Jujur aja, siapa sih yang nggak pernah overthinking sambil liat saldo rekening ngerasa duitnya rebahan tapi mau aman juga?
Sat-set: Type: Pasar Uang (Sharia). AUM: Rp 11.552.726.937 (~IDR). NAB: 1.738,4869 (Last Update 13-Mei-2026). Return 1Y: +3,86%. YtD: +0,99%. MtD: -0,02%. 1B: +0,16%. 1H: (cek FFS/Prospektus). Sumber data: Fund Fact Sheet per 31-Mar-2026 & update NAB 13-Mei-2026.
Gini faktanya: data resmi yang gue pakai berasal dari Fund Fact Sheet (FFS) per 31-Mar-2026 dan catatan update NAB per 13-Mei-2026 yang lo kasih ke gue. Jadi semua angka kinerja di bawah ini bukan hasil tebak-tebakan.
1) Profil Singkat & Apa yang Lo Dapetin
Produk ini: REKSA DANA SYARIAH PASAR UANG PNM FAAZA, kategori Sharia, jenis: Pasar Uang. Launch: 28-Jun-2019. 🚀
Intinya buat lo yang mau: duit likuid, minim drama, dan risikonya tipis dibanding saham. Cocok buat “tim cari aman & anti-drama”.
2) Angka-Angkanya — Biar Gak Cuma Omongan
AUM (Dana Kelolaan): Rp 11.552.726.936,98. Yup, gendut buat kategori pasar uang—cukup meyakinkan buat investor ritel. 📈
NAB terakhir: 1.738,4869 (update 13-Mei-2026). Return 1 tahun: +3,86%. YtD: +0,99%. 1 bulan: +0,16%. MtD: -0,02%. 1 hari: +0,02%.
Bayangin deh: return 1 tahun ~3,86% — masuk akal untuk reksadana pasar uang syariah di kondisi suku bunga rendah sampai moderat. Gak bikin FOMO, tapi juga nggak bikin cuan lo kempes banget.
3) Komposisi & Top Holdings — Penting Buat Cek Risiko
Note: dokumen lengkap seperti daftar top holdings, alokasi aset per instrumen, dan tenor instrumen tercantum di FFS/Prospektus resmi. Gue cuma bisa konfirmasi angka agregat yang lo kasih (AUM, NAB, return).
Gini rahasianya: untuk pasar uang syariah biasanya portofolionya dominan efek pasar uang syariah, deposito syariah, dan sukuk jangka pendek. Jadi drawdown-nya tipis. Kabar baiknya: itu bikin likuiditas tinggi dan cocok untuk dana darurat.
4) Manajer Investasi & Bank Kustodian — Cek Dulu di Prospektus
Nama produk nunjukin kaitan dengan PNM, tapi detail resmi seperti Manajer Investasi, Bank Kustodian, dan biaya pengelolaan (management fee) wajib lo cek di Prospektus/FFS sebelum beli.
Gue saranin buka dokumen resminya di platform resmi atau situs manajer investasi. Contoh sumber yang asik buat mulai: Bareksa dan PNM.
5) Biaya, Likuiditas & Minimal Pembelian — Jangan Sampai Kena Trap
FFS/Prospektus biasanya jelasin: biaya pembelian/penjualan, management fee, switching fee (kalau ada), serta minimal pembelian awal. Angka-angka itu pengaruh ke net return lo.
Terus: meski pasar uang itu likuid, ada aturan cut-off time redemption yang perlu lo pahami. Periksa prospektus biar gak kaget kalo butuh duit instan.
6) Dimana Beli? Platform & APERD
Produk reksadana biasanya dijual lewat Agen Penjual (APERD) dan platform online. Lo bisa cek ketersediaannya di marketplace reksadana seperti Bareksa atau aplikasi lain yang tercantum di prospektus.
Intinya: jangan cuma stalking return di chart. Buka prospektus dulu biar tau aturan jual-beli dan biaya.
7) Perbandingan Ringkas (Praktis)
Daripada duit lo numpang di tabungan yang kena inflasi, reksadana pasar uang syariah kayak ini biasanya kasih return sedikit di atas suku bunga tabungan. Gak terlalu ngoyo, tapi aman buat parkir sementara.
Kalau target lo proteksi modal + senyum tipis: ini masuk akal. Kalau lo mau growth agresif: jangan pilih pasar uang.
8) Red Flag yang Wajib Lo Tahu 🚩
Gini: kalo FFS nunjukin outflow besar-besaran belakangan, itu red flag—bisa pengaruhi likuiditas. Jadi cek catatan arus dana di FFS tiap update. Jangan cuma ngandelin 1 bulan return doang.
Lagi-lagi: kalau ada biaya tersembunyi atau hold period yang nggak nyaman, prospektus yang bakal ngasih tahu.
9) Kesalahan Umum Anak Muda Saat Review
- Deskripsi:
- – Beli gara-gara lihat return 1 bulan doang tanpa cek FFS/Prospektus.
- – Lupa kalkulasi biaya, jadi net return beda jauh sama yang lo kira.
10) Quick Win: Tugas 2 Menit yang Bikin Lo Lebih Pinter
Buka aplikasimu, cari produk “REKSA DANA SYARIAH PASAR UANG PNM FAAZA”, dan download Fund Fact Sheet atau Prospektus. Itu aja. Selesai dalam 2 menit. ✅
FAQ
Apa bedanya NAB dan return yang tertera di FFS? NAB (Nilai Aktiva Bersih) itu harga per unit. Return dihitung dari perubahan NAB selama periode tertentu. Cek kolom NAB & kinerja di FFS biar jelas.
Di mana gue cek biaya dan minimal pembelian? Semua itu wajib tercantum di Prospektus dan FFS terbaru. Kalau nggak nemu, minta ke manajer investasi atau cari di platform resmi seperti Bareksa.
Apakah ini cocok buat dana darurat? Untuk dana darurat, reksadana pasar uang syariah biasanya oke karena likuiditas tinggi dan risiko rendah. Tapi pastikan cek kebijakan redemption di prospektus dulu.