Pengalaman pribadi Klaim asuransi kesehatan Maestro Optima Care secara Cashless di Rumah Sakit Siloam Kebun Jeruk

"Pada artikel ini saya menceritakan tentang pengalaman mengajukan Klaim asuransi kesehatan Maestro Optima Care secara Cashless."
Pengalaman pribadi Klaim asuransi kesehatan Maestro Optima Care secara Cashless di Rumah Sakit Siloam Kebun Jeruk





Masih ingat dengan artikel terdahulu yang menceritakan beberapa pertimbangan saya dalam memilih asuransi kesehatan Maestro Optima Care?

Bagi yang ketinggalan beritanya, pembaca dapat melihat artikel tersebut melalui tautan berikut ini.

Kali ini saya akan membagikan pengalaman saya sebagai Pemegang Polis, Tertanggung, sekaligus agen. Semoga kisah ini dapat menjadi referensi bagi pembaca dalam melakukan Klaim asuransi kesehatan maestro optima care secara cashless setelah pesan komersial berikut ini.



Kronologi

Pengalaman tersebut bermula pada tanggal 15 Februari 2021 pukul 12:00 dimana saya merasakan nyeri pada perut bagian bawah. Setelah mencoba menahan sakit selama 4 jam, akhirnya saya bergegas untuk pergi ke Rumah Sakit rekanan AXA Financial Indonesia yakni Siloam Hospital yang berlokasi di Kebun Jeruk, Jakarta Barat.

Setelah melakukan beberapa pendaftaran dan administrasi pada instalasi Unit Gawat Darurat (UGD), saya wajib menjalani beberapa pemeriksaan seperti cek darah, CT-Scan untuk mengidentifikasi apa yang salah dalam tubuh saya.

Perlu diketahui bahwa saya perlu melakukan Deposit terlebih dahulu saat melakukan pendaftaran pada instalasi UGD. Hal ini disebabkan oleh Asuransi Kesehatan Maestro Optima Care hanya menjamin rawat jalan menjelang rawat inap dan rawat jalan paska rawat inap. Deposit tersebut dilakukan untuk membiayai tindakan awal yang akan dilakukan oleh Rumah Sakit, termasuk beberapa pemeriksaan seperti cek darah, tensi, dan CT-Scan.

Pembayaran Deposit saya lakukan dengan menggunakan metode pembayaran via Kartu Kredit karena saya tidak membawa cukup uang pada waktu itu. Lagipula, saya tidak tahu berapa nominal tagihan yang dibebankan kepada saya atas tindakan tersebut. Alasan lainnya adalah saya ingin mendapatkan poin dari Kartu Kredit bila nanti saya divonis untuk menjalani rawat inap.

Berbeda dari Rumah Sakit pada umumnya, RS Siloam memberikan hasil laboratorium via Surel, sehingga saya tidak perlu melakukan followup berulang-ulang dan hanya perlu menunggu notifikasi tiba pada surat elektronik saya.

Sambil rebahan tentunya~

Setelah menunggu kurang lebih 6 jam untuk hasil pemeriksaan Covid19 maupun keluhan saya, akhirnya dokter mengatakan bahwa saya terdiagnosa penyakit Usus Buntu yang wajib mendapatkan penanganan segera. Selanjutnya bagian Admisi Rumah Sakit melakukan followup dan koordinasi dengan AXA untuk mengajukan penjaminan awal atas tindakan medis yang dilakukan. Sementara itu, saya langsung di bawa ke ruangan rawat inap sambil menunggu persetujuan penjaminan yang telah diajukan



Bermodalkan Kartu Tanda Penduduk (KTP) dan kartu kepesertaan Maestro Optima Care, pihak Rumah Sakit Siloam melakukan koordinasi dengan Admedika terkait siapa yang akan menjamin pembayaran, apakah pembayaran dilakukan secara mandiri atau asuransi. Selang beberapa lama, Admedika mengirimkan beberapa formulir yang perlu diisi oleh pihak Rumah Sakit, termasuk melampirkan hasil pemeriksaan laboratorium, radiologi, dan berkas lainnya yang diperlukan oleh Admedika.

Tak lama setelahnya, saya mendapat followup dari bagian admisi Rumah Sakit yang menginformasikan bahwa pengajuan penjaminan telah disetujui oleh Admedika. Ini berarti saya dapat menjalani rawat inap tanpa harus membayar Deposit terlebih dahulu.

Berdasarkan surat penjaminan tersebut, saya diantar ke ruangan rawat inap dan memulai proses operasi usus buntu. Tindakan yang akan dilakukan adalah Laparoscopy Appendix sehingga saya dapat pulih dalam waktu singkat.

Pemegang Polisnya saya, Tertanggungnya saya, agennya saya lagi :”))

Klaim Cashless secara prosedur

Proses operasi atau tindakan medis dapat dilakukan bila pihak Rumah Sakit sudah mendapat kepastian terkait Payer atau pembayar yang akan melunasi tagihan Rumah Sakit. Dalam hal ini, Admedika selaku Payer memberikan penjaminan awal terkait rawat inap yang dilakukan. Selanjutnya pihak Payer akan mengawasi proses rawat inap secara detil dengan meminta dokumen, berkas, rekam medis yang diperlukan dari pihak Rumah Sakit secara berkala.

Berdasarkan dokumen yang disediakan, Payer berhak melanjutkan atau menghentikan penjaminan yang sedang berjalan dan melakukan investigasi atau pemeriksaan lebih lanjut. Proses inilah yang dilakukan secara berulang hingga Tertanggung diperbolehkan pulang dari Rumah Sakit. Sinkronisasi dokumen medis ini sangat membantu Rumah Sakit dan pihak penjamin sehingga setiap kali Rumah Sakit membutuhkan jaminan dana, pihak Rumah Sakit dapat langsung berkoordinasi secara cepat dan mudah.



Proses penjaminan sangat mungkin ditolak atau dibatalkan bila terjadi diagnosa baru pada saat menjalani rawat inap. Sebagai contoh:

  • Tertanggung mengajukan Klaim atas penyakit usus buntu pada tanggal 1 Januari 2021
  • Tertanggung kembali mengajukan Klaim atas penyakit usus buntu pada tanggal 8 Januari 2021
  • Tertanggung terdiagnosa penyakit kritis Hipertensi pada tanggal 13 Januari 2021
  • Penanggung melakukan pemeriksaan dan menemukan Tertanggung telah terdiagnosa penyakit Hipertensi pada tanggal 15 Mei 2018.

Pada contoh kasus di atas, bisa saja Klaim yang diajukan pada tanggal 1 Januari 2021 dan 8 Januari 2021 dibatalkan karena penemuan diagnosa penyakit Hipertensi pada tanggal 15 Mei 2018. Hal ini melanggar ketentuan Polis bahwa Tertanggung yang sudah terdiagnosa Penyakit Kritis tidak bisa membeli asuransi kesehatan Maestro Optima Care.

Pengajuan Asuransi Kesehatan Maestro Optima Care tidak membutuhkan laporan Medical Checkup/Record pada saat proses aplikasi. Namun kita sebagai Tertanggung berhak mengirimkan dokumen Medical Checkup/Record bila dirasa memiliki kondisi yang bertentangan dengan Syarat dan Ketentuan Polis.

Berdasarkan prosedur di atas, artinya pihak Admedika telah memberikan Penjaminan awal atas tindakan rawat inap yang saat ini sedang saya jalani. Bila seiring berjalannya waktu ternyata pihak Rumah Sakit membutuhkan biaya tambahan terkait rawat inap yang dilakukan, maka pihak Rumah Sakit hanya perlu mengajukan penjaminan kembali dengan Pihak Admedika dengan melampirkan dokumen atau berkas yang dibutuhkan oleh Admedika dalam mengambil keputusan apakah pengajuan penyaminan disetujui atau tidak.

Yang penting kita sebagai nasabah ga perlu keluar uang di depan untuk tindakan rawat inap.

Pelayanan di Rumah Sakit Siloam Kebun Jeruk

Rumah Sakit Siloam Kebun Jeruk merupakan Rumah Sakit pertama dimana saya dirawat dan mendapatkan pelayanan yang luar biasa. Sebagai peserta yang dijamin oleh Asuransi Kesehatan Maestro Optima Care plan Emerald, saya berhak mendapatkan ruangan rawat inap VIP yang sangat private dan eksklusif sehingga saya dapat beristirahat dengan nyaman. Selain itu saya mendapatkan fasilitas kamar mandi dalam sehingga saya sebagai pasien tidak perlu mengantri dan menunggu pasien lain yang sedang menggunakan Toilet.

Pelayanan luar biasa Rumah Sakit Siloam tidak hanya sampai disitu. Ketika saya telah mendapat konfirmasi dan diijinkan untuk pulang, bagian admisi Rumah Sakit secara otomatis mengurus berkas, administrasi, hingga finalisasi tagihan Rumah Sakit yang akan dibebankan oleh Rumah Sakit kepada Penanggung. Seluruh dokumen yang dapat dibawa pulang dimasukkan kedalam 1 amplop dan dikemas secara rapih dalam Totebag.

Saya pun langsung dibuatkan jadwal untuk melakukan kontrol paska tindakan



Besok merupakan hari dimana saya akan menjalankan kontrol untuk yang pertama kalinya paska tindakan medis. Baru saja saya mendapat reminder dan notifikasi terkait tanggal dan waktu kontrol saya dengan dokter terkait. Saya pun harus menyiapkan diri terkait tindakan dan feedback dari dokter esok hari.

Update:

1 Minggu paska operasi Laparoscopy Appendix, saya sudah bisa bergerak bebas dan leluasa. Namun Dokter Antonius Agung Purnama yang merawat saya menyarankan untuk tidak melakukan aktifitas fisik yang melibatkan kontraksi pada otot perut dan disekitaran area yang sakit paling tidak untuk 2 bulan kedepan. Setelah menyelesaikan ganti perban, saya diberikan obat untuk rawat jalan dan saya diperkenankan untuk melepas perban yang menutup luka karena operasi Laparoscopy Appendix tidak menggunakan jahitan pada luka sama sekali!

Semoga tulisannya bermanfaat dan kita belajar hal baru lagi hari ini. Bila ada pertanyaan, komentar, sanggahan, boleh banget dibagikan di kolom komentar bagian paling bawah dari halaman ini dan saya akan merespon sesegera mungkin. Pembaca juga bisa mendapatkan bantuan terkait produk asuransi dengan mengunjungi tautan berikut ini.

Gratis konsultasi terkait asuransi khusus untuk pengunjung situs asuransimurni.com!






Ditulis oleh <a href="https://asuransimurni.com/author/nencor/" target="_self">Chernenko</a>

Ditulis oleh Chernenko

Halo, selamat datang di website saya. Saya Chernenko dan saat ini bekerja sebagai agen asuransi dari AXA Financial Indonesia. Jangan sungkan untuk menghubungi saya bila pembaca membutuhkan sesuatu atau sekadar konsultasi terkait Polis yang dimiliki.

Artikel yang berkaitan











0 Comments

Submit a Comment

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.











Pin It on Pinterest

Shares
Share This