Cara mudah mencerna Informasi produk Reksadana pada situs Bareksa

Cara mudah mencerna Informasi produk Reksadana pada situs Bareksa

by | Jan 22, 2021 | investasi reksadana | 0 comments











Sejauh ini saya belum pernah menemukan situs untuk berinvestasi Reksadana yang lebih canggih dari Bareksa. Bareksa merupakan sebuah situs investasi dimana kita sebagai pengguna dapat menitipkan melakukan pencarian hingga menabung di Reksadana dengan cara yang sangat mudah.

Gak perlu repot!

Kita hanya perlu pergi ke situs tersebut, lalu masuk ke halaman Reksadana, dan kita akan disajikan seluruh produk Reksadana yang disajikan dalam situs tersebut. Kita juga dapat melakukan pencarian dan filtrasi terhadap produk Reksadana yang kita butuhkan.

Kehebatan situs Bareksa tidak hanya sampai disini saja lho! Kita juga sebagai pengguna dapat melakukan Benchmarking untuk membandingkan produk Reksadana yang tersedia sehingga kita dapat memilih produk yang sesuai dengan kebutuhan.

But, wait!

Bagaimana kita bisa memilih produk Reksadana kalau kita tidak mampu membaca karakteristik produk Reksadana yang kita temukan?

Fear not! Artikel ini akan membahas cara membaca informasi produk Reksadana dalam situs Bareksa sehingga kita memperoleh informasi secara jelas dan transparan sebelum akhirnya mengambil keputusan keuangan, yakni: membeli dan menabung Reksadana.



Reksadana, in a glance

Reksadana merupakan produk investasi keuangan dimana investor dapat menitipkan uangnya untuk membeli produk Reksadana. Berbeda dari Investasi Saham dimana kita memperoleh 2 keuntungan yang berasal dari Dividend dan Capital Gain, investasi Reksdana hanya memberikan kita keuntungan yang berasal dari Capital Gain. Artinya, keuntungan hanya dapat kita raih bila kita melakukan penjualan terhadap Produk Reksadana yang kita miliki.

Reksadana dapat diperoleh di banyak tempat, termasuk situs Marketplace besar seperti Tokopedia dan Bukalapak. However, saat ini hanya Bareksa yang memiliki daftar produk Reksadana paling lengkap dan mudah ditemui.

Saya akan membuat menjabarkan seluruh informasi terkait produk Reksadana melalui artikel terpisah. So buat pembaca yang gak mau ketinggalan seluruh artikel di situs ini, feel free untuk berlangganan seluruh artikel kami secara gratis dengan mengisi formulir berikut ini.

Selanjutnya kita akan membahas tentang cara membaca dan mencerna informasi terkait produk Reksadana yang tersedia dalam situs Bareksa setelah pesan komersial berikut ini.



Cara memahami informasi terkait produk Rekadana yang tersedia dalam situs Bareksa

Brace yourself karena saya akan menulis secara panjang x lebar x tinggi pada bagian ini. Selain itu saya juga akan membagi Bab ini ke dalam beberapa Sub Bab untuk mempermudah pembaca dalam memahami konten yang tersedia dalam Bab ini.

Penjelasan panjang x lebar x tinggi tersebut kita mulai dengan membuka salah satu produk Reksadana yang tersedia di situs Bareksa:Capital Fixed Income Fund yang dapat ditemukan dengan mengunjungi tautan berikut ini.

Bila kita sudah mengunjungi halaman tersebut, kita dapat melihat pada bagian kanan situs yang dapat dijadikan sebagai acuan, referensi, daftar isi dari produk Reksadana yang dipilih, diantaranya:

  • Performance
  • Detail Reksadana
  • Grafik AUM (Asset under Management)
  • Grafik Alokasi Dana
  • Tujuan Investasi
  • Kebijakan Investasi

Saya akan menjelaskan masing-masing dari daftar isi tersebut ke dalam beberapa Sub Bab seperti di bawah ini:



Performance (kinerja Reksadana)

Kinerja Reksadana merupakan salah satu faktor yang penting dalam menentukan apakah ita akan berinvestasi dalam produk Reksadana yang sedang dipertimbangkan. Thanks to Bareksa kita dapat melihat kinerja Reksadana dalam satu layar dan melakukan beberapa analisis untuk menentukan apakah kinerja Reksadana sesuai dengan perencanaan dan target kita.

informasi kinerja produk reksadana dalam situs bareksa
informasi kinerja produk reksadana dalam situs bareksa

Sebagai contoh, screencapture diatas saya ambil pada tanggal 17 Januari 2021 pada pukul 22:51. Berdasarkan chart diatas kita dapat membaca bahwa Timeframe (rentang waktu) yang ditentukan ialah dalam waktu 1 tahun sejak Februari 2020 sampai Januari 2021.

Bila kita lihat pada chart tersebut, kita dapat mengambil kesimpulan bahwa Net Asset Value atas produk reksadana tersebut mengalami penurunan yang cukup signifikan di antara bulan Maret 2020 hingga bulan April 2020. Tentunya masih teringat jelas di benak kita bahwa pada periode tersebut merupakan waktu dimana virus Covid19 secara official tiba dan menjangkiti Indonesia.

Namun seirin berjalannya waktu, Net Asset Value dari produk Reksadana tersebut terus meningkat hingga saat ini.



Selain grafik di atas, di bawah ini merupakan tabel yang dapat digunakan sebagai referensi dalam meninjau kinerja suatu Reksadana:

Tabel Kinerja produk Investasi Reksadana di situs Bareksa
Tabel Kinerja produk Investasi Reksadana di situs Bareksa

Tabel di atas pun dapat dijadikan sebagai acuan dalam meninjau seberapa bagus kinerja suatu produk Reksadana. Sesuai yang kita lihat pada tabel di atas, Reksadana Capital Fixed Income Fund memiliki peningkatan yang cukup signifikan yakni 12.42% dalam waktu 1 tahun dan meningkat 25,7% dalam waktu 3 tahun. Seiring berjalanny waktu, kinerja Reksadana tersebut cukup baik. Hal ini dibuktikan dengan nilai yang cenderung meningkat setiap tahunnya.

Detail Reksadana

Masih di halaman yang sama, sekarang kita alihkan pandangan ke bagian kanan layar (bila kita mengakses tautan tersebut menggunakan laptop/Notebook/Macbook/Desktop), kita akan melihat gambar di bawah ini:

detail produk reksadana
detail produk reksadana

Pada tabel di atas kita dapat melihat Jenis Reksa Dana yang menandakan bahwa Capital Fixed Income Fund merupakan Reksadana dengan jenis Pendapatan Tetap. Reksadana sendiri memiliki bervariasi jenis, seperti:

  • Reksadana Pasar Uang (RDPU)
  • Reksadana Saham (RDS)
  • Reksadana Pendapatan Tetap (RDPT)
  • dan Reksadana lainnya

Setiap jenis Reksadana memiliki potensi keuntungan dan likuiditasnya masing-masing. Sebagai contoh RDPU memiliki potensi keuntungan yang lebih rendah dibandingkan RDS. Namun bila ditinjau dari sisi likuiditas, RDPU lebih likuid bila dibandingkan Reksadana Saham sehingga RDPU lebih cocok bila dijadikan untuk menyimpan Dana Darurat seperti yang pernah saya bahas pada artikel sebelumnya.



Tanggal Peluncuran merupakan kapan Reksadana tersebut diluncurkan. Berdasarkan tabel di atas maka kita dapat mengambil kesimpulan bahwa Reksadana Capital Fixed Income Fund telah berusia 5 tahun. Kita dapat memperhatikan bagaimana kinerja Reksadana tersebut dalam waktu 5 tahun ke belakang.

Bank Kustodian merupakan pihak yang berkepentingan untuk menyimpan seluruh uang yang dititipkan oleh nasabah ketika mereka membeli Reksadana. Selain karena alasan keamanan, kehadiran Bank Kustodian dapat menjadi perantara antara Investor dengan Manajer Investasi sehingga setiap uang yang keluar dan masuk ke dalam rekening Bank Kustodian tercatat dengan baik.

Dana Kelolaan merupakan total uang yang disimpan dalam sebuah Reksadana. Semakin banyak total Dana Kelolaan, dapat diartikan bahwa semakin banyak pula orang yang memiliki Reksadana tersebut.

Grafik alokasi dana

Sebagai investor yang mempekerjakan uang, tentu saja kita tidak ingin menitipkan uang kita kepada tuan yang sembrono, dan tidak memperhitungkan segala sesuatunya dengan matang. Investor yang baik selalu aware kemana uang yang mereka alokasikan ditempatkan. Dalam produk Reksadana, kita bisa mendapatkan informasi ini melalui tabel sebagai berikut:

alokasi aset pada reksadana bareksa

Berdasarkan tabel di atas, kita dapat mengambil kesimpulan bahwa warna yang muncul hanya merah dan hijau. Berdasarkan legend, warna merah berarti Obligasi dan hijau berarti Pasar Uang. Ini berarti seluruh uang yang digunakan untuk membeli Reksadana Capital Fixed Income Fund ditempatkan pada instrumen investasi Obligasi dan Pasar Uang, sesuai Kebijakan Investasi pada skrinsut di bawah ini.

Kebijakan Investasi

kebijakan Investasi Reksadana
kebijakan Investasi Reksadana

Manajer Investasi merupakan lembaga yang berwenang untuk mengatur dan mengelola investasi. Berdasarkan Kebijakan Investasi di atas, maka Manajer Investasi hanya akan mengelola Reksadana sesuai Kebijakan Investasi yang telah ditetapkan.

Ini berarti Manajer Investasi tidak akan menempatkan lebih dari 20% Asset Under Management pada Efek bersifat Ekuitas dan Portofolio investasi didominasi oleh Efek bersifat utang dengan nilai komposisi minimum 80% hingga 100% dari Nilai Aktiva Bersih (NAB atau NAV).

Portofolio Investasi

Kita juga dapat melihat lebih rinci terkait instrumen investasi yang dipilih oleh Manajer Investasi pada bagian Portofolio Investasi sesuai skrinsut di bawah ini:

Portofolio Investasi Reksadana capital fixed income fund pada situs Bareksa

Berdasarkan gambar di atas, kita dapat mengambil kesimpulan bahwa seluruh uang yang dikelola oleh Manajer Investasi hanya ditempatkan pada Deposito dan Surat Berharga Negara, sehingga Risikonya relatif lebih rendah bila dibandingkan Reksadana Saham.



Demikian sedikit banyak penjelasan tentang investasi produk Reksadana. Sebenarnya saya ingin bercerita lebih banyak terkait Reksadana Saham khususnya Reksadana Narada yang sempat ramai di media sosial beberapa waktu yang lalu.

Namun karena tulisan ini sudah terlalu panjang, mungkin saya akan membahasnya pada waktu dan kesempatan yang lain.

Kesimpulan

Dengan membaca dan memahami setiap informasi yang disediakan, kita dapat memilih Reksadana mana yang pas sesuai dengan kebutuhan dan perencanaan keuangan di masa mendatang. Selain itu, kita pun dapat meminimalisir Risiko terjadinya gagal bayar dengan memilih dan membeli produk Reksadana yang terpercaya.

Semoga tulisannya bermanfaat dan kita belajar hal baru lagi hari ini. Bila ada pertanyaan, komentar, sanggahan, boleh banget dibagikan di kolom komentar bagian paling bawah dari halaman ini dan saya akan merespon sesegera mungkin. Pembaca juga bisa mendapatkan bantuan terkait produk asuransi dengan mengunjungi tautan berikut ini.

Gratis konsultasi terkait asuransi khusus untuk pengunjung situs asuransimurni.com!






0 Comments

Submit a Comment

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.






Pin It on Pinterest

Shares
Share This