Tinggalkan website dan segera berinvestasi dalam Marketplace

Tinggalkan website dan segera berinvestasi dalam Marketplace





Ditulis oleh <a href="https://asuransimurni.com/author/nencor/" target="_self">Chernenko</a>

Ditulis oleh Chernenko

Position

Halo, selamat datang di website saya. Saya Chernenko dan saat ini bekerja sebagai agen asuransi dari AXA Financial Indonesia. Jangan sungkan untuk menghubungi saya bila pembaca membutuhkan sesuatu atau sekadar konsultasi terkait Polis yang dimiliki.

Dirilis tanggal: 13 Jun, 2020

Kategori: kontes

Ketika kita membangun suatu bisnis, kita akan dihadapkan pada investasi. Investasi merupakan kegiatan atau proses yang membantu kita dalam mendatangkan pemasukan di masa mendatang. Contoh sederhana dari berinvestasi ialah ketika kita menyewa ruko, warung, atau kios saat hendak membuka usaha di bidang bengkel dan tambal ban. Kita berinvestasi dengan menyewa ruko atau warung tersebut dengan harapan konsumen yang berlalu-lalang akan aware dengan kehadiran usaha kita dan bertransaksi dengan kita.

Contoh lain yang dapat diakui sebagai berinvestasi dalam bisnis ialah dengan membeli mobil untuk operasional bisnis. Dengan memiliki kendaraan, kita dapat melakukan pengiriman banyak barang dagangan secara mudah ke banyak tempat dalam 1 x pengiriman, sehingga cost yang dikeluarkan untuk mengirim barang dapat diminimalisir demi mendapatkan keuntungan sebesar-besarnya.

Contoh di atas merupakan salah satu contoh sederhana dalam berinvestasi dalam bisnis. Seiring berjalannya waktu, teknologi semakin berkembang dan kini kita tidak perlu memiliki warung atau kios di pinggir jalan hanya untuk memulai bisnis atau suatu usaha. Seorang Dropshipper tidak memerlukan gedung atau tempat dengan lokasi strategis hanya untuk meraup keuntungan dari hasil berdagang. Ia hanya perlu menyiapkan strategi yang tepat dalam berjualan yang akan dibahas setelah pesan komersial berikut ini.



Pentingnya brand presence dalam dunia digital dan memasarkan produk secara daring

Brand Presence merupakan komponen penting bagi mereka yang menjalankan bisnis secara digital. Dengan menciptakan awareness, membangun konten dan engagement merupakan solusi tepat dalam meningkatkan Brand Presence dalam dunia internet. Penjelasan secara singkat tentang Brand Presence dapat dibaca melalui artikel setelah pesan komersial berikut ini.



Apa itu Brand Presence?

Saya merupakan salah satu orang yang merasakan betapa pentingnya penampilan suatu merk di jagat dunia digital. Salah satu contoh investasi yang saya lakukan untuk mendatangkan pemasukan di masa mendatang melalui asuransi ialah dengan membuat website yang mudah ditemukan oleh konsumen ketika mereka memasukkan kata kunci tertentu dalam mesin pencarian. Lambat laun investasi yang saya lakukan membuahkan hasil. Bila kita melakukan pencarian menggunakan kata kunci Maestro Optima Care di mesin pencarian Google, website asuransimurni.com sudah bertengger di halaman pertama sehingga konsumen dapat menemukan website saya dengan mudah.

Hal inilah yang dimaksud dengan Brand Presence.

Ini bukan tentang seberapa canggih websitemu. Ini tentang bagaimana konsumen dapat menemukanmu dengan mudah.

Pada contoh case di atas, saya bercerita tentang bagaimana keberadaan suatu website membantu konsumen menemukan saya. Faktanya, komponen terpenting dalam menciptakan Brand Presence yang baik ialah be found atau ditemukan. Website yang canggih dan didukung teknologi terbaru tidak akan memberikan nilai apapun pada Brand Presence bila ia sulit ditemukan oleh konsumen. Website yang lambat, tidak User Friendly dan UX Friendly tidak akan memberikan nilai apapun pada Brand Presence walaupun ia mudah ditemukan oleh konsumen.

In short, Brand Presence merupakan perpaduan antara teknologi dengan marketing yang sering disebut sebagai tech marketer atau marketing technologist. Mereka bertanggung jawab untuk membuat suatu merk atau bisnis untuk dapat ditemukan oleh konsumen secara mudah dan praktis.

Website vs Marketplace: mana yang lebih penting?

Saya akan selalu ingat quotes dari Jeff Bezos berikut ini:

It’s hard to find things that won’t sell online

Ucapan tersebut adalah benar adanya. Hal ini dibuktikan dengan keberadaan asuransimurni.com yang bertengger di halaman pertama mesin pencarian google untuk kata kunci tertentu. Lalu apakah hal ini membuat website merupakan investasi yang paling penting dalam bisnis untuk dilakukan?

Bagaimana dengan produk Marketplace seperti Tokopedia, Bukalapak, Shopee, dan Marketplace lainnya yang mengijinkan pedagang tanpa keterampilan teknis di bidang teknologi sedikitpun untuk berjualan secara daring?

Yok kita cari tahu setelah pesan komersial berikut ini:



Biaya yang timbul ketika kita memutuskan untuk membangun website dan berjualan melalui website

Pembahasan kita dimulai dengan biaya yang timbul ketika kita memutuskan untuk membangun sebuah website yang mampu menunjang bisnis secara daring dan berjalan selama 24/7. Meski cerita di atas terlihat mudah dan menyenangkan, memiliki website membutuhkan biaya yang tidak sedikit, seperti:

Biaya domain dan hosting

Domain dan hosting merupakan biaya yang wajib kita keluarkan secara berkala untuk menjaga agar website tetap beroperasi sebagaimana fungsinya. Bila kita tidak membayar biaya domain dan hosting, bisa jadi kita akan kehilangan penjualan atau penjualan akan menurun lantaran konsumen tidak dapat melakukan pemesanan melalui website. Website yang powerful dan gesit biasanya ditopang oleh infrastruktur yang sangat mumpuni sekaligus biaya yang relatif tinggi.

Oleh karena itu sangat disarankan bagi pemilik suatu usaha atau bisnis untuk mendapatkan domain murah dan hosting murah semurah mungkin untuk menekan angka pengeluaran sehingga bisa mendatangkan pemasukan lebih banyak.

Biaya pengembangan website

Berbeda dari biaya domain dan hosting yang wajb dibayar secara berkala, biaya pengembangan website umumnya memiliki nominal yang jauh lebih besar dari biaya domain dan hosting serta hanya ditagihkan 1x saja. Bila kita tidak memiliki kemampuan dan waktu dalam mengembangkan website, biaya ini sudah pasti wajib kita siapkan untuk merekrut seseorang mengembangkan website yang kita butuhkan sesuai instruski dan arahan dari kita yang akan berjualan produk atau jasa dalam website tersebut.

Biaya berinvestasi dalam website

Cerita di atas merupakan salah satu case sempurna yang dapat dilakukan oleh website dalam mendongkrak penjualan. Namun, saya belum menceritakan bagaimana rasanya jatuh bangun berinvestasi dalam website asuransimurni.com hingga akhirnya ia memiliki pembaca dan traffic yang didominasi oleh mesin pencarian. Beberapa investasi dalam website yang sering dilakukan untuk mendatangkan pembaca adalah:

  • Search Engine Optimization (SEO)
  • Search Engine Marketing (SEM)
  • Social Media Marketing (SMM)

yang akan kita bahas melalui artikel terpisah sehingga sangat disarankan bagi pembaca untuk melakukan subscribe agar tidak ketinggalan artikel yang membahas investasi tersebut secara rinci dan lengkap

Namun di jaman now, kehadiran Marketplace membawa angin segar bagi mereka yang ingin berjualan secara daring namun tidak memiliki kemampuan dan waktu untuk membangun website. Selengkapnya akan kita bahas setelah artikel berikut ini.



Biaya yang timbul ketika kita memutuskan untuk berjualan melalui Marketplace

In most cases, kita dapat menggunakan Marketplace untuk berjualan dan membeli sesuatu secara daring. Kita hanya perlu membuat akun secara mudah melalui fitur SSO yang telah dimiliki oleh kebanyakan Marketplace besar seperti Tokopedia, Bukalapak, dan Shopee. Hanya dengan verifikasi 1 akun Google, kita dapat melakukan banyak aktifitas di dalam Marketplace.

Ketika kita berjualan sesuatu di Marketplace, kita akan dihadapkan dengan pedagang dan penjual daring lainnya. Layaknya pasar yang mempertemukan antara penjual dan pembeli, demikianlah cara kerja Marketplace yang sesungguhnya. Kita perlu berinvestasi pada akun dagangan yang kita miliki untuk menarik minat perhatian pengunjung Marketplace melalui bervariasi biaya setelah pesan komersial berikut ini:



Biaya untuk menghasilkan gambar dan video berkualitas tinggi

Untuk memiliki akun dagangan yang kredibel dan terpercaya, penjual daring wajib berusaha semaksimal mungkin dalam memenangkan kepercayaan konsumen. Salah satu cara yang paling mudah dilakukan ialah dengan menghasilkan gambar dan video berkualitas tinggi.

Dalam Marketplace, kita tidak akan mengenal siapa penjual dan pembeli secara pribadi. Oleh karena itu, kehadiran gambar dan video berkualitas tinggi mampu memberikan gambaran kepada pembeli untuk menilai dan mempertimbangkan apakah produk yang sedang dilihat tersebut telah sesuai dengan kebutuhan.

Biaya untuk mendatangkan pembeli

Pedagang di tokopedia pasti sudah tak asing dengan istilah TopAds. TopAds merupakan fitur yang dapat digunakan oleh penjual atau pedagang dalam mendatangkan konsumen untuk masuk ke dalam toko. Bekerja layaknya Facebook Ads dan Google Ads, penjual dapat berinvestasi sejumlah uang agar produk dan barang dagangan ditampilkan pada bagian atas saat pengunjung Marketplace melakukan pencarian berdasarkan kata kunci tertentu.

Biaya untuk mengupgrade akun dagangan

Masih mengambil contoh dari Tokopedia karena saya cukup aktif menggunakan Marketplace tersebut, penjual dapat menginvestasikan sejumlah budget untuk mengupgrade akun dagangan. Dengan mengupgrade akun dagangan atau toko, kita diperkuat dengan sejumlah fitur tambahan yang tidak dimiliki oleh penjual pada umumnya. Pembeli yang melihat hal ini akan mendapat 1 insight bahwa akun dagangan serius dan profesional dalam berdagang dalam Marketplace.

Setelah membahas secara lengkap terkait biaya yang harus disiapkan ketika kita memutuskan untuk berjualan via Website dan Marketplace, kita akan membahas mengapa Marketplace is the next level of website setelah pesan komersial berikut ini.



Marketplace > Website

Dengan berjualan di Marketplace, kita memiliki segudang manfaat dan kelebihan seperti di bawah ini:

  • Tidak perlu membayar hosting dan domain. Semakin banyak pengunjung, kita tidak perlu membayar lebih banyak biaya hosting dan domain.
  • Tidak perlu membayar biaya pengembangan website
  • Marketplace telah bekerja sama dan didukung oleh banyak jasa pengiriman dan logistik
  • Marketplace telah dilengkapi dengan bervariasi metode alat pembayaran termasuk pembayaran via Kartu Kredit
  • Tidak perlu kerepotan dalam menghadapi serangan dan aksi kejahatan di Internet

In short, ketika kita memtuuskan untuk berdagang di Marketplace, kita hanya perlu fokus pada growth dan sustainability atas bisnis yang kita jalankan. Untuk bersaing dengan kompetitor, kita mungkin ingin menerapkan beberapa promo yang menguntungkan bagi pengunjung maupun pembeli. Marketplace telah dilengkapi dengan infrastruktur yang sangat mumpuni sehingga pedagang dapat langsung berjualan secara instan tanpa harus memiliki website sekalipun.

Semoga tulisannya bermanfaat dan kita belajar hal baru lagi hari ini. Bila ada pertanyaan, komentar, sanggahan, boleh banget dibagikan di kolom komentar bagian paling bawah dari halaman ini dan saya akan merespon sesegera mungkin. Pembaca bisa mendapatkan bantuan terkait produk asuransi dengan mengunjungi tautan berikut ini.

Artikel yang berkaitan











0 Komentar

Kirim Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.











Pin It on Pinterest

Shares
Share This