Jujur aja, siapa sih yang nggak pernah overthinking liat reksadana saham yang namanya ngegas tapi nyatanya lagi slow-burn? Kita kupas SCHRODER 90 PLUS EQUITY FUND santai, no sugarcoat.
Sat-set TL;DR: SCHRODER 90 PLUS EQUITY FUND = reksadana saham (launch 21-Apr-2010). AUM-nya Rp 386.309.236.965,85, NAB terakhir Rp 1.839,62 (update 13-Mei-2026). Kinerja: 1 Hari -1,24%, 1 Bulan -3,54%, MtD -2,26%, YtD -9,74%, 1 Tahun +2,31%. Cocok buat “tim mental baja” yang siap roller-coaster. Cek FFS/Prospektus resmi sebelum gaspol.
1) Kinerja Cepet & Fakta FFS 📈
Gini faktanya: data resmi dari Fund Fact Sheet terakhir update per 30-Apr-2026 dan NAB terakhir 13-Mei-2026. Gue pegang angka-angka ini langsung dari FFS yang lo harus buka juga.
Yang perlu lo catet: NAB Rp 1.839,62 dan AUM Rp 386.309.236.965,85. Unit penyertaan yang tercatat 205.254.899,87.
Kalau nge-zoom ke performa: short-term lagi lesu (1 hari -1,24% & 1 bulan -3,54%), MtD -2,26% dan YtD -9,74% — itu ngasih sinyal pasar saham lagi nggak ramah bulan ini. Tapi catet juga: secara tahunan masih sempat nyentuh +2,31% di 1 tahun terakhir.
2) Tipe Produk & Siapa yang Cocok 🚀
Ini reksadana jenis Saham dan kategori Konvensional. Jadi jangan berharap aman-aman bae.
Cocok buat: “tim mental baja” yang siap naik-turun buat ngejar potensi return jangka panjang. Bukan buat lo yang panik tiap kali portofolio minus 2% sehari.
3) Apa yang FFS Kasih (yang Lo HARUS BACA) 💡
FFS ngasih data penting: AUM, unit penyertaan, NAB, tanggal update, alokasi aset, dan riwayat return. Di sini gue pegang angka AUM, NAB, unit, dan return seperti di atas — semua dari FFS/Prospektus per tanggal yang tercantum.
Kalau lo mau dalem: buka langsung Prospectus & FFS buat cek hal-hal penting lain kayak biaya manajemen, biaya kustodian, kebijakan alokasi aset, top holdings, dan limit risiko. Gini rahasianya: jangan cuma liat return bulanan, liat juga biaya dan drawdown historis di prospektus.
Butuh link? Nih salah satu tempat yang biasanya nampilin dokumen resmi: Schroders Indonesia (situs resmi) dan marketplace reksadana kaya Bareksa. Buka situ, download FFS/Prospektus, scroll 2 menit — masalah clarified.
4) Risiko & Red Flag yang Perlu Lo Cek 🚩
Intinya: ini produk saham, jadi volatilitasnya tinggi. Data YtD -9,74% nunjukkin drawdown tahun berjalan — itu wajar di saham, tapi bikin mental bisa goyang.
Red flag yang harus lo cari di Prospectus/FFS: biaya manajemen tinggi, pembatasan redeem, atau kebijakan leverage. Kalau salah satu muncul, lo harus paham gimana pengaruhnya ke return jangka panjang.
5) Distribusi, Beli, & Akses 💸
Produk Schroders biasanya tersedia lewat platform APERD umum kayak Bareksa, Bibit, atau langsung via tim Schroders. Tapi, cek FFS/Prospectus atau marketplace yang lo pake buat konfirmasi daftar agen penjualnya.
Quick note: platform berlainan bisa ngasih fee subscription/keluar berbeda. Jadi sebelum naro duit, klik “download dokumen” dan baca bagian biaya 1 menit dulu.
6) Common Mistake Anak Muda Pas Ngecek Reksadana (Biar Lo Gak Kena Mental)
Kesalahan terbesar: cuma FOMO liat return 1 bulan terus langsung “gas”. Padahal belum cek biaya, struktur portofolio, atau drawdown historis di prospektus. Hasilnya? Kaget pas market koreksi.
Solusinya simpel: baca FFS dulu, terus masukin produk ke watchlist minimal 1 minggu. Jangan investasi cuma karena hype IG post.
7) Quick Win — Tugas 2 Menit yang Beneran Ngefek ✍️
- 2 Menit: Buka Bareksa atau situs Schroders, ketik “SCHRODER 90 PLUS EQUITY FUND”, dan klik tombol Download Prospektus/FFS.
- 2 Menit tambahan: Scan bagian biaya & tanggal update. Simpel, lo udah dapet context yang selama ini cuma lo tebak-tebak sendiri.
8) Bandingin Sedikit (Santai, Bukan Rekomendasi) 🔎
Daripada duit lo ngendon di rekening biasa dan kegerus inflasi, reksadana saham menawarkan potensi return lebih tinggi — tapi dengan risiko juga. Bandingkan return 1 tahun +2,31% dan YtD -9,74% dengan benchmark pasar saham lokal sebelum mutusin entry.
Gini faktanya: performa one-year nggak ngecover YtD yang turun, jadi pastiin horizon investasi lo emang medium-long term kalau mau masuk sini.
FAQ (Singkat & sering nanyain)
Apa sih perbedaan Prospectus dan Fund Fact Sheet? Prospectus itu dokumen panjang yang jelasin kebijakan investasi, biaya, risiko, struktur hukum, dan info legal. FFS lebih ringkas: fokus ke angka AUM, NAB, alokasi, dan return periodik.
Di mana gue bisa download FFS/Prospectus SCHRODER 90 PLUS? Biasanya tersedia di situs resmi Schroders Indonesia dan marketplace reksadana kayak Bareksa. Kalau pake Bibit/APP lain, cek halaman produk mereka juga.
Apakah SCHRODER 90 PLUS cocok buat pemula? Kalau lo pemula dan gak kuat liat -10% dalam beberapa bulan: mending nabung atau pilih produk yang lebih konservatif dulu. Kalo lo siap pegang minimal beberapa tahun dan ngerti risiko, baru pertimbangkan masuk.