beberapa bubuk warna bisa mengiritasi kulit sensitif, jadi bawa tisu basah dan krim antibiotik kecil.

Selalu minum air bersih untuk menghindari dehidrasi.

Jalan di perbukitan kadang sempit dan berliku, bus bisa lambat.

Siapkan waktu ekstra jika bepergian dari desa terpencil.

Makanan jalanan penuh rempah bikin saya bangun selera tiap jam.

Bau dupa dan kembang warna membuat suasana magis.

Saya tidak keberatan mengingatkan, rencanakan semua sebelum Liburan.

Simpan bukti polis dan nomor klaim di ponsel untuk berjaga.

Jika penasaran, datanglah dan rasakan sendiri keriuhan tradisi ini.

festival Yaoshang di India (Manipur) benar-benar pengalaman tak terlupakan.