Tips keamanan dalam aplikasi Fintech di Indonesia

Tips keamanan dalam aplikasi Fintech di Indonesia

Beberapa waktu lalu saya pernah menulis tentang cara melakukan topup saldo gopay menggunakan fasilitas BCA OneKlik. Pembaca bisa membacanya melalui tautan berikut ini. Di jaman Fintech seperti sekarang, diramalkan akan tumbuh banyak aplikasi Fintech dengan bervariasi kategori seperti:

  • Peer 2 peer lending
  • Electronic Money
  • Investasi

Semua kegiatan yang berhubungan dengan keuangan seperti:

  • Mengecek saldo rekening
  • Melihat mutasi rekening
  • Meminjam uang
  • Melakukan pembayaran tagihan dan hutang
  • Berinvestasi

dapat dilakukan hanya dengan mengandalkan Smartphone dan koneksi Internet. Yap, semudah itu.  Bila kita sedang mencari emas, kita hanya perlu menginstall aplikasi menabung emas seperti IndoGold dan melakukan transaksi jual beli emas melalui aplikasi tersebut.

Pertanyaannya ialah : Apakah melakukan kegiatan finansial di Smartphone  benar – benar aman?

Tentu saja harus aman. Sebab bila tidak, jutaan orang yang telah mendaftarkan diri untuk menerima manfaat dalam menggunakan uang electronic akan kecewa dan ragu untuk bertransaksi dalam aplikasi Fintech.

Berikut beberapa tips yang boleh diterapkan untuk meningkatkan keamanan dalam aplikasi Fintech:

Gunakan lock screen dengan kata sandi yang sulit ditembus

Salah satu mekanisme keamanan yang  paling dasar namun terbukti efektif ialah denga menerapkan Lock screen dalam bentuk kata sandi. Hal ini akan mencegah orang – orang yang tak berwenang untuk mendapatkan akses dan masuk kedalam Smartphone untuk melihat aktivitas keuangan maupun mencuri data / informasi yang sifatnya pribadi seperti nomor kartu kredit dan nomor CVV.

Di beberapa Smartphone canggih telah mengandalkan sidik jari (Fingerprint) dan Face Recognition untuk mendapatkan akses kedalam Smartphone tersebut. Ini berarti tidak aka nada yang bisa mendapatkan akses kedalam Smartphone selain dari pemilik asli Smartphone tersebut. WoW!

Gunakan App lock untuk mengunci aplikasi Fintech.

Dalam Smartphone Redmi 5A, ia memiliki aplikasi yang dinamakan App Lock untuk mengunci beberapa aplikasi agar tidak sembarang orang dapat membuka aplikasi tersebut. Aplikasi App Lock yang didapat  secara gratis dan tersedia dalam Redmi 5A ini sanggup melindungi lebih dari 1 aplikasi.

Gunakan kata sandi dan PIN yang sulit ditebak

Langkah lain yang perlu dilakukan ialah dengan memasang kata sandi dan Pin yang sulit ditebak. Dalam aplikasi Mobile Banking BCA misalnya, ia membutuhkan 2 buah kode dalam melakukan transaksi, yakni:

  • PIN ( Personal Identification Numbers) yang berfungsi sebagai bentuk otorisasi dalam transaksi pemindahbukuan
  • Kata sandi yang berfungsi sebagai otorisasi dan perlindungan sehingga orang yang tidak berhak tidak dapat masuk kedalam aplikasi Mobile Banking BCA

Saya rasa aplikasi Fintech lainnya memiliki fitur yang sejenis. Oleh karena itu, sangat disarankan untuk menggunakan kata sandi dan PIN yang sulit ditebak agar rekening kita aman dari tangan – tangan penjahat yang tidak bertanggung jawab.

Mengaktifkan fitur 2 factor authentication

2 Factor Authentication merupakan layanan otorisasi yang memberikan notifikasi / mengirimkan pesan singkat ke Smartphone untuk nomor handphone yang telah didaftarkan sebelum anda dapat masuk ke dalam akun yang diinginkan. Sebagai contoh, saya telah mengaktifkan layanan 2 factor authenticationpada salah satu aplikasi Fintech yang saya gunakan, sehingga setiap kali saya login, maka aplikasi tersebut akan mengirimkan sms yang berisikan kode unik.

Bila saya berhasil memasukkan kode unik secara benar, maka aplikasi Fintech akan memberikan akses masuk kepada saya.

Saya sendiri telah menerapkan mekanisme keamanan di atas yang dimulai dari:

  • Memasang Lock Sceren dalam bentuk kata sandi
  • Mengaktifkan App Lock
  • Menggunakan kata sandi dan PIN yang sulit ditebak dalam aplikasi Fintech
  • Mengaktifkan 2 factor authentication dan layanan OTP (One Time Pin)

Dengan menerapkan mekanisme  keamanan diatas, saya tidak perlu khawatir bila kehilangan Smartphone tersebut. Bila Smartphone saya berpindah tangan, maka seseorang tersebut perlu melakukan beberapa langkah di bawah ini untuk mengambil alih aplikasi Fintech saya:

  • Menebak Lock Screen dengan benar
  • Menebak kata sandi App Lock dengan benar
  • Menebak kata sandi dan PIN yang benar
  • Menebak kode unik yang dikirimkan via SMS secara benar

Ia harus menerjang 4 lapisan keamanan diatas untuk meretas dan mendapatkan akses kedalam aplikasi Fintech.

Semoga artikel ini dapat bermanfaat dan mekanisme keamanan diatas dapat melindungi  transaksi keuangan kita dari penjahat dunia siber yang mengintai kapanpun dan dimanapun kita berada.

Welcome to the digital world, my friend. Mind your own privacy and security!

Manfaat uang elektronik dalam kehidupan sehari – hari

Manfaat uang elektronik dalam kehidupan sehari – hari

Setelah sekian lama vakum untuk belajar dan membaca bagaimana mengelola keuangan, kini saya kembali dengan tulisan mengenai uang elektronik yang mulai marak digunakan sebagai alat bertransaksi. Bervariasi merchant seperti Transjakarta, Commuterline, SPBU Pertamina, parkiran kendaraan, hingga gerbang tol sudah mewajibkan konsumen untuk menggunakan uang elektronik. Dari sisi perbankan pun tak ingin ketinggalan dengan menyediakan bervariasi pilihan uang elektronik seperti BCA Flazz, Mandiri E-Money, BNI Tapcash, BRIzzi, dan lain sebagainya.

Sebagai individu yang senantiasa belajar menata keuangan demi masa depan indah cemerlang, saya pun telah terbiasa untuk menggunakan uang elektronik milik Flazz BCA yang sudah terbukti membantu saya dalam menata penghasilan yang saya terima setiap bulannya.

Saya ingin mengajak pembaca untuk mulai membiasakan diri menggunakan Uang Elektronik dengan beberapa pertimbangan berikut ini:

Tidak ada lagi uang kertas yang rusak, lusuh, dan uang receh yang tercecer.

Kemudahan yang sangat berdampak bagi saya ialah kini saya jarang menyimpan / mengantongi uang tunai baik di dompet dan di saku. Bagi saya, mengantongi uang tunai merupakan godaan berat ketika bepergian ke luar rumah. Saya bisa dengan mudah mampir ke Alfamart atau Indomart untuk membeli cemilan dan minuman ringan hanya untuk kesenangan mulut belaka.

Dampak lain yang saya rasakan ialah saya tidak perlu khawatir dengan maraknya penyebaran uang palsu yang ada di sekeliling saya. Dengan menggunakan uang elektronik, saya tidak perlu khawatir bahwa kembalian / uang yang saya terima merupakan uang palsu.

Rencanakan keuangan lebih baik dengan uang elektronik

Uang elektronik terbukti membantu saya dalam merencanakan keuangan setiap bulannya. Saya senantiasa menghitung berapa biaya hidup dan tagihan saya setiap bulan, kemudian memisahkan transaksi mana yang mungkin dibayarkan dengan menggunakan uang elektronik. Beberapa transaksi tersebut diantaranya:

  • Uang bensin
  • Uang parkir
  • Transportasi seperti Commuterline dan Transjakarta.

Dengan menghitung tagihan diatas secara seksama, maka saya tidak perlu khawatir kekurangan uang setiap akhir bulan.

Penggunaan uang elektronik pun memaksa saya untuk disiplin. Artinya uang elektronik yang sudah saya topup tidak akan bisa ditarik kembali. Hal ini akan memaksa saya untuk menggunakan uang elektronik sesuai peruntukannya yang telah direncanakan setiap bulan.

Uang elektronik tidak dikenakan potongan apapun

Sebuah pertanyaan menarik muncul ketika saya masih anti dengan uang elektronik:

Apa bedanya dengan menyimpan uang di rekening bank dan menggunakan uang tersebut menggunakan kartu debit?

Setelah menggunakan uang elektronik, saya akhirnya dapat menjawab pertanyaan tersebut. Ketika kita menyimpan uang di rekening Bank, uang tersebut akan susut dikarenakan pemilik rekening harus membayar biaya administrasi. Hal ini tidak berlaku bila saya menyimpannya dalam bentuk uang elektronik.

Adanya penawaran dan diskon menarik untuk transaksi melalui uang elektronik

Beberapa merchant seperti HopHop, dan Warunk UpNormal sering memberikan penawaran, promo, dan diskon menarik khusus bagi mereka yang bertransaksi melalui Uang Elektronik. Dengan kata lain, bertransaksi menggunakan uang elektronik jauh lebih mudah, murah, dan praktis.

Setiap transaksi yang dilunasi dengan uang elektronik akan mendapat struk bukti atau tanda pembayaran. Saya sering mengumpulkan struk pembayaran ini untuk melacak untuk apa saja saya menggunakan uang elektronik tersebut. Struk yang telah memiliki format baku dan terkomputerisasi ini membantu saya untuk meminimalisir nota / bukti pembayaran palsu dalam bentuk manual atau tulis tangan.

Adanya penawaran dan diskon menarik untuk transaksi melalui uang elektronik

Salah satu keuntungan tambahan dari uang elektronik ialah kita dapat menggunakannya sebagai pengganti amplop atau hadiah. Sebelum uang elektronik digunakan, kita cenderung menggunakan amplop untuk menutupi jumlah uang yang akan diberikan kepada orang lain.

Dengan menggunakan uang elektronik sebagai hadiah atau kado ulang tahun maupun pernikahan teman, kita tidak perlu minder apalagi malu untuk memberikan hadiah kepada orang lain. Toh yang lebih penting ketulusan dan keikhlasan ketika membeli, bukan begitu?

Gimana?
Masih enggan menggunakan uang elektronik?

Ini cara praktis transfer uang beda bank tanpa kena biaya

Ini cara praktis transfer uang beda bank tanpa kena biaya

Uang memang perkara yang sensitif. Seorang teman baru saja memutuskan untuk menunda pembayaran kontrakan rumah hanya karena pemilik kontrakan memiliki rekening bank yang berbeda dengan si penyewa kontrakan. Wow!

Usut punya usut, ternyata biaya yang dikenakan untuk transfer lintas bank jumlahnya bervariatif lho. Biaya yang dikenakan mulai dari Rp. 6,500 hingga Rp. 25,000 per transaksi. Jumlahnya bergantung pada cara dalam melakukan transfer. Bila nominal yang di transfer cuma Rp. 50,000 atau Rp. 100,000, maka . biaya transfer lintas bank hampir 25% dari nominal transfer. Mungkin ini yang menyebabkan orang – orang sedikit enggan melakukan transfer lintas bank.

Secara garis besar, metode transfer via RTGS atau Real Time Gross Settlement memiliki jumlah yang paling tinggi dibandingkan metode transfer lainnya. Metode transfer via RTGS menjamin dana akan langsung diterima oleh rekening penerima dalam jangka waktu yang relatif singkat.

Emang loe mau duit loe dipotong Rp.25,000 buat biaya transfer lintas bank? Gue sih ogah! Mending tuh duit buat beli nasi bungkus!

Kini telah lahir suatu layanan Virtual Wallet yang mampu menghemat biaya transfer lintas Bank tersebut. Hebatnya lagi, layanan yang dikembangkan oleh mahasiswa Universitas Indonesia ini bisa digunakan secara gratis dan dijamin dapat membantu mulai dari individu hingga kelompok dalam melakukan transfer uang.

Sebut saja Flip, suatu layanan Virtual Wallet yang mampu mengeliminasi seluruh biaya transfer lintas bank tersebut hingga 0 rupiah!  Layanan ini sudah hadir sejak tahun 2015 silam dan terus beroperasi hingga sekarang.

 

Sudah saatnya transfer antar bank menjadi amanmudah, dan tanpa biaya!

Prosesnya terbilang cukup mudah dan praktis. Kita hanya perlu mendaftarkan diri dan membuat akun di Flip.id. Setelah membuat akun, kita perlu melakukan beberapa verifikasi seperti:

  • Verifikasi akun via web / aplikasi
  • Verifikasi tatap muka di Alfamart terdekat.

Setelah menyelesaikan proses pendaftaran dan verifikasi tersebut, kita dapat mulai bertransaksi menggunakan Flip. Kita juga dapat melakukan transfer ke beberapa rekening yang berbeda bank sekaligus dengan Flip. Sangat membantu sekali, bukan?

Dulu saya melakukannya secara manual. Saya menarik uang dari bank 1 kemudian melakukan setor tunai di bank 2. Proses ini cukup melelahkan dan memakan waktu.

Setelah Flip menerima uang yang dikirim, ia akan meneruskan dana tersebut ke rekening penerima. Tentu saja penerima akan melihat dana masuk yang berasal dari rekening Flip. Namun Flip akan menyisipkan nama pengirim pada kolom berita pengiriman sehingga penerima dapat mengenali dan melihat siapa yang mengirimkan uang tersebut.

Penerima akan menerima bukti transfer via email yang menyatakan bahwa dana telah diteruskan dan diterima di rekening penerima.

Saat ini Flip telah bekerja sama dengan bervariasi perbankan di Indonesia. Beberapa diantaranya adalah:

  • BCA
  • BNI
  • BNI Syariah
  • BRI
  • CIMB
  • CIMB Syariah
  • Mandiri
  • Mandiri Syariah
  • Muamalat

 

Dapatkan manfaat lebih banyak dengan menggunakan Big Flip

Big Flip merupakan fasilitas yang disediakan oleh Flip untuk menunjang proses transfer dana dalam jumlah yang besar seperti pembayaran gaji maupun pembayaran hutang. Flip hanya mengenakan biaya mulai dari Rp. 1,000 hingga Rp. 3,500 untuk setiap transaksi yang dilakukan dengan menggunakan Flip tanpa minimum transaksi.

Bila tidak ingin menggunakan layanan Big Flip, anda tetap dapat menggunakan layanan Flip  dengan nominal transfer maksimum Rp. 5,000,000 per harinya.

Dengan cara diatas, kita bisa melakukan transfer antar bank dengan praktis dan tanpa perlu takut dikenakan biaya lagi! Bila kita memiliki 2 rekening, kita bisa melakukan transfer beda Bank tanpa harus berpindah tempat.

Membantu sekali, bukan?

Ditemukan trik rahasia mengubah Go-Point menjadi uang rupiah

Ditemukan trik rahasia mengubah Go-Point menjadi uang rupiah

Bagi anda pengguna setia Gojek, anda tentu sudah familiar dan fasih dengan Go-Point. Go-Point merupakan loyalti poin yang diberikan kepada konsumen Gojek setiap kali mereka menggunakan jasa atau produk dari Gojek. Jumlah yang diperoleh sangat bervariasi mulai dari puluhan hingga ratusan poin dalam 1x swipe. Akibat tingginya rasa penasaran saya terhadap Go-Point dan apa yang bisa ia lakukan, saya menemukan cara bagaimana mengubah Go-Point menjadi uang rupiah dalam waktu sekejap. [et_bloom_locked optin_id=optin_2]

 

Siapkan Go-Point anda

Langkah pertama yang dapat dilakukan ialah menyiapkan Go-Point. Anda akan membutuhkan banyak sekali Go-Point untuk melakukan hal ini. Untuk memenuhi kebutuhan tersebut, anda dapat melakukan 2 cara di bawah ini:

  • Bertukar voucher dengan orang lain.
  • Membeli Go-Point orang lain dengan harga yang bersahabat.

Saya melakukan 2 langkah diatas demi memenuhi kebutuhan Go-Point saya. Ditemukan trik rahasia mengubah Go-Point menjadi uang rupiah Jumlah Go-Point yang dibutuhkan pun bervariasi berdasarkan jumlah rupiah yang ingin ditukarkan. Biasanya 1000 Go-Point senilai dengan Rp. 100,000. Jika anda memiliki 3000 Go-Point, maka anda dapat menukarnya untuk uang Rp. 300,000. Jumlah ini sangat bergantung pada promo yang tersedia dalam aplikasi Go-Point.

Gunakan Go-Point sebanyak – banyaknya karena promo redeem tersebut memiliki tenggat waktu yang terbatas.

 

Lakukan optimasi dengan melakukan redeem uang rupiah di banyak Manager Investasi

Anda dapat menghasilkan lebih banyak uang dengan melakukan redeem di banyak Manager Investasi. Semakin banyak Go-Point yang ditukarkan, semakin banyak pula uang rupiah yang dapat dicairkan via Go-Point.

[/et_bloom_locked]

Hal diatas sudah saya lakukan dengan berhasil mengembangkan uang rupiah hingga Rp. 800,000 hanya dengan melakukan trik ini. Namun saya memutuskan untuk berfokus menggunakan 1 Manager Investasi dengan tujuan mereduksi biaya yang mungkin terjadi saat menggunakan jasa Manager Investasi sekaligus memperbesar nominal uang yang diinvestasikan. Hasilnya dapat anda lihat pada skrinsut di bawah ini: Ditemukan trik rahasia mengubah Go-Point menjadi uang rupiah Pada transaksi tanggal 27 Juli 2018 merupakan topup yang saya lakukan setelah melakukan redeem Go-Point pecahan Rp. 100,000 sejak tanggal 26 Juni 2018 hingga 29 Juni 2018. Hinggga saat ini saya secara konsisten melakukan topup secara berkala setiap bulan. Selamat mencoba!

Pin It on Pinterest