Tips mengalokasikan dana pada layanan fintech koinworks

Tips mengalokasikan dana pada layanan fintech koinworks

Sebenarnya ada banyak cara yang dapat dilakukan untuk menggandakan uang secara pasif. Menggandakan uang secara pasif berarti anda tidak perlu bekerja atau melakukan apapun dan uang akan berkembang dengan sendirinya. Salah satu cara jalan yang dapat ditempuh untuk menggandakan uang secara pasif ialah melalui aplikasi Fintech Koinworks.

Tips mengalokasikan dana pada layanan fintech koinworks
sumber: Koinworks.com

Koinworks merupakan sebuah layanan yang mempertemukan Debitur dan Kreditur untuk mendapatkan kredit atau utang. Debitur merupakan orang yang membutuhkan kredit, sementara Kreditur merupakan orang yang memberikan kredit. Keduanya mendaftarkan diri dan bertemu dalam platform Koinworks untuk melakukan Transaksi.

Bunga yang ditawarkan oleh Koinworks cukup bervariatif. Koinworks mengkategorikan suatu pinjaman kedalam kelas dengan resikonya masing – masing. Semakin tinggi kelas suatu pinjaman, semakin kecil pula resiko dan imbal baliknya. Sebaliknya, semakin rendah kelas suatu pinjaman, semakin besar pula resiko dan imbal baliknya. Untuk itu sangat disarankan bagi Kreditur untuk melakukan diversifikasi agar terhindar dari resiko seperti:

  • Keterlambatan pembayaran
  • Debitur gagal bayar

Resiko tersebut dapat kita lihat pada kolom status yang berwarna kuning dalam gambar di bawah ini:

Berikut beberapa tips mengalokasikan dana pada layanan fintech koinworks:



Siapkan dana darurat

Mengalokasikan dana pada layanan fintech Koinworks sangatlah mudah untuk dilakukan. Hanya dalam beberapa click, kita dapat menjadi kreditur dengan menitipkan uang kepada Koinworks untuk diserahkan kepada debitur. Permasalahan muncul ketika resiko terjadi dan kita tak memiliki dana darurat sepeserpun.

Dana darurat berfungsi sebagai dana cadangan ketika terjadi resiko yang tak bisa kita hindari, seperti:

  • Krisis
  • Kerusuhan
  • Kehilangan lapangan pekerjaan
  • dan banyak lagi resiko lainnya.

Dengan adanya dana darurat, kita dapat berdiri kokoh dan seimbang sekalipun resiko yang tak terelakkan menerjang. Nominal yang dibutuhkan untuk menyiapkan dana darurat paling tidak 6x hingga 12x pemasukan yang dihasilkan setiap bulannya.

Hanya gunakan “uang dingin”!

Jika kita telah memiliki dana darurat, langkah selanjutnya yang boleh dilakukan ialah menjadi Kreditur dari Koinworks! Dari semua tips yang dituliskan dalam artikel ini, poin ini merupakan tips yang paling ditunggu-tunggu karena kita akan segera mengembangkan uang kita menjadi berlipat-lipat. Eits, tunggu dulu, pastikan kita hanya menggunakan uang dingin dalam menjadi kreditur dari Koinworks.

Uang dingin yang saya maksud bukanlah uang yang disimpan dalam kulkas atau uang yang diletakkan di atas es batu. Uang dingin yang saya maksud merupakan uang yang dapat bukan diperuntukkan untuk apapun selain dari berinvestasi. Hal ini bertujuan untuk menempatkan kondisi finansial dan kebutuhan sehari-hari dalam titik aman jika sewaktu-waktu resiko diatas terjadi dan kita tidak bisa mencairkan dana.



Sangat disarankan untuk tidak menggunakan uang hasil meminjam

Meski Koinworks menawarkan bunga yang bervariatif dimulai dari 15% per tahun hingga 23% per tahun, sangat disarankan untuk tidak menggunakan uang hasil meminjam (utang) dikarenakan beberapa alasan di bawah ini:

Bunga bank yang relatif tinggi

Bank mungkin akan meminjamkan uang mereka pada anda dengan bunga yang sangat kecil, yakni 1%. Angka ini sangat jauh selisihnya bila dibandingkan dengan bunga yang ditawarkan oleh Koinworks hingga 23%. Namun jutaan orang tak menyadari bahwa bunga yang ditawarkan oleh Koinworks menggunakan satuan tahunan sementara bunga yang ditawarkan oleh bank menggunakan satuan bulanan.

Dalam hal ini, bila kita menggunakan uang Kredit Tanpa Agunan (KTA) dengan bunga 1%, artinya bank akan mengenakan bunga sebesar 12% per tahun. Untuk setiap Rp. 5,000,000 yang kita pinjam dari bank, kita wajib mengembalikannya sebesar Rp. 5,000,000 ditambah bunga Rp. 600,000. Agar balik modal, paling tidak kita harus memilih pinjaman dengan bunga minimal 12% an durasi 1 tahun untuk kelancaran kredit dan nama baik dalam BI checking.

Jika kita beruntung, kita mungkin mendapatkan pinjaman dengan bunga > 12% per tahun dalam kelas pinjaman yang tinggi.



Kendalikan portofolio dengan memainkan bunga yang bervariasi

Koinworks menawarkan bunga pinjaman mulai dari 12% hingga 23%. Bagaimana cara kita mendapatkan pemasukan yang optimal dengan mengandalkan bunga tersebut?

Yup, benar. Dengan melakukan Diversifikasi.

Diversifikasi merupakan mengalokasikan dana kedalam beberapa kategori yang tersedia dalam Koinworks, seperti:

  • Industri
  • Resiko
  • Tinggi rendahnya suatu bunga

Setelah mengumpulkan resiko tersebut, kita dapat mengalokasikan lebih banyak dana pada pinjaman dengan resiko yang kecil, dan mengalokasikan sisanya pada pinjaman dengan resiko dan imbal balik yang besar.

Dengan demikian, kita tetap mendapatkan pemasukan yang optimal sambil meminimalisir risiko yang mungkin terjadi pada kredit yang kita berikan.



Tertarik untuk mendulang rupiah melalui Koinworks?
Kunjungi tautan menuju Koinworks berikut ini dan ikuti prosedurnya dalam halaman tersebut.

Semoga artikel ini bermanfaat dan jangan lupa bagikan artikel ini kepada pembaca lain yang membutuhkan. Bila ada hal yang ingin ditanyakan, jangan sungkan untuk menuliskannya pada kolom komentar dibawah ini.

Akhirnya gajian dari Quora juga!

Akhirnya gajian dari Quora juga!

Setelah menerjang penantian panjang dan melelahkan, akhirnya saya resmi gajian dari Quora. Ini buktinya:

Quora merupakan website yang berisikan banyak pertanyaan dan jawaban secara empiris dan rasional meski tak jarang ditemukan pula cerita stensilan. Website yang telah dirilis secara resmi pada tanggal 21 Juni 2010 pada mulanya hanya mengandung pertanyaan dan jawaban dalam bahasa Inggris.

Seiring bertambahnya waktu, pada tanggal 30 Mei 2018 Quora secara resmi “buka cabang” di Indonesia dengan menyajikan pertanyaan dan jawaban dalam bahasa Indonesia.

Selang beberapa bulan, Quora mengadakan “sayembara” bagi penggunanya yang terpilih untuk mengerjakan misi penting dalam Quora, yakni:

Menyajikan pertanyaan yang berkualitas dan bermanfaat bagi banyak pengguna lainnyan dalam Bahasa Indonesia.

Ya. Itu adalah jalan ninjaku!

Tidak semua orang berkesempatan untuk menjadi mitra “undangan” Quora untuk menyajikan pertanyaan dan mendulang Rupiah. Saya pribadi baru mendapat undangan untuk menjadi mitra Quora pada tanggal 5 Maret 2019.

Bagaimana Quora menghitung pembayaran mitranya?

Quora memiliki statistik tersendiri dalam menghitung pendapatan mitranya. Mitra hanya perlu membuat beberapa pertanyaan yang bermanfaat dan berkualitas, selanjutnya Quora yang akan menentukan berapa harga dari pertanyaan tersebut.

Dari sekian banyak pertanyaan yang saya publish di Quora, pertanyaan di bawah ini memiliki nilai ekonomi paling tinggi dibandingkan pertanyaan lainnya:

Pertanyaan tersebut telah menghasilkan $4 bagi saya

Untuk setiap pertanyaan yang diposting, pengguna lainnya dapat melakukan beberapa aksi di bawah ini:

  • Mengikuti pertanyaan tersebut dan mendapat notifikasi untuk setiap jawaban yang diposting
  • Memberikan komentar
  • Menjawab pertanyaan secara publik maupun anonymous.

Pengguna Quora diperkenankan untuk menjawab pertanyaan secara anonymous. Ini berarti identitas dan profil penjawab tidak akan diketahui oleh siapapun, namun jawaban yang ia tulis tetap dapat dibaca dan bermanfaat bagi banyak orang.

Website yang serupa dengan Reddit dan Yahoo! Answer ini memiliki kategori yang sama dengan kompetitornya, yakni User Generated Content. Ini berarti pengguna dapat menulis apapun dalam website termasuk memasang backlink dan melakukan Link Juice yang merupakan salah satu teknik dalam Search Engine Optimization.



Selain itu, pengguna juga diperkenkan untuk melakukan promosi di Quora secara soft selling.

Asal ga ketahuan momod yha gans, wkwk

Bagaimana Quora melakukan pembayaran kepada Mitranya?

Quora menggunakan mata uang USD dalam mengukur harga untuk setiap pertanyaan. Bila saldo pengguna telah melebihi batas payout untuk dapat melakukan pencairan, yakni $10.

Bila pengguna Quora berdomisili di Amerika, maka sangat disarankan untuk membuka akun Stripe agar pembayaran dapat berjalan dengan lancar. Otherwise, dibutuhkan akun Paypal agar Quora dapat melakukan pembayaran ke mitranya yang berada di luar Amerika seperti Indonesia.

Setelah dana mendarat di rekening Paypal, kita dapat menarik dana dari Paypal ke bank lokal masing – masing.


Demikian pengalamanqu saat gajian pertama kali melalui Quora. Jika pembaca memiliki ide untuk berbisnis Quora, i would really welcome and appreciate the idea, so please feel free to reach me through Whatsapp.

Semoga artikel ini bermanfaat buat pembaca dan sampai jumpa di “gajian quora” selanjutnya!

Tips hemat dan cermat berbelanja ala add to cart

Tips hemat dan cermat berbelanja ala add to cart

Kalimat add to cart merupakan istilah yang tidak asing bagi mereka yang senang dan gembar berbelanja secara daring. Semenjak E-Commerce dan Marketplace menjamur di Indonesia, saya lebih sering menghabiskan waktu (dan uang) saya bertransaksi di Toko Daring ketimbang di Toko Offline.

Saya pribadi lebih menyukai berbelanja secara daring dibandingkan offline dengan beberapa pertimbangan berikut ini:

  • Tidak perlu mengeluarkan biaya akomodasi dan transportasi.
  • Tidak perlu membawa barang belanjaan secara repot ke rumah.
  • Tidak perlu bayar parkiran.
  • Lebih mudah untuk mendapatkan harga yang termurah sesuai budget yang telah disiapkan.
  • Bervariasi diskon, cashback, hingga promo gratis ongkos kirim ditawarkan oleh Toko Daring terutama saat Harbolnas.
  • Fasilitas pembayaran yang flexibel.

Kehadiran E-Commerce dan Marketplace inilah sering dituduh sebagai penyebab lesunya bisnis retail secara offline.

Namun, saya pribadi tetap membutuhkan toko offline sebelum akhirnya saya memutuskan untuk membeli barang yang dibutuhkan.

Begini ceritanya:

Temukan barang yang diinginkan

Beberapa bulan lalu saya sedang mencari speaker Bluetooth. Setelah menyaksikan beberapa review di Youtube, akhirnya saya menjatuhkan pilihan kepada speaker Bluetooth Sony SRS dan JBL Flip 4. Salah satu alasan mengapa saya mempertimbangkan 2 produk tersebut ialah kualitas suara yang jernih dengan dimensi yang portabel sehingga bisa dibawa kemana pun tanpa membutuhkan banyak ruang.

Setelah mencatat merk dan jenis speaker, saya pun pergi ke toko offline untuk menguji

Temukan pengalaman berbeda di toko offline!

Sesampainya di toko offline, saya langsung pergi ke gerai yang menjual 2 produk tersebut. Alih – alih sedang mencari 2 speaker di atas, saya langsung dilayani dengan ramah oleh pelayan di masing – masing gerai. Saya pun dapat langsung memperkirakan dimensi seperti:

  • Panjang speaker
  • Kualitas suara
  • Kelengkapan speaker
  • dan pertimbangan lain yang dibutuhkan.

Setelah melakukan benchmarking dan mendapatkan informasi lebih lengkap terkait 2 produk tersebut dari pelayan toko, saya pun pulang ke rumah dengan tenang sambil berdoa bahwa saya tidak memilih produk yang salah.

Waktunya berbelanja!

Setelah menentukan produk yang ingin dibeli dan sesuai dengan kebutuhan, kini waktunya berbelanja di toko daring.

MUEHEHEHEHEHEHEHEH~

Banyak orang beranggapan bahwa harga suatu produk di toko daring jauh lebih murah dibandingkan harga produk di toko offline, yang mana hal ini masuk akal buat saya.

Toko daring tidak perlu menyewa tenant di Mall, ia tidak perlu mempekerjakan pelayan dan kasir agar gerai dapat beroperasi. Ia juga tidak perlu membayar beban listrik, air, internet, dan bervariasi beban lain yang mungkin dikenakan agar gerai dapat beroperasi secara normal di Mall.

Biaya yang terpangkas ini (mungkin) menjadi salah satu penyebab mengapa harga produk di toko daring lebih murah dibanding toko offline.



Sebagai contoh, pada gerai Sony di Mall Kota Kasablanka menawarkan harga Rp. 1,000,000 untuk speaker Sony SRS XB yang saya cari. Namun, saya bisa hemat hingga Rp. 400,000 bila membelinya di toko daring yang menjual dengan harga Rp. 600,000.

Sesampainya di rumah, saya hanya perlu membuka Telunjuk untuk membantu saya menemukan produk yang diinginkan sesuai preferensi saya. Telunjuk merupakan sebuah mesin pencari yang dapat membantu penggunanya dalam memilih produk sesuai preferensi pengguna.

Sebagai sobat misqueen, saya senantiasa mengurutkan produk berdasarkan harga terendah. Telunjuk akan memberikan informasi di toko daring mana saya dapat menemukan produk yang dicari dengan harga terbaik. Selanjutnya saya akan bertransaksi dan melakukan pembayaran di toko tersebut.

Mudah dan hemat, bukan?

Demikian cara (cerdik bagai ular) saya dalam bertransaksi di toko daring. Semoga bermanfaat buat pembaca.

DON’T TRY THIS AT HOME!!!!!

Cara bertransaksi tanpa kartu di ATM BCA

Cara bertransaksi tanpa kartu di ATM BCA

Mungkin di jaman sekarang, kehadiran kartu fisik sudah tak lagi dibutuhkan mengingat Smartphone dengan fitur NFC kerap bermunculan. NFC merupakan Near Field Communication yang memungkinkan 2 perangkat dapat berkomunikasi, mengirim dan menerima informasi dalam jarak yang sangat dekat, termasuk menarik uang tunai di ATM.

Pada artikel ini saya telah menulis tentang cara menarik tunai kartu secara cardless via aplikasi mobile banking BCA. Setelah membahas tentang beberapa langkah di aplikasi Mobile Banking BCA, kini kita akan membahas tentang cara bertransaksi tanpa kartu di ATM BCA.

Penasaran gx?

Seperti yang kita lihat pada gambar di tas, kini kita dapat bertransaksi di ATM BCA melalui 2 cara, yakni:

  • Dengan kartu ATM
  • Tanpa kartu ATM dengan mengandalkan Aplikasi Mobile Banking BCA.

Kartu ATM merupakan benda “sakral” bagi anak kost – kostan (seperti saya) dengan minim dana dan hanya menggantungkan hidup pada uang kiriman orang tua. Terkadang uang yang dikirim orang tua sangat tepat waktu. Namun mimpi buruk terjadi bila kartu ATM saya hilang, tertinggal, maupun kecuci di mesin cuci yang mengakibatkan malfungsi.

Akibatnya, seluruh transaksi keuangan saya mengalami hambatan pada masa itu, seperti:

  1. Memang dasarnya ga punya uang,
  2. Gangguan teknis dalam kartu ATM.

Sehingga setiap kali saya ke KCP Bank BCA untuk meminta penggantian kartu, justru teller di KCP BCA yang meminta maaf karena hal ini telah menghambat saya.

Padahal emang saya yang teledor~

*Sigh*



Apa yang harus dilakukan bila kartu ATM rusak?

Meh. This is so traditional!

Saya hanya perlu membawa beberapa berkas seperti KTP dan buku tabungan serta Kartu ATM yang sudah tak bernyawa itu ke KCP Bank BCA terdekat untuk digantikan dengan kartu baru.

Bila kartu ATM hilang, maka saya perlu membawa berkas diatas serta surat kehilangan kepolisian bila dibutuhkan.

Repot cuy~

Saya yakin dan percaya bahwa kita sudah fasih dan familiar dengan bertransaksi di ATM BCA dengan menggunakan kartu ATM, seperti:

  • Masukkan kartu ATM
  • Input PIN
  • Pilih Transaksi
  • Input nominal
  • bla bla bla bla~
  • Tarik kartu dari mesin ATM dan transaksi selesai.

Kini dunia ada dalam Smartphone. Hanya dengan beberapa sentuh (touchscreen), kita dapat mengeluarkan uang dengan mudah dari mesin ATM setelah menyelesaikan beberapa langkah pada artikel berikut ini.

Pergi ke ATM terdekat dan pilih menu Transaksi tanpa kartu

Setelah masuk pada menu Transaksi tanpa kartu, selanjutnya pengguna perlu memasukkan beberapa identitas seperti:

  1. Nomor handphone yang didaftarkan ke aplikasi Mobile Banking BCA
  2. Kode Transaksi yang dihasilkan oleh aplikasi Mobile Banking BCA.

Transaksi akan dinyatakan valid dan sah bila:

  1. Nomor handphone yang didaftarkan telah mengirimkan perintah ke aplikasi Mobile Banking BCA
  2. Nomor handphone yang diinput dalam ATM telah sesuai dengan nomor handphone yang mengirimkan perintah
  3. Kode Transaksi yang diinput dalam ATM telah sesuai dengan Kode Transaksi yang diperoleh atas permintaan nomor Handphone pada poin 1
  4. Transaksi dilakukan dalam kurun waktu yang telah ditentukan.

Selanjutnya slot uang pada mesin ATM dapat terbuka dan pengguna dapat menarik uang dengan mudah.



Saya sih percaya kalo kemudahan ini dapat meminimalisir jumlah antrian di mesin ATM, sebab kita bisa menginput perintah tarik tunai maupun setor tunai dimanapun dan kapanpun tanpa perlu mengantri. Kita mengantri hanya saat mengambil / menyetor uang tunai.

Kemudahan ini dapat juga dimanfaatkan oleh orang – orang teledor (seperti saya) yang cenderung lupa dan acuh terhadap kondisi kartu ATM. Pengirim uang dapat mengirimkannya via aplikasi Mobile Banking BCA dan mengirimkan Kode Transaksi serta nomor handphone yang digunakan kepada penerima uang.

Selanjutnya penerima uang menggunakan kode transaksi dan nomor handphone untuk menarik uang tunai dari ATM manapun yang memiliki fitur transaksi tanpa kartu.

Very convenient, isn’t it?

Akhir kata, mari kita semua menyanyikan lirik dibawah ini menggunakan nada Kemesraan yang pernah dilantunkan oleh Broery Marantika untuk aplikasi mobile banking BCA:

Kemudahan ini janganlah cepat berlalu~
Kemudahan ini, ingin ku kenang selalu
~
Hatiku damai, jiwaku tentram bersamamu~

Semoga artikel ini bermanfaat buat pembaca!

Cara tarik tunai dalam aplikasi Mobile Banking BCA

Cara tarik tunai dalam aplikasi Mobile Banking BCA

Sebagai nasabah BCA yang (ingin terlihat) hi tech, cepat, cashless, dan cardless, saya senantiasa mengamati perubahan dan inovasi yang dilakukan oleh perusahaan perbankan dengan kode emiten BBCA ini. Salah satu perubahan besar yang pernah dilakukan oleh Bank BCA ialah dengan meluncurkan Mobile Banking pada tahun 2011 silam.

BCA terus secara konsisten terus berinovasi dan memperbaiki layanan mereka dengan merilis beberapa produk dalam aplikasi Mobile Banking BCA, seperti:

  • BCA Keyboard
  • QRku
  • Membuka rekening BCA hanya dengan mengandalkan Mobile Banking BCA
  • Melakukan setor dan tarik tunai di ATM BCA secara cardless.

Dari 4 fitur di atas, fitur yang paling sering saya gunakan ialah QRku dengan kemampuannya melakukan transfer ke sesama pengguna rekening BCA tanpa perlu mendaftarkan rekening penerima dan menyimpan nomor rekening penerima.

Saya meramalkan di masa depan, setiap merchant dapat memasang QRku di pada bagian kasir mereka sehingga pembeli dapat melakukan pembayaran secara mudah dan cepat. Bila anda menggunakan QRku untuk scan QR code diatas, anda langsung dihubungkan ke rekening Badan Amil Zakat Nasional untuk melakukan donasi. Mudah, bukan?

Namun, kebayang gak sih apa yang terjadi bila di meja kasir terdapat banyak sekali QR Code hingga mesin EDC seperti BCA, Mandiri, BNI, Gopay, OVO, dan banyak lagi layanan fintech lainnya?

Fitur lainnya yang baru – baru ini saya gunakan ialah tarik / setor tunai secara cardless. Saat ini saya sedang melakukan freezing card yang berarti saya meninggalkan kartu debit dan kartu kredit saya di rumah untuk membatasi mobilitas saya dalam bertransaksi dan menggesek kartu di EDC milik merchant tiap kali saya gelap mata melihat diskonan maupun cashback.

*sigh*

Saya harus mengakui bahwa transaksi kemudahan dalam menarik tunai maupun menyetor tunai secara cardless benar – benar menggagalkan program Freezing Card.

toh buat apa meninggalkan kartu debit dan kartu kredit di rumah kalau akses ke uang dalam rekening terus dipermudah??????

LAMA – LAMA GUE PATAHIN AJA DAH NI KARTU SEKALIAN

Cara tarik tunai secara cardless melalui aplikasi Mobile Banking BCA

Berikut beberapa langkah sederhana yang perlu dilakukan untuk melakukan tarik tunai maupun setor tunai secara cardless.

Secara tidak langsung, kita sedang mengirimkan perintah ke seluruh mesin ATM BCA untuk membukakan “gerbang” mereka sehingga pengguna dapat melakukan tarik tunai maupun setor tunai secara praktis.

Buka aplikasi Mobile Banking BCA

Buka aplikasi Mobile Banking BCA dan pilih menu Setor / Tarik

Pilih Nominal

Selanjutnya pilih nominal yang ingin ditarik atau disetor. Bila nominal tidak tersedia, pengguna dapat menginput nominal melalui menu Nominal Lain.

Masukkan PIN yang telah ditentukan dalam aplikasi Mobile Banking BCA

Selanjutnya aplikasi Mobile Banking BCA akan melakukan konfirmasi bahwa sejumlah uang akan ditarik dari rekening penerima seperti yang tertera pada gambar di bawah ini:

Pengguna akan diminta memasukkan PIN sebagai metode verifikasi. Bila PIN yang telah dimasukkan telah sesuai, maka aplikasi Mobile Banking BCA akan mengirimkan Kode Transaksi.

Kode Transaksi merupakan nomor otorisasi dalam melakukan tarik tunai yang hanya berlaku selama 2 jam setelah menginput perintah di aplikasi Mobile Banking BCA.

Saya menganjurkan pengguna untuk tidak membagikan Kode Transaksi ini ke media sosial maupun orang – orang yang tidak berhak, sebab seseorang dapat menggunakan Kode Transaksi ini untuk mengambil uang anda langsung dari ATM.

Bila anda melihat Kode Transaksi saya di atas, kemungkinan anda dapat melakukan tarik tunai di seluruh ATM BCA tanpa kartu. Transaksi hanya bisa dilakukan sejak tanggal 6 Juli 2019 pukul 10:38:15 hingga tanggal 6 Juli 2019 pukul 12:38:15. Anda hanya perlu melengkapi 2 nomor di bawah ini untuk otorisasi:

  1. Nomor handphone yang didaftarkan untuk aplikasi Mobile Banking BCA,
  2. Kode Transaksi yang disiapkan oleh aplikasi Mobile Banking BCA.

Selanjutnya kita perlu mendatangi ATM BCA terdekat untuk melanjutkan proses tarik tunai secara cardless yang akan dibahas melalui artikel selanjutnya.

Semoga artikel ini bermanfaat bagi kita semua.

Pin It on Pinterest