Begini rahasia p2p lending menghasilkan uang untuk anda

Begini rahasia p2p lending menghasilkan uang untuk anda

Sebagai agen asuransi, saya berkesempatan dengan banyak orang. Beberapa dari mereka memiliki kekhawatiran tersendiri sehingga memutuskan untuk membeli asuransi jiwa maupun asuransi kesehatan. Tak jarang pula saya dipertemukan dengan beberapa orang yang “kebingungan” dengan apa yang harus mereka lakukan dengan uang mereka sekarang.

Yup, setiap orang punya permasalahan dan solusi masing – masing.

Saya senantiasa mencari cara bagaimana menggandakan uang. Setelah beberapa bulan lalu saya telah bergabung dengan BNI Sekuritas untuk berinvestasi saham dan reksadana, kini saya mencari cara lain untuk menggandakan uang. Bagi pembaca yang ingin mengikuti jejak saya dalam mengarungi dunia keuangan dan investasi, artikel di bawah ini sangat direkomendasikan:

Salah satu cara yang dapat dilakukan untuk menggandakan uang ialah melalui P2P Lending.

Saya memilih P2P Lending karena saya lebih menyukai bunga yang fixed dan saya tidak perlu memantau pergerakan atau fluktuasi bunga karena bunga yang tertera dalam P2P Lending merupakan kesepakatan antara Peminjam dengan Pendana.

Peminjam merupakan seseorang yang membutuhkan pinjaman uang atau biasa disebut sebagai Debitur, sementara Pendana merupakan seseorang yang memberikan pinjaman uang dan biasa disebut sebagai Kreditur.

P2P Lending menawarkan bunga yang tak sedikit. Mulai dari 10% hingga 20% per tahun, bunga yang ditawarkan cukup kompetitif. Angka ini jauh diatas bunga yang ditawarkan oleh Deposito pada umumnya yang berkisar di angka 4% hingga 5% per tahun.

“Namanya juga investasi, ada bunga ada resiko. Makin gede bunganya, makin gede pula resikonya”

Pilihan saya jatuh kepada. . . .

Akhirnya saya memutuskan untuk mendaftarkan diri dengan P2P Lending terbesar di Indonesia, Koinworks.

Hari ini saya resmi terdaftar sebagai pengguna Koinworks. Proses registrasi yang cepat dan mudah sehingga akun saya dapat diaktivasi hanya dalam hitungan menit saja. Pengguna hanya perlu menyiapkan dokumen KTP dalam wujud softcopyserta melakukan verifikasi alamat email dan nomor handphone sebelum dapat berinvestasi dalam P2P lending Koinworks.

Setelah melakukan beberapa tahap verifikasi, selanjutnya akun Koinworks akan aktif dalam waktu yang relatif singkat. Segera saya masuk ke dalam menu telusuri untuk melihat daftar transaksi yang sedang membutuhkan pinjaman.

Pada gambar di atas kita bisa melihat beberapa pilihan yang ditawarkan oleh Koinwork. Kita dapat mengurutkan tabel di atas berdasarkan:

  • Rate atau bunga yang ditawarkan
  • Term atau jangka waktu pengembalian uang
  • Purpose atau tujuan bisnis / usaha
  • %Funded atau berapa % pinjaman telah terpenuhi

Sebagai permulaan, saya memilih Rate A untuk resiko yang lebih kecil dengan bunga Return of Investment yang lebih kecil pula.

“Jangan pernah mengukur kedalaman air menggunakan kedua kaki. Begitu kata orang – orang”

Setelah memutuskan, kemudian saya melakukan topup saldo ke rekening Koinworks via Virtual Account dari Bank BCA. Dalam hitungan menit, uang saya telah berhasil diterima oleh Koinworks dan saya dapat langsung memulai pendanaan.


Sorry iklan bentar ya guys, demi kelangsungan hidup website sayah 🙁


Stay tune di Asuransimurni.com dan saya akan mengupdate informasi lainnya terkait petualangan di Koinworks dalam artikel mendatang.

Kekuatan bunga berbunga yang sering dipandang sebelah mata

Kekuatan bunga berbunga yang sering dipandang sebelah mata

Salah satu cara yang dapat dilakukan untuk mengembangkan uang ialah dengan memberikan bunga untuk setiap transaksi keuangan yang kita lakukan. Bunga senantiasa ada saat kita berhutang. Mulai dari meminjam uang kepada perbankan, fintech, P2P Lending, hingga rentenir a.k.a lintah darat di sekitar kita.

Bunga yang dikenakan oleh fintech amatlah serius. Mulai dari 0.5% hingga 0.8% per hari, bunga berbunga (compound interest) akan dihitung sesuai dengan besarnya peminjaman yang diajukan oleh debitur. Jika kita meminjam Rp. 1,000,000, maka bunga yang dikenakan dalam waktu 1 bulan sebesar 15% hingga 24%.

“Apa yang harus dilakukan agar uang berkembang sebanyak 15% hingga 24% dalam waktu 1 bulan?”

Tentu saja hal diatas dapat dilakukan dengan berinvestasi. Mulai dari investasi reksadana, properti, hingga saham. Investasi berarti anda mengalokasikan waktu dan resiko di dalamnya.

Apa itu Bunga berbunga (Compound Interest)?

Bunga berbunga (Compound Interest) merupakan bunga yang dikenakan atas bunga pada hutang.

Mari simak studi kasus di bawah ini:

Anda merupakan konsultan profesional yang berpengalaman. Saat ini anda sedang menjalani proses offering di kantor baru. Anda setuju untuk bekerja selama 2 jam sehari dalam waktu 2 tahun. Anda ditawarkan gaji Rp. 50,000,000 per bulan.

Namun anda yang mengerti dahsyatnya Compound Interest malah melakukan counter offer dengan mengajukan penawaran kepada perusahaan untuk membayar gaji Rp. 100,000 secara mingguan dengan kenaikan 10% gaji setiap minggunya. Perusahaan yang tidak mengerti kekuatan compound interest akan melihat angka Rp. 100,000 per minggu merupakan nominal yang sangat terjangkau bila dibandingkan dengan Rp. 50,000,000 per bulan. Perusahaan pun menyanggupinya dan kedua pihak menandatangani kontrak selama 2 tahun ke depan.

Apa yang terjadi pada tahun pertama?

Payday is coming! Kini waktunya untuk menghitung uang yang telah anda terima.

tabel compound interest

Berdasarkan tabel diatas, sangat jelas sekali bila anda memutuskan untuk menerima gaji Rp. 50,000,000 per bulan merupakan keputusan terbaik yang pernah anda buat. Dalam waktu setahun, uang yang telah anda kumpulkan bernilai Rp. 600,000,000.

Namun karena anda percaya adanya kekuatan Compound Interest, akhir tahun pertama anda hanya memiliki uang sebesar Rp. 96,017,234. Perusahaan mengalami untung besar dimana ia seharusnya mengeluarkan uang sebesar Rp. 600,000,000 untuk seorang konsultan profesional seperti anda, tetapi ia hanya membayar Rp. 96,017,234.

Apa yang selanjutnya terjadi pada tahun kedua?r

Keajaiban terjadi pada tahun kedua dan bulan kedua, dimana anda telah menerima penghasilan melebihi Rp. 50,000,000 yang telah dijanjikan di awal. Perusahaan yang sudah terikat kontrak selamat 2 tahun terlambat menyadari kekuatan Compound Interest ini. Anda melakukan pekerjaan yang sama selama 2 tahun dengan penghasilan yang cenderung meningkat drastis dengan adanya Compound Interest.

Di akhir kontrak, perusahaan mengalami rugi besar dan anda mengalami keuntungan yang amat signifikan. Perusahaan yang semula memiliki budget Rp. 1,200,000,000 dalam waktu 2 tahun, kini terpaksa merogoh kocek lebih dalam senilai Rp. 9,411,131,651.

Semua dimulai dari kenaikan bunga 10% setiap minggu.

Faktanya, sulit sekali menemukan investasi yang memberikan Return of Investment (ROI) sebesar 10% setiap minggu. Namun melalui artikel ini kiranya saya dapat menjelaskan kekuatan dari Compound Interest itu sendiri.

Apakah anda ingin menjadi korban dari Compound Interest atau malah menggunakan konsep Compound Interest dalam mengembangkan uang?

Keputusan di tangan anda.

Catat hutang piutang lebih rinci dalam aplikasi Lunasbos

Catat hutang piutang lebih rinci dalam aplikasi Lunasbos

Utang dan piutang memiliki cara kerja yang serupa namun tak sama. Utang merupakan transaksi dimana kita harus membayar atau mengeluarkan uang di masa mendatang, sementara piutang merupakan transaksi dimana kita akan menerima uang di masa mendatang. Konsep utang dan piutang memang sesederhana itu, namun masih banyak orang yang terbelit utang maupun piutang yang berkepanjangan

Salah satu teman saya yang berprofesi sebagai pengusaha, mengaku kerap kali lupa dan lalai dalam mencatat utang maupun piutang yang ia miliki. Proses utang dan piutang seakan menjadi proses yang tak terpisahkan dalam bisnis distribusi dan retail. Proses pencatatan yang masih manual dan menggunakan kertas seringkali membuatnya lupa berapa jumlah uang yang sudah diterima maupun jumlah uang yang sudah dibayar.

Nota pembelian dalam bentuk kertas

Masalah lainnya pun timbul ketika ia harus melakukan rekapitulasi berapa banyak piutang yang belum diterima dan utang yang belum dibayar dalam jangka waktu sekian hari setelah jatuh tempo. Bagaimana cara menjumlahkan utang dan piutang yang ia miliki selama periode waktu tertentu? Sudah pasti ia perlu melakukan rekapitulasi hutang dan piutang yang dicatat secara manual. Duh ribet yhaaaa. . .

Utang bekerja bak gunung es yang di permukaan laut. Ia mungkin terlihat lucu dan menggemaskan pada bagian permukaan, namun begitu padat dan kokoh pada bagian dasar laut. Bunga yang terselip dalam setiap utang yang dimiliki membuat utang bergerak bagai bola salju yang bergulir kencang dan semakin besar seiring dengan jangka waktu yang digunakan untuk melunasi utang.

Lambat laun, utang akan semakin membengkak sehingga jumlah uang yang dibayar menjadi lebih besar dari seharusnya, hanya karena kelalaian dalam melakukan pencatatan utang dan piutang. 

Lunasbos merupakan aplikasi pintar karya anak bangsa yang dapat digunakan untuk menyederhanakan proses pencatatan utang dan piutang dalam 1 tempat. Aplikasi fintech yang dikembangkan oleh PT. Tuanmuda Inovator Pertiwi ini dapat bekerja secara maksimal bila pihak kreditur maupun debitur telah mendaftar dan menggunakan aplikasi Lunasbos.

Kreditur merupakan pihak yang meminjamkan uang sementara Debitur merupakan pihak yang meminjam uang. Hanya dengan beberapa tap saja, pengguna dapat menginput utang dan piutang secara apik dan sistematis.

Aplikasi pencatatan hutang Lunasbos hanya membutuhkan akses untuk membaca seluruh data kontak dalam Smartphone. Pengguna pun dapat mendaftarkan debitur / kreditur dengan berdasarkan username yang telah didaftarkan dalam aplikasi Lunasbos.

Mengapa Lunasbos begitu cerdas?

Cara kerja aplikasi Lunasbos begitu sederhana. Pengguna hanya perlu menginput piutang atau utang yang dikenakan atas debitur maupun kreditur beserta tanggal jatuh tempo dan nominal yang dikenakan. Aplikasi Lunasbos selanjutnya akan memberikan notifikasi bila tanggal jatuh tempo sudah dekat. Debitur dapat melakukan pembayaran secara tunai maupun mengangsur.

Setelah debitur melakukan pembayaran, ia hanya perlu menginput pembayaran atas utang yang dikenakan, dan aplikasi Lunasbos akan melakukan sinkronisasi antara debitur dan kreditur.

Bila uang sudah diterima, maka Kreditur dapat melakukan approval yang menandakan bahwa pembayaran tersebut telah diterima dan mengurangi hutang yang sudah ada secara sah. Untuk lebih jelasnya dapat dilihat pada gambar di bawah ini:

Demikian cara kerja aplikasi Lunasbos dalam mencatat utang dan piutang secara sederhana.

Menarik, bukan?

Cara belanja menggunakan kartu kredit yang baik dan benar

Cara belanja menggunakan kartu kredit yang baik dan benar

Saya ingat tahun 2017 silam ketika saya mendapatkan Kartu Kredit pertama saya yang diterbitkan oleh Bank BCA. Saya tidak ingat berapa kali saya telah mencoba mengajukan permohonan pembuatan Kartu Kredit. Tahun lalu, saya mencoba lagi dan berhasil. Pada waktu itu saya dibantu oleh seorang sales Kartu Kredit yang menawarkan Kartu Kredit di emperan ATM BCA Blok M Plaza. Namanya pak S****man. Jika pembaca membutuhkan kontak beliau, saya akan konfirmasi dengan yang bersangkutan sebelum membagikan nomor kontak beliau.

Sebagai seseorang yang sering berkecimpung dan beraktifitas dalam dunia jagat maya Internet, tentu saja Kartu Kredit akan mempermudah kegiatan saya seperti:

  • Membayar domain
  • Membayar hosting
  • Membeli plugin dan 3rd party untuk Website
  • Membayar layanan Internet Marketing seperti Facebook ads dan Google ads
  • Bertransaksi via Paypal
  • dan bervariasi transaksi barang virtual lainnya.

Kemudahan bertransaksi menggunakan Kartu Kredit begitu terasa bagi saya. Kita hanya perlu memasukkan nomor Kartu Kredit, bulan dan tahun expired Kartu Kredit, dan nomor CVV Kartu Kredit.  Kemudian kita akan mendapat notifikasi, berkas, dan receipt yang menjadi bukti bahwa kita telah menyelesaikan pembayaran. Transaksi secara legal seperti ini kelak dapat membantu saya untuk mendapatkan layanan after sales di masa mendatang.

Jika kita bertransaksi menggunakan Kartu Kredit, itu artinya kita sedang berhutang. Pada artikel ini saya telah menulis karakteristik hutang seperti apa dan menjelaskan bahwa tak selamanya hutang memiliki makna negatif lho. Sebagai contoh ketika saya menggunakan Kartu Kredit untuk membeli beberapa plugin atau tema untuk website yang dipesan orang lain, justu nominal yang menjadi hutang saya akan menjadi nilai jual lebih atas jasa saya. Hasilnya, saya dapat meraup keuntungan lebih banyak. Hehehe

Banyak orang yang memiliki masalah keuangan dalam menggunakan Kartu Kredit. Hal ini tak serta merta kita mengambil kesimpulan bahwa Kartu Kredit itu jahat. Andai saja kita tahu cara belanja menggunakan Kartu Kredit yang baik dan benar, niscaya kita akan terhindar dari masalah keuangan.

Berikut beberapa cara belanja menggunakan Kartu Kredit yang baik dan benar:

Lunasi hutang Kartu Kredit sesegera mungkin

Ketika kita sedang berbelanja di pusat perbelanjaan, terkadang kita menjadi khilaf dan gelap mata melihat promo dan diskon bertebaran di mana – mana.

Seusai berbelanja menggunakan Kartu Kredit, kita dapat memilih jangka waktu pembayaran. Semakin cepat tagihan dilunasi, tentu akan semakin baik karena anda takkan terbelit bunga dari hutang Kartu Kredit secara berkepanjangan. Semakin singkat jangka pembayaran yang diambil, semakin besar pula nominal yang harus dibayar setiap bulannya. Oleh karena itu, tentukan dengan bijak dan perhatikan rasio hutang anda.

Pilih toko atau vendor dengan penawaran dan promo yang paling menarik

Salah satu manfaat pemegang Kartu Kredit dibandingkan mereka yang tidak memiliki Kartu Kredit ialah adanya tawaran, promo, cashback, dan diskon dari setiap vendor yang bekerjasama dengan Kartu Kredit khusus untuk pemegang Kartu Kredit. Anda dapat memilih dan menerima penawaran menarik dari toko tersebut.

Manfaatkan diskon dan promo menarik tersebut untuk menghasilkan uang

Bagi rekan – rekan web developer maupun penggiat internet dan media sosial, tentu sudah tidak asing dengan event yang dinamakan Black Friday. Black Friday merupakan momen dimana vendor dan toko mengadakan diskon besar – besaran secara masif dan luas.

Sebagaimana yang kita tahu, salah satu metode pembayaran yang paling umum dan lazim digunakan untuk bertransaksi di internet ialah dengan menggunakan Kartu Kredit. Tentu saja hal ini menjadi salah satu sisi positif dan kelebihan kita sebagai pemegang Kartu Kredit. Promo dan diskon ini dapat dimanfaatkan untuk membeli suatu barang, kemudian menjualnya kembali dengan harga normal.

Tentu saja Kartu Kredit memiliki keuntungan dan kerugiannya sendiri. Bila kita mampu menghindari dan meminimalisir kerugian, maka bersiaplah untuk menikmati keuntungan dan manfaat yang disajikan. Semoga tips dan cara belanja menggunakan Kartu Kredit ini dapat bermanfaat bagi pembaca.

Apakah anda tertarik untuk memiliki Kartu Kredit?

Cara menghitung nilai ekonomi yang sesungguhnya

Cara menghitung nilai ekonomi yang sesungguhnya

Sebagian orang enggan membahas apa yang akan dijelaskan dalam artikel berikut ini, namun nilai ekonomi seseorang merupakan komponen penting dalam merencanakan keuangan.  Singkatnya, artikel ini akan membahas salah satu hal yang tabu bagi kita semua, yakni tentang berapa banyak uang yang dihasilkan oleh seseorang.

Saya pernah menulis artikel tentang Uang Pertanggungan dalam asuransi jiwa pada blog ini. Pembaca dapat membacanya kembali melalui tautan berikut ini. Artikel ini akan berkaitan erat dengan apa yang dibahas dalam artikel Uang Pertanggungan tersebut sehingga saya merekomendasikan pembaca untuk membacanya terlebih dahulu sebelum membaca artikel ini.

Kita mungkin pernah melihat orang – orang di sekeliling kita, entah mereka adalah sanak saudara, teman kampus, kolega, teman kantor, mantan bos, mantan gebetan, mantan pacar dan lain sebagainya yang berpenampilan mewah dan berkelas. Kemudian kita bertanya – tanya berapa banyak uang yang mereka dapatkan setiap bulannya. Filosofi gunung es memang paling pas untuk menggambarkan situasi dimana seseorang yang berpenampilan mewah, dan elegan dengan jumlah hutang yang fantastis dan tak terbayar. Ketahuilah kisanak, bahwa menghitung nilai ekonomi seseorang tidak sama dengan menilai berapa banyak uang yang dihasilkan orang tersebut.

Nilai ekonomi tidak sama dengan berapa banyak uang / penghasilan yang diterima setiap bulan.

Jika seseorang memiliki penghasilan Rp. 5,000,000 per bulan, maka tidak serta merta bahwa ia memiliki nilai ekonomi sebesar Rp. 60,000,000 per tahun. Kita harus menghitung berapa banyak hutang yang ia miliki sebelum dapat mengambil kesimpulan berapa nilai ekonomi sesungguhnya yang ia miliki.

Jika seseorang berpenghasilan Rp. 5,000,000 dan memiliki hutang atau cicilan sebesar Rp. 3,000,000 selama 12 bulan, maka nilai ekonomi yang ia miliki selama 12 bulan tersebut hanya sebesar Rp. 24,000,000 per tahun atau setara dengan Rp. 2,000,000 per bulan. Hal ini disebabkan oleh adanya hutang / angsuran yang sedang diangsur oleh orang tersebut. Lain ceritanya bila seseorang tidak memiliki hutang / angsuran, maka nilai ekonominya meningkat drastis hingga Rp. 60,000,000 per tahun.

Mengapa hutang harus menjadi prioritas utama untuk dilunasi?

Saya cukup sering membaca buku dan menonton video yang berkaitan tentang personal finance. Baik buku dan video tersebut menyarankan agar seseorang lebih dahulu melunasi hutang yang ada sebelum mengalokasikan uang yang dimiliki kedalam pos yang lain. Sebab hutang yang dibiarkan terlalu lama tidak dilunasi akan membentuk bola salju yang semakin besar dari waktu ke waktu. Apalagi hutang yang diperoleh dengan mengajukan pinjaman secara online. Bunganya beranak pinak dan berkembang biak cepat sekali bro!

Dalam menentukan nilai ekonomi, kita juga dapat mencari tahu rasio besar hutang yang dimiliki dengan membagi jumlah hutang dengan penghasilan setiap bulan. Pada contoh kasus diatas, maka orang tersebut memiliki rasio hutang sebesar 60%. Artinya 60% dari uang yang dihasilkan setiap bulan akan dialokasikan untuk membayar hutang dan hanya mengandalkan sisanya (40%) untuk bertahan hidup. Rasio hutang yang baik berada di angka maksimal 20%. Semakin rendah rasio hutang yang dimiliki, semakin positif pula arus kas (cashflow) yang dimiliki. Sangat disarankan bagi kita semua untuk memiliki hutang baik dengan rasio hutang serendah mungkin dengan jangka pembayaran yang singkat.

Setelah menemukan nilai ekonomi, maka kita dapat merencanakan berapa banyak uang yang dapat diperoleh dalam jangka waktu tertentu. Pada contoh kasus diatas, seseorang yang berpenghasilan Rp. 5,000,000 akan memiliki uang sebesar Rp. 60,000,000 pada bulan ke 12 bila ia tidak memiliki hutang dan ia akan memiliki uang sebesar Rp. 24,000,000 pada bulan ke 12 dengan hutang yang ada.

Nah setelah mengetahui ini, mungkin pembaca wanita ingin mengubah pertanyaan mereka kepada calon suami dari semula:

“Berapa gaji abang saat ini?”

menjadi:

Berapa nilai ekonomi yang abang miliki saat ini?”

Hehehehehe

Pin It on Pinterest