Pengalaman menabung deposito di Bank BCA

Pengalaman menabung deposito di Bank BCA

Namanya juga anak muda. Saya masih suka bertindak sesuka, hati loncat ke sana kesini. Hiraukan semua masalah di muka bumi ini dengan nabung sana sini melalui bervariasi instrumen investasi, seperti:

  • Reksadana
  • Saham
  • P2P Lending

cieileh~

Beberapa waktu yang lampau, saya pernah menulis beberapa artikel tentang P2P Lending, Reksadana, dan Investasi. Berikut beberapa artikel yang cukup menarik untuk dibaca:

Beberapa alasan mengapa saya memutuskan untuk menabung Deposito ialah :

  • Mempunyai dana “nganggur” dan tidak terpakai
  • Menginginkan bunga yang lebih besar ketimbang menyimpan uang di rekening tabungan
  • Dijamin oleh LPS (Lembaga Penjamin Simpanan)

Jadi, kalau pembaca tidak memiliki dana nganggur, baiknya ditunda dulu Depositonya yah. Penjelasan lebih lengkap ada di bagian bawah dari artikel ini, so keep scrolling!



Setelah sekian lama menghimpun dana, akhirnya keinginan saya untuk menabung deposito dapat terwujud. Sebelum memilih bank BCA sebagai wadah untuk berinvestasi Deposito, saya telah membandingkan produk Deposito dari bank BNI dan produk Deposito dari bank BCA. Hasilnya adalah produk Deposito dari bank BCA membutuhkan setoran minimal yang lebih sedikit dengan bunga yang ditawarkan tidak jauh berbeda dari bank BNI.

Petualangan dalam memiliki Deposito pun dimulai. . .

Cara menabung deposito di bank BCA

Cara menabung deposito di bank BCA cukup mudah. Kita hanya perlu datang ke KCP terdekat dan menghubungi bagian Customer Service bahwa ingin dibuatkan rekening Deposito. Waktu itu saya datang ke KCP BCA cabang Bina Nusantara. Setoran minimal untuk menabung deposito di bank BCA ialah sebesar Rp. 8,000,000 dan wajib dibayar kontan di muka.

Yap. Kontan. Tidak diangsur apalagi berharap cashback layaknya yang dilakukan oleh Millenial jaman now.

Bagian Customer Service menjelaskan kepada saya bahwa ada 3 jenis tabungan deposito di bank BCA, seperti:

  • Non ARO
  • ARO
  • ARO Plus

Perbedaan ARO, ARO Plus, dan non ARO dalam menabung deposito di bank BCA

ARO (Automatic RollOver) merupakan jenis tabungan deposito dengan perpanjangan kontrak deposito secara otomatis. Non ARO merupakan jenis tabungan deposito dengan perpanjangan kontrak deposito secara manual. Bila masa kontrak deposito sudah habis, maka deposan perlu memperpanjang dengan menghubungi bank yang bersangkutan.



Saya memilih ARO Plus karena kontrak tabungan deposito yang saya miliki akan diperpanjang secara otomatis dan bunga yang diberikan akan menjadi modal untuk periode selanjutnya.

ARO Plus serupa dengan Compound Interest yang pernah saya bahas melalui artikel ini.

Perlu diketahui bahwa menabung deposito di bank BCA memiliki durasi yang bervariasi, diantaranya:

  • 1 bulan
  • 3 bulan
  • 6 bulan
  • 12 bulan

Saya memilih 12 bulan, ini berarti bila saya mencairkan tabungan Deposito dalam jangka waktu kurang dari 12 bulan, maka saya tidak akan mendapatkan bunga sama sekali dan modal awal akan dikembalikan.

Inilah salah satu concern mengapa sangat dianjurkan untuk menabung deposito di bank BCA dengan menggunakan dana “nganggur“. Hal ini bertujuan bila kita membutuhkan uang dalam waktu yang singkat, kita tidak perlu mengusik tabungan Deposito yang saat ini berjalan.

Setelah menyelesaikan beberapa proses administrasi, bank BCA akan memberikan bilyet deposito yang fotonya tidak akan saya unggah disini. Berikut ilustrasinya:

Setelah menerima bilyet deposito, maka proses menabung deposito di bank BCA telah selesai. Saya hanya perlu menyimpan bilyet tersebut dengan baik di tempat yang aman, sebab bilyet deposito tersebut dibutuhkan untuk melakukan pencairan ketika waktunya telah tiba.

Semoga bermanfaat dan jangan lupa menabung!



Cara bertransaksi tanpa kartu di ATM BCA

Cara bertransaksi tanpa kartu di ATM BCA

Mungkin di jaman sekarang, kehadiran kartu fisik sudah tak lagi dibutuhkan mengingat Smartphone dengan fitur NFC kerap bermunculan. NFC merupakan Near Field Communication yang memungkinkan 2 perangkat dapat berkomunikasi, mengirim dan menerima informasi dalam jarak yang sangat dekat, termasuk menarik uang tunai di ATM.

Pada artikel ini saya telah menulis tentang cara menarik tunai kartu secara cardless via aplikasi mobile banking BCA. Setelah membahas tentang beberapa langkah di aplikasi Mobile Banking BCA, kini kita akan membahas tentang cara bertransaksi tanpa kartu di ATM BCA.

Penasaran gx?

Seperti yang kita lihat pada gambar di tas, kini kita dapat bertransaksi di ATM BCA melalui 2 cara, yakni:

  • Dengan kartu ATM
  • Tanpa kartu ATM dengan mengandalkan Aplikasi Mobile Banking BCA.

Kartu ATM merupakan benda “sakral” bagi anak kost – kostan (seperti saya) dengan minim dana dan hanya menggantungkan hidup pada uang kiriman orang tua. Terkadang uang yang dikirim orang tua sangat tepat waktu. Namun mimpi buruk terjadi bila kartu ATM saya hilang, tertinggal, maupun kecuci di mesin cuci yang mengakibatkan malfungsi.

Akibatnya, seluruh transaksi keuangan saya mengalami hambatan pada masa itu, seperti:

  1. Memang dasarnya ga punya uang,
  2. Gangguan teknis dalam kartu ATM.

Sehingga setiap kali saya ke KCP Bank BCA untuk meminta penggantian kartu, justru teller di KCP BCA yang meminta maaf karena hal ini telah menghambat saya.

Padahal emang saya yang teledor~

*Sigh*



Apa yang harus dilakukan bila kartu ATM rusak?

Meh. This is so traditional!

Saya hanya perlu membawa beberapa berkas seperti KTP dan buku tabungan serta Kartu ATM yang sudah tak bernyawa itu ke KCP Bank BCA terdekat untuk digantikan dengan kartu baru.

Bila kartu ATM hilang, maka saya perlu membawa berkas diatas serta surat kehilangan kepolisian bila dibutuhkan.

Repot cuy~

Saya yakin dan percaya bahwa kita sudah fasih dan familiar dengan bertransaksi di ATM BCA dengan menggunakan kartu ATM, seperti:

  • Masukkan kartu ATM
  • Input PIN
  • Pilih Transaksi
  • Input nominal
  • bla bla bla bla~
  • Tarik kartu dari mesin ATM dan transaksi selesai.

Kini dunia ada dalam Smartphone. Hanya dengan beberapa sentuh (touchscreen), kita dapat mengeluarkan uang dengan mudah dari mesin ATM setelah menyelesaikan beberapa langkah pada artikel berikut ini.

Pergi ke ATM terdekat dan pilih menu Transaksi tanpa kartu

Setelah masuk pada menu Transaksi tanpa kartu, selanjutnya pengguna perlu memasukkan beberapa identitas seperti:

  1. Nomor handphone yang didaftarkan ke aplikasi Mobile Banking BCA
  2. Kode Transaksi yang dihasilkan oleh aplikasi Mobile Banking BCA.

Transaksi akan dinyatakan valid dan sah bila:

  1. Nomor handphone yang didaftarkan telah mengirimkan perintah ke aplikasi Mobile Banking BCA
  2. Nomor handphone yang diinput dalam ATM telah sesuai dengan nomor handphone yang mengirimkan perintah
  3. Kode Transaksi yang diinput dalam ATM telah sesuai dengan Kode Transaksi yang diperoleh atas permintaan nomor Handphone pada poin 1
  4. Transaksi dilakukan dalam kurun waktu yang telah ditentukan.

Selanjutnya slot uang pada mesin ATM dapat terbuka dan pengguna dapat menarik uang dengan mudah.



Saya sih percaya kalo kemudahan ini dapat meminimalisir jumlah antrian di mesin ATM, sebab kita bisa menginput perintah tarik tunai maupun setor tunai dimanapun dan kapanpun tanpa perlu mengantri. Kita mengantri hanya saat mengambil / menyetor uang tunai.

Kemudahan ini dapat juga dimanfaatkan oleh orang – orang teledor (seperti saya) yang cenderung lupa dan acuh terhadap kondisi kartu ATM. Pengirim uang dapat mengirimkannya via aplikasi Mobile Banking BCA dan mengirimkan Kode Transaksi serta nomor handphone yang digunakan kepada penerima uang.

Selanjutnya penerima uang menggunakan kode transaksi dan nomor handphone untuk menarik uang tunai dari ATM manapun yang memiliki fitur transaksi tanpa kartu.

Very convenient, isn’t it?

Akhir kata, mari kita semua menyanyikan lirik dibawah ini menggunakan nada Kemesraan yang pernah dilantunkan oleh Broery Marantika untuk aplikasi mobile banking BCA:

Kemudahan ini janganlah cepat berlalu~
Kemudahan ini, ingin ku kenang selalu
~
Hatiku damai, jiwaku tentram bersamamu~

Semoga artikel ini bermanfaat buat pembaca!

Cara tarik tunai dalam aplikasi Mobile Banking BCA

Cara tarik tunai dalam aplikasi Mobile Banking BCA

Sebagai nasabah BCA yang (ingin terlihat) hi tech, cepat, cashless, dan cardless, saya senantiasa mengamati perubahan dan inovasi yang dilakukan oleh perusahaan perbankan dengan kode emiten BBCA ini. Salah satu perubahan besar yang pernah dilakukan oleh Bank BCA ialah dengan meluncurkan Mobile Banking pada tahun 2011 silam.

BCA terus secara konsisten terus berinovasi dan memperbaiki layanan mereka dengan merilis beberapa produk dalam aplikasi Mobile Banking BCA, seperti:

  • BCA Keyboard
  • QRku
  • Membuka rekening BCA hanya dengan mengandalkan Mobile Banking BCA
  • Melakukan setor dan tarik tunai di ATM BCA secara cardless.

Dari 4 fitur di atas, fitur yang paling sering saya gunakan ialah QRku dengan kemampuannya melakukan transfer ke sesama pengguna rekening BCA tanpa perlu mendaftarkan rekening penerima dan menyimpan nomor rekening penerima.

Saya meramalkan di masa depan, setiap merchant dapat memasang QRku di pada bagian kasir mereka sehingga pembeli dapat melakukan pembayaran secara mudah dan cepat. Bila anda menggunakan QRku untuk scan QR code diatas, anda langsung dihubungkan ke rekening Badan Amil Zakat Nasional untuk melakukan donasi. Mudah, bukan?

Namun, kebayang gak sih apa yang terjadi bila di meja kasir terdapat banyak sekali QR Code hingga mesin EDC seperti BCA, Mandiri, BNI, Gopay, OVO, dan banyak lagi layanan fintech lainnya?

Fitur lainnya yang baru – baru ini saya gunakan ialah tarik / setor tunai secara cardless. Saat ini saya sedang melakukan freezing card yang berarti saya meninggalkan kartu debit dan kartu kredit saya di rumah untuk membatasi mobilitas saya dalam bertransaksi dan menggesek kartu di EDC milik merchant tiap kali saya gelap mata melihat diskonan maupun cashback.

*sigh*

Saya harus mengakui bahwa transaksi kemudahan dalam menarik tunai maupun menyetor tunai secara cardless benar – benar menggagalkan program Freezing Card.

toh buat apa meninggalkan kartu debit dan kartu kredit di rumah kalau akses ke uang dalam rekening terus dipermudah??????

LAMA – LAMA GUE PATAHIN AJA DAH NI KARTU SEKALIAN

Cara tarik tunai secara cardless melalui aplikasi Mobile Banking BCA

Berikut beberapa langkah sederhana yang perlu dilakukan untuk melakukan tarik tunai maupun setor tunai secara cardless.

Secara tidak langsung, kita sedang mengirimkan perintah ke seluruh mesin ATM BCA untuk membukakan “gerbang” mereka sehingga pengguna dapat melakukan tarik tunai maupun setor tunai secara praktis.

Buka aplikasi Mobile Banking BCA

Buka aplikasi Mobile Banking BCA dan pilih menu Setor / Tarik

Pilih Nominal

Selanjutnya pilih nominal yang ingin ditarik atau disetor. Bila nominal tidak tersedia, pengguna dapat menginput nominal melalui menu Nominal Lain.

Masukkan PIN yang telah ditentukan dalam aplikasi Mobile Banking BCA

Selanjutnya aplikasi Mobile Banking BCA akan melakukan konfirmasi bahwa sejumlah uang akan ditarik dari rekening penerima seperti yang tertera pada gambar di bawah ini:

Pengguna akan diminta memasukkan PIN sebagai metode verifikasi. Bila PIN yang telah dimasukkan telah sesuai, maka aplikasi Mobile Banking BCA akan mengirimkan Kode Transaksi.

Kode Transaksi merupakan nomor otorisasi dalam melakukan tarik tunai yang hanya berlaku selama 2 jam setelah menginput perintah di aplikasi Mobile Banking BCA.

Saya menganjurkan pengguna untuk tidak membagikan Kode Transaksi ini ke media sosial maupun orang – orang yang tidak berhak, sebab seseorang dapat menggunakan Kode Transaksi ini untuk mengambil uang anda langsung dari ATM.

Bila anda melihat Kode Transaksi saya di atas, kemungkinan anda dapat melakukan tarik tunai di seluruh ATM BCA tanpa kartu. Transaksi hanya bisa dilakukan sejak tanggal 6 Juli 2019 pukul 10:38:15 hingga tanggal 6 Juli 2019 pukul 12:38:15. Anda hanya perlu melengkapi 2 nomor di bawah ini untuk otorisasi:

  1. Nomor handphone yang didaftarkan untuk aplikasi Mobile Banking BCA,
  2. Kode Transaksi yang disiapkan oleh aplikasi Mobile Banking BCA.

Selanjutnya kita perlu mendatangi ATM BCA terdekat untuk melanjutkan proses tarik tunai secara cardless yang akan dibahas melalui artikel selanjutnya.

Semoga artikel ini bermanfaat bagi kita semua.

Pin It on Pinterest