Pertolongan pertama pada saham nyangkut

Kategori: investasi saham

"Saham nyangkut merupakan saham cuan yang tertunda. Temukan beberapa pertolongan pertama pada saham nyangkut melalui artikel berikut ini."
Pertolongan pertama pada saham nyangkut





Selaku agen asuransi, saya selalu merekomendasikan nasabah saya untuk memisahkan antara pos asuransi dengan investasi. Alasan saya cukup klasik, yakni untuk memisahkan pos mana yang sifatnya mengurangi kekayaan dan pos mana yang sifatnya menambah kekayaan. Itulah sebabnya mengapa saya selalu merekomendasikan produk asuransi jiwa murni maupun asuransi kesehatan murni.

Pada artikel kali ini saya akan membahas tentang pertolongan pertama pada saham nyangkut, karena saya yakin dan percaya bahwa proses ini pasti pernah dialami oleh setiap Trader saham. Di saat Portofolio kita berada dalam posisi Gain, kita memamerkannya di media sosial dan beroleh banyak pujian dan sanjungan. Namun ketika Portofolio kita berada dalam posisi Loss, kita bingung bagaimana memperbaiki Portofolio tersebut sementara Market tidak bisa diprediksi.

Fear not, semoga artikel ini dapat meringankan beban yang dipikul oleh kita semua yang sedang setelah pesan komersial berikut ini.



Apa itu Saham nyangkut?

Sebagian orang mungkin telah familiar dengan istilah Saham nyangkut. Saham nyangkut merupakan kondisi dimana kita membeli sebuah saham di harga tinggi sementara pasar sedang bearish.

Pasar bearish berarti pasar sedang bergerak perlahan turun ke bawah, menyebabkan saham yang kita miliki nyangkut di harga tertinggi seperti yang terjadi pada beberapa contoh kasus dibawah ini:

Pasar bearish pada saham KAEF sejak 12 Januari 2021

Pada kondisi tersebut, kita memiliki 2 opsi:

  • Menjual saham yang dimiliki secara keluruhan
  • Melakukan average down dengan tujuan menurunkan harga rata-rata atas saham yang dimiliki
  • Melakukan hold dan menunggu harga saham yang dimiliki naik kembali

Average down merupakan teknik dimana seorang Trader membeli suatu saham secara berkala disaat Pasar sedang bearish dengan tujuan menurunkan harga rata-rata atas saham yang dibeli.



Mengapa saham bisa nyangkut?

Saham nyangkut dapat dipengaruhi oleh berbagai faktor, seperti:

Fear of Missing Out (FOMO)

Dilansir dari situs Wikipedia, FOMO memiliki definisi di bawah ini:

Fear of missing out (FOMO) is a social anxiety stemming from the belief that others might be having fun while the person experiencing the anxiety is not present. It is characterized by a desire to stay continually connected with what others are doing. FOMO is also defined as a fear of regret, which may lead to concerns that one might miss an opportunity for social interaction, a novel experience or a profitable investment. It is the fear that deciding not to participate is the wrong choice.

Sebagai manusia yang tidak dapat berpikir dan menghitung lebih cepat dan lebih akurat dari komputer, wajar bila kita terlena secara emosional dan psikis. Kondisi tersebut mempengaruhi pada keputusan keuangan kita saat membeli atau tidak membeli suatu saham.

Efek buruknya adalah kita mengambil sebuah keputusan keuangan berdasarkan apa yang dilakukan orang lain. Copying. Imitating. Padahal dalam dunia investasi, setiap orang memiliki Risk Profile dan kondisi finansialnya masing-masing. Selain itu, setiap orang pun memiliki Perencanaan Keuangan dan tujuan yang berbeda.



Lalai dalam memasang Stoploss

Saya belum tahu dengan aplikasi trading dari sekuritas lain, namun aplikasi trading dari BNI Sekuritas memiliki fitur Stoploss yang berjalan secara otomatis sesuai perintah yang telah dimasukkan kedalam sistem.

Cara kerjanya sederhana, ia akan melakukan penjualan atas saham yang telah ditentukan bila sebuah saham mengalami Unrealized Gain atau Unrealized Loss sekian persen yang telah diinput. Selanjutnya kita dapat menjadwalkan kapan fitur Stoploss tersebut berjalan dan berhenti.

Fitur tersebut pernah saya bahas melalui artikel berikut ini:

Pertolongan pertama pada Saham nyangkut

Saya pribadi pun saat ini memiliki saham yang tengah loss atau nyangkut seperti yang digambarkan oleh skrinsut di bawah ini:

investasi saham HMSP nyangkut
investasi saham HMSP nyangkut

Berdasarkan skrinsut tersebut, berikut beberapa langkah yang dapat saya lakukan:

Tahan (Hold)

Hold merupakan langkah yang paling mudah untuk diambil ketika kita mengalami nyangkut. Tanpa melakukan apa-apa dan membiarkan harga cenderung turun, kita menunggu sampai harga saham membaik hingga kita beroleh keuntungan.

Namun langkah ini tidak dapat dilakukan pada saham perusahaan yang sudah jelek dan negatif dari sisi fundamental. Bila dipaksakan, sangat mungkin bila harganya terjatuh dan tak bisa bangkit lagi~

Total kerugian yang dihasilkan melalui langkah ini adalah 0.



Average down

Setiap orang memiliki Risk Profile masing-masing. Sebagian berani menerima kerugian sementara yang lain tidak. Average down merupakan salah satu langkah yang dapat dilakukan saat saham sedang nyangkut.

Average Down merupakan proses dimana seorang Trader membeli saham yang harganya sedang menurun secara berkala dengan tujuan mendapatkan harga rata-rata yang lebih rendah dari sebelumnya.

Langkah ini tidak direkomendasikan bila kita memiliki Cash yang terbatas sehingga kita tidak mampu melakukan Average down disaat kita kehabisan Cash. Untuk meminimalisir hal ini, kita dapat mengurangi frekuensi Average Down sehingga Cash tidak cepat habis.

Jumlah kerugian yang dihasilkan melalui langkah ini adalah 0. Namun dana Cash mungkin akan berkurang dan membatasi kita untuk membeli saham lain dengan kinerja yang lebih baik.

Stop Loss dan move on

Langkah lainnya yang dapat diambil ialah dengan memasang Stop Loss dan move on. Kita hanya perlu memasang berapa batas Unrealized Loss yang dapat kita toleransi. Bila Unrealized Loss mencapai batas, maka kita akan menjual saham tersebut sebagian atau seluruhnya.

Bila kita memutuskan untuk mengambil langkah ini, sudah pasti kita akan menerima Realized Loss atau kerugian. Namun kerugian tersebut akan memberikan Cash atau amunisi untuk membeli saham lain yang lebih baik untuk menggantikan kerugian tersebut sambil menunggu saham yang rugi kembali membaik.

Total kerugian yang dihasilkan melalui langkah ini adalah sesuai dengan Realized Loss yang telah ditentukan. Setelah menerima Realized Loss, dana Cash akan bertambah sehingga kita dapat membeli saham lain dengan kinerja yang lebih baik untuk menggantikan Realized Loss tersebut.



Disclaimer:

Saham merupakan investasi dengan risiko yang cukup tinggi. Artikel ini tidak bisa dijadikan sebagai acuan atau referensi dalam mengambil keputusan dan hanya bersifar sebagai referensi edukasi. You do it with your own risk dan membebaskan kami dari segala tuntutan, gugatan, dan risiko apapun.

Semoga tulisannya bermanfaat dan kita belajar hal baru lagi hari ini. Bila ada pertanyaan, komentar, sanggahan, boleh banget dibagikan di kolom komentar bagian paling bawah dari halaman ini dan saya akan merespon sesegera mungkin. Pembaca juga bisa mendapatkan bantuan terkait produk asuransi dengan mengunjungi tautan berikut ini.

Gratis konsultasi terkait asuransi khusus untuk pengunjung situs asuransimurni.com!

Sumber:

  • https://en.wikipedia.org/wiki/Fear_of_missing_out






Ditulis oleh <a href="https://asuransimurni.com/author/nencor/" target="_self">Chernenko</a>

Ditulis oleh Chernenko

Halo, selamat datang di website saya. Saya Chernenko dan saat ini bekerja sebagai agen asuransi dari AXA Financial Indonesia. Jangan sungkan untuk menghubungi saya bila pembaca membutuhkan sesuatu atau sekadar konsultasi terkait Polis yang dimiliki.

Artikel yang berkaitan











0 Comments

Submit a Comment

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.











Pin It on Pinterest

Shares
Share This