Beberapa kesalahan finansial yang mungkin sedang terjadi dalam hidup anda

Beberapa kesalahan finansial yang mungkin sedang terjadi dalam hidup anda

Anda mungkin tak menyangka atau malah tak menyadari kalau kesalahan finansial pada artikel ini sedang terjadi atas anda. Efeknya akan terasa dalam jangka waktu puluhan tahun kedepan. Seperti kesalahan pada umumnya, ia takkan diketahui sampai anda melakukan kroscek dan verifikasi atas keuangan anda:

Berikut ini beberapa kesalahan finansial yang mungkin sedang terjadi atas hidup anda:

Apakah anda menunda untuk membeli rumah?

Rumah merupakan bagian dari harta yang berfungsi untuk mengembangkan uang yang dimiliki karena harganya yang cenderung meroket dari tahun ke tahun. Bila anda telah memiliki rumah, paling tidak anda tidak perlu mengeluarkan uang untuk melindungi diri dari cuaca buruk. Keuntungan lainnya ialah anda dapat menjual rumah tersebut dengan harga tinggi. Orang bijak akan menyewakan rumah tersebut kepada orang lain untuk menggandakan dirinya dalam menghasilkan uang..

Dengan menyewakan rumah kepada orang lain, maka ia telah membagi tugasnya dalam menghasilkan uang menjadi 2 beban:

  • Diri anda sendiri.
  • Rumah / properti.

Apakah anda menunda untuk merencanakan dana pensiun?

Kesalahan finansial lainnya terjadi ketika anda menunda untuk merencanakan dana pensiun. Banyak orang beranggapan bahwa mereka enggan merencanakannya karena masih jauh dari usia pensiun. Padahal ada banyak faktor yang mungkin terjadi dan menyebabkan seseorang pensiun selain dari usia senja, yakni :

  • Resiko penyakit kritis
  • Resiko disabilitas
  • Resiko sakit

3 resiko diatas dapat memaksa anda pensiun dini dan terjadi tanpa anda pernah duga sebelumnya.

Pada artikel ini saya telah menuliskan beberapa pertimbangan mengapa seseorang sangat disarankan untuk menyiapkan masa pensiun mereka dengan bijaksana dan pada tulisan ini saya telah menulis bagaimana asuransi melindungi anda dari 3 resiko diatas.

Apakah anda menunda untuk memiliki dana darurat?

Bila anda menunda untuk memiliki dana darurat, maka anda telah melakukan kesalahan finansial. Dana darurat berfungsi untuk menjaga anda dari kondisi yang tidak terduga sebelumnya dan bukan karena resiko yang bisa diminimalisir oleh asuransi seperti resiko bangkrutnya perusahaan / startup yang sedang dibangun.

Jumlah dana darurat yang disiapkan pun bervariasi. Namun paling tidak anda telah memiliki dana darurat sebesar 10x penghasilan anda sebulan untuk menopang hidup sekaligus membayar pengeluaran yang harus dibayar ketika resiko terjadi.

Apakah anda menunda untuk memiliki asuransi?

Anda pun telah elakukan kesalahan finansial bila anda menunda untuk memiliki asuransi. Asuransi merupakan salah satu cara untuk menggandakan uang secara instan yang dapat digunakan hanya untuk meminimalisir resiko atas diri anda, baik resiko kesehatan maupun jiwa. Ini artinya anda tidak bisa menggunakan uang yang telah berlipat ganda tersebut untuk berinvestasi, jalan – jalan ke luar negeri, apalagi untuk membayar hutang.

Terlalu banyak memilki Polis Asuransi juga bagian dari kesalahan asuransi. Sebab tanpa anda sadari, anda telah membayar biaya asuransi berkali – kali lipat. Semakin banyak Polis asuransi yang anda miliki, maka semakin besar pula tagihan dan biaya yang dikenakan atas anda agar perusahaan asuransi (Penanggung) mau menanggung resiko yang mungkin terjadi atas anda. Anda dapat membaca lebih lanjut terkait biaya yang harus dibayarkan sebagai Pemegang Polis asuransi unit link pada tautan berikut ini.

Semoga kesalahan finansial diatas tidak terjadi atas kita semua. Amin.

6 kebiasaan yang bisa dilakukan demi membentuk keuangan yang positif

6 kebiasaan yang bisa dilakukan demi membentuk keuangan yang positif

Kondisi keuangan yang baik memberikan dampak positif Untuk membentuk kondisi keuangan yang baik dan positif, anda mungkinAda sejumlah kebiasaan keuangan yang barangkali baik ditiru, dan 6 diantaranya ialah sebagai berikut:

 

Usahakan Bersikap Anti Berhutang

Ada tidak sedikit macam berhutang, mulai dari suku bunga yang tinggi dan terdapat pula suku bunga yang rendah. Berhutang bakal menimbulkan akibat psikologis untuk mereka yang mengerjakan hutang.

Alangkah baiknya, andai kita berpikir untuk tidak lagi berhutang dan membudayakan diri dengan menabung untuk memenuhi kebutuhan yang besar dan juga tak terduga. Ketika orang berhutang untuk suatu bank maka orang itu akan menyusahkan dirinya sendiri guna membayar angsuran tersebut.

Bayangkan, orang yang berhutang mungkin tidak lagi dapat menyisihkan dananya untuk menabung. Bila orang itu mendapatkan sebuah masalah ekonomi yang mendadak, ia akan mengalami kendala untuk mengatasinya, dan pada akhirnya memilih guna berhutang kembali. Hal ini akan berujung pada hidup gali lubang tutup lubang.

 

Berhenti Bersikap Boros

Seseorang dapat dikatakan boros andai mereka melakukan pembelian barang tidak perlu untuk memuaskan keinginan belaka. Hal ini adalah kebiasaankeuangan yang buruk serta akan dominan  terhadap perekonomian seseorang yang boros tersebut. Maka tidak boleh biasakan diri untuk melakukan pembelian barang yang berlebihan.

Biasakanlah melakukan pembelian barang sesuai porsi sampai-sampai ada dana yang tersisih yang dapat kita simpan, dan barangkali akan jauh lebih bermanfaat fungsinya. Serta ingatlah terdapat pepatah yang mengatakan irit pangkal kaya, tetapi bukan berarti mesti berlaku pelit. Karena bukan pelit yang dimaksud dengan hemat.\

 

Membuat Aliran Dana Keluar Masuk

Biasakanlah membuat perkiraan dana, karena dengan perkiraan dana kita dapat memantau uang yang dimiliki. Dengan angaran dana tersebut,saya dan anda bisa memantau kemana uang itu akan digunakan. Sudah sesuaikah dengan keperluan kita. Sehingga angaran yang kita miliki dapat digunakan dengan baik dan benar sehingga aliran negatif pada anggaran Anda dapat terjaga.

 

Membuat Rencana

Biasakanlah membangun sebuah rencana bila hendak melakukan sebuah hal yang bermanfaat untuk hal-hal khusus, seperti hendak berlibur, melakukan pembelian rumah, motor dan lain sebagainya. Buatlah rencana jangka panjang yang dapat memotivasi diri guna terus mewujudkan rencana tersebut. Tetapkan tanggalnya supaya selalu energik untuk mencapainya, dan konsisten dengan destinasi Anda kedepannya.

 

Menabung

Menabung ialah salah satu teknik untuk meperbaiki keadaan keuangan. Saat seseorang menyisihkan dananya untuk ditabung. Berarti orang tersebut memahami tentangkeperluan yang datang secara tiba-tiba.

Ketika keperluan tersebut datang, kita tidak perlu panik lagi guna mengatasinya. Karena kita telah memiliki sejumlah uang di tabungan yang pada waktunya bisa terpakai untuk keperluan mendesak sehingga tidak lagi ada kebutuhan untuk berhutang.

Mungkin untuk mereka yang tidak memiliki uang yang cukup dapat mulai membudayakan diri dengan membelanjakan gaji sesuai keperluan pokok, dan sisakan lebih banyak untuk di tabung, serta berpindah ke gaya hidup yang hemat.

Mulailah menjadi individu yang lebih arif menggunakan kebutuhan Anda, seperti misalnya kuota internet.

 

Pertimbangkan Investasi

Satu hal beda yang harus dijadikan kebiasaan ialah selalu berinvestasi. Investasi sangat bermanfaat untuk menyiapkan masa depan supaya menjadi lebih terjamin. Memang, terkadang rentang waktu yang diperlukan untuk mendapat keuntungan dapat dibilang lama, namun rasanya sepadan dengan garansi masa depan yang akan anda dapat.

 

Tips Perencanaan Finansial Keluarga Muda

Tips Perencanaan Finansial Keluarga Muda

Membuat perencanaan finansial ketika lajang dan ketika setelah menikah amatlah berbeda. Lalu, bagaimana caranya supaya tidak salah langkah? Berikut ialah tips membuat perencanaan keuangan untuk keluarga muda yang dapat Anda terapkan.

 

Membuat simpanan secara bersama

Tips perencanaan finansial lainnya ialah buat satu arus pengeluaran dengan teknik membuka simpanan bersama. Michael Fitzgerald, seorang Public Accountant bersertifikat di Houston, Texas, menyarankan untuk pasangan yang baru menikah guna membuka tabungan bersama sehingga pemasukan dan pengeluaran bisa terkontrol dengan mudah.

Memang, pendapatan di awal mula pernikahan tentu sulit sekali guna disisihkan sebagai tabungan sebab akan ada setumpuk keperluan yang mesti dibeli. Namun, sekecil apapun pendapatan Anda dan pasangan, jangan pernah lupa menyisihkannya sebagai tabungan. Nantinya, simpanan ini bakal sangat menolong untuk pembiayaan pendidikan anak di masa mendatang dan untuk kebutuhan pengeluaran tak terduga.

 

Tentukan Fungsi Gaji Masing – Masing

Nah, tips yang satu ini akan berguna untuk pasangan yang sama-sama bekerja. Demi perencanaan finansial yang berlangsung lancar, usahakan terdapat kesepakatanmengenai gaji siapa yang dipakai untuk pengeluaran apa.

Sebagai perumpamaan, andai gaji kita lebih besar, maka dapat digunakan guna membayar angsuran rumah, kendaraan, dan tagihan listrik. Sementara itu, gaji pasangan dapat dimanfaatkan untuk keperluan enteng seperti membeli kebutuhan rumah, makan, dan lainnya. Namun, hal ini kembali lagi pada keputusan yang sudah disepakati. Usahakan seluruh sesuai dengan kondisikeuangan yang dimiliki.

 

Mencatat pengeluaran bulanan

Poin yang satu ini merupakan urusan yang tidak jarang terlewatkan dan dirasakan sepele saat sedang dalam perencanaan keuangan. Padahal, menulis pengeluaran bulanan sangat menolong untuk menghitung dan menyaksikan apa saja pengeluaran yang sebetulnya tidak diperlukan dan dapat dipotong di bulan depannya. Intinya, daftar ini berguna supaya keuangan lebih terpantau.

Setelah membuat daftar dan mengevaluasinya, bakal lebih baik lagi bilamana Anda dan pasangan memutuskan pengeluaran maksimal per bulan. Jadi, ada semacam pembatas berapa maksimal dana yang digunakan untuk melakukan pembelian barang setiap bulan dan menghindari pengeluaran yang seharusnya tidak terjadi.

 

Menyisihkan dana untuk berinvestasi

Pada dasarnya, perencanaan finansial tidak hanya sekedar mengelola masuknya uang, namun pun harus terdapat rencana keuangan jangka panjang. Salah satunya ialah dengan mempertimbangkan investasi bersama pasangan.

Saat ini, ada tidak sedikit jenis investasi yang dapat jadi pilihan. Namun memang, investasi ini butuh disesuaikan dengan situasi finansial. Untuk Anda yang hendak investasi jangka panjang dengan risiko yang lebih terukur, maka usahakan kita memilih reksa dana sebagai tahapan awal.

 

Komunikasi yang baik dan terbuka

Seharmonis dan serasi apapun suatu pasangan, tentu akan ada perbedaan. Termasuk konsep dan pola dalam mengelola keuangan. Nah, perbedaan itu tidak harus jadi masalah besar bilamana sejak awal sudah ada percakapan dan kesepakatan satu sama lain. Itulah pentingnya komunikasi dan keterbukaan saat membuat perencanaan finansial bersama.

Misalnya, Anda hendak mengutamakan angsuran rumah lantas baru setelah itu mengurus angsuran kendaraan, sementara pasangan kita lebih memilih mengambilangsuran kendaraan terlebih dahulu. Pada titik inilah kita dan pasangan mesti membuatkeputusan bersama, rencana mana yang paling sesuai dengan situasi keuangan keluarga kecil Anda saat ini.

Itulah sejumlah tips yang dapat diterapkan dalam perencanaan keuangan. Untuk Anda yang sedang membina keluarga muda, rencanakanlah sedini mungkin supaya hidup lebih terarah dan berkualitas. Nantinya, Anda sendiri yang akan merasakan manfaatnya, terutama bila Anda dan pasangan sudah memiliki anak.

 

Manajemen Finansial Agar Gaji Tidak Habis Seketika

Manajemen Finansial Agar Gaji Tidak Habis Seketika

Pernahkah merasa bahwa gaji yang diperoleh seperti lewat saja melalui rekening dan berakhir entah kemana? Setelah menerima gaji, tentunya masing-masing orang bercita-cita jika penghasilannya itu akan setidaknya bersisa di akhir bulan. Sayangnya, hal ini hanya jadi impian belaka.

Setelah menunaikan sejumlah tagihan seperti misal telepon, listrik, air, kartu kredit, sekian banyak  cicilan, serta keperluan lain, anda kerap mendapati fakta bahwa pendapatan anda belumlah mencukupi. Namun, Jangan dulu menyalahkan besarnya pendapatan yang diperoleh.

Kedisiplinan dalam manajemen finansial adalah qoentji oetama.

Seringkali, manajemen finansial yang tidak cukup tepat menjadikan akhir bulan terasa begitu menyesakkan. Oleh karena itu, simaklah empat tips manajemen finansial ini supaya gaji anda dapat mengisi kebutuhan sampai akhir bulan, bahkan bersisa sebagai tabungan.

 

Segera Amankan Gaji dengan Menabung di Awal

Setelah menerima gaji, seringkali orang langsung membeli hal-hal yang diinginkan. Padahal andai anda hendak berhemat, yang mesti dilakukan ialah langsung menyisihkan gaji sebagai tabungan.

Segera sesudah menerima gaji, sisihkan penghasilan untuk disimpan, investasi, dan juga sebagai dana darurat. Jadi, sebelum anda “lapar mata” ketika pergi ke mal atau supermarket, pindahkan dulu beberapa persen dari gaji anda ke tabungan lain. Dengan manajemen finansial seperti ini, anda tidak bakal tiba-tiba melakukan pembelian suatu barang yang tidak perlu.

 

Buat Skala Prioritas Manajemen Finansial

Membuat skala prioritas ialah hal yang sangat urgen yang jangan sampai terlewatkan. Pisahkan keperluan anda dari yang paling perlu dan tidak perlu. Jika ada sesuatu yang sangat anda butuhkan, maka tidak salah jika ingin membelinya langsung. Namun, andai tidak begitu perlu, anda bisa mengundurnya sampai benar-benar dibutuhkan di kemudian hari. Manajemen finansial seperti ini dapat mengontrol dan memonitor pengeluaran anda di setiap bulannya dengan sangat baik.

 

Membuat daftar pengeluaran harian

Bingung dengan jumlah tabungan anda yang semakin menipis? Kini, saatnya anda mulai menulis jumlah pengeluaran per harinya, sekecil apa pun. Cara ini terbukti dapat menekan anda untuk lebih hati-hati dalam memakai uang dan menghindari melakukan pembelian barang yang tidak perlu.

Baik di menggunakan smartphone, ataupun hanya catatan tertulis biasa, daftarkan jumlah pengeluaran anda hari ini. Beri pula keterangan apa tujuan dana tersebut dipakai dan beri penjelasan waktu serta lokasi sebagai pengingat transaksi itu. Jika perlu, sisipkan receipt atau struk atas pengeluaran tersebut supaya lebih jelas. Dengan begini manajemen finansial anda bisa terasa lebih mudah.

 

Batasi Cash di Kantong

Membawa duit tunai bisa mempermudah anda guna bertransaksi di sekian banyak  tempat, karena uang tunai ialah cara pembayaran yang paling diterima dan paling sering dilakukan. Baik di toko kecil maupun besar, anda dapat bertransaksi menggunakan uang tunai. Sehingga, pengeluaran menjadi tidak terkontrol dan pendapatan anda menjadi terkuras untuk berbagi transaksi tersebut.

Oleh karena itu, pastikan anda membawa uang tunai secukupnya di dalam dompet supaya pengeluaran yang tidak diharapkan dapat dihindari. Bawalah uang tunai hanya untuk berjaga-jaga bila anda butuh membeli sesuatu di toko kecil yang tidak menerima transaksi lainnya.

 

Nah, begitulah cara anda mengatur keuangan setiap bulannya. Dengan begitu, setidaknya gaji anda menjadi lebih tertata dan tidak sekedar lewat di rekening anda. Sulit memang pada awalnya. Namun, bayangkan betapa mudahnya anda mengatur semuanya bila anda sudah terbiasa.

Khusus untuk poin pertama, ada beberapa bank yang menyediakan fitur Auto Debit untuk ditarik ke rekening tabungan yang terkunci sebagai keamanan finansial anda. Cobalah bertanya ke pihak bank tempat anda membuka rekening payroll. Jika mereka memiliki fitur itu, anda bisa memanfaatkannya untuk keperluan manajemen finansial, ‘kan?

Pin It on Pinterest