Kisah ini diawali dengan ketakutan saya saat membaca E-Book Dollar and Sense karya Dan Ariely. Saat ini saya sedang rajin membaca E-Book tersebut sambil menikmati perjalanan menggunakan transportasi umum dan macetnya lalu lintas Jakarta.

Well, ada banyak yang bisa kita lakukan selain duduk diam dalam Transportasi Umum untuk mengembangkan diri sendiri, bukan?

Saya sangat menyukai buku tersebut karena buku itu telah menampar saya dengan keras hingga tersungkur, terjerembab, dan tak berdaya.

Bagaimana tidak?

Buku tersebut menceritakan banyak sekali cerita yang dialami oleh orang pada umumnya ketika mereka membuat keputusan keuangan. Salah satu kalimat dalam buku tersebut yang menampar saya begitu keras hingga saya memutuskan untuk segera membuka tabungan pensiun ialah kalimat di bawah ini:

Apakah kamu akan berterima kasih pada dirimu yang masih muda dulu karena ia menabung begitu banyak sehingga kamu memiliki cukup uang di usia senja?

atau

Apakah kamu akan mengutuki dirimu saat masih muda dulu karena ia begitu boros dan tak menyisakan uang di usia senja?

Silakan dipilih-dipilih masa depan seperti apa yang anda inginkan 😀

Scribd merupakan surga bagi mereka yang gemar pembaca, karena kita bisa membaca banyak konten yang tersedia seperti:

  • Buku
  • Dokumenter
  • Majalah
  • Audiobook
  • hingga Partitur musik

dalam 1 layanan. Serupa dengan Netflix dan Spotify yang menerapkan biaya bulanan untuk menikmati seluruh konten, Scribd mengenakan harga sebesar USD $8 atau sekitar Rp. 120,000 per bulan untuk menikmati konten yang disajikan.

Murah, bukan?

Cukup dengan out-of-topic, yuk kita fokus pada topik yang akan dibahas, yakni tabungan pensiun dari BNI Simfoni


Sorry iklan bentar ya guys, demi kelangsungan hidup website sayah 🙁


Mengapa kita butuh tabungan pensiun?

Buku tersebut sering berbicara dan membahas tentang tabungan pensiun. Ketika kita berbicara masa pensiun, maka kita sedang membicarakan masa depan. Kita yang hidup di hari ini takkan bisa melihat masa depan. Karena kita tak bisa melihat masa depan, seringkali kita mengabaikan pentingnya tabungan pensiun dan lebih memilih untuk hidup foya-foya dan menghamburkan uang. Ketika usia senja menjelang, kita hanya bisa meratapi nasib dan menyesali banyak hal yang kita lakukan maupun tidak kita lakukan.

Sesuai namanya, tabungan pensiun merupakan tabungan dengan jangka panjang dan likuiditas rendah. Tujuannya ialah untuk menyediakan dana yang cukup untuk menopang usia senja kita nanti. Untuk mencapai tujuan tersebut, maka tak jarang tabungan pensiun yang sering kita temui dimanapun memang tidak mudah untuk dicairkan dan hanya bisa dicairkan saat kita berusia tertentu!

Berikut beberapa faktor mengapa kita membutuhkan tabungan pensiun:

  • Untuk menopang biaya hidup dan kebutuhan sehari-hari
  • Menyiapkan dana pendidikan anak saat kita menjelang usia pensiun
  • Menyiapkan dana dikala kita masih memiliki utang atau angsuran.
  • Kita tidak ingin menggantungkan nafkah dan masa pensiun kepada keturunan kita
  • dan masih banyak lagi faktor lainnya

However, di hari ini, kita tidak tahu apakah 5 poin diatas akan kita alami di masa depan. Kita pun clueless dan have no idea berapa jumlah uang yang dibutuhkan di masa depan untuk dapat menikmati hidup layak dikarenakan inflasi yang mungkin terjadi tiap tahun. Oleh karena itu, tak jarang tabungan pensiun dilengkapi dengan asuransi, seperti:

  • Asuransi jiwa
  • Asuransi penyakit kritis
  • dan Asuransi cacat tetap

dengan tujuan memberikan proteksi secara lengkap dan kompleks.

Berikut salah satu contoh tetangga saya dalam menikmati dana pensiun mereka dengan kurang hati-hati dan peristiwa ini mungkin terjadi pada siapa saja yang tidak awas:


Sedang mencari sesuatu? mungkin sponsor di bawah ini dapat membantu.



yuk lanjutin lagi bacanya 🙂


Kalau boleh ghibah dan julidh sedikit, saya ingin bercerita tentang salah seorang tetangga yang sedang memasuki masa pensiun. Ia tak kuasa menerima uang pensiun yang sedemikian besar, sehingga memutuskan untuk mengganti mobil bututnya yang masih berfungsi normal menjadi mobil yang lebih mahal demi mengejar gengsi. Pada akhirnya ia kewalahan dalam membayar cicilan yang begitu tinggi sementara pemasukan yang tidak ‘sesubur’ dahulu. Alhasil, ia tak memiliki kendaraan apapun untuk menopang usia senjanya.

Kesalahan yang kita pelajari dari kisah di atas adalah: Dana pensiun yang tersedia justru digunakan untuk menambah utang / angsuran ketimbang kekayaan.

Pertimbangan di atas membuat saya semakin yakin untuk pergi ke Kantor Cabang Pembantu terdekat untuk membuka tabungan pensiun. Setelah mengunjungi beberapa bank, saya memutuskan untuk membuka tabungan pensiun dari BNI Simfoni

Mudahnya membuka tabungan pensiun dari BNI Simfoni

Setelah melalui prosesnya yang begitu sederhana dan praktis, saya hanya membutuhkan waktu 1 hari untuk menyelesaikan proses administrasi dan paperwork. Yang perlu saya lakukan hanyalah pergi ke KCP Bank Negara Indonesia terdekat dengan membawa beberapa berkas berikut ini:

  • Kartu identitas seperti KTP, SIM, Paspor
  • Buku tabungan BNI
  • NPWP

Selanjutnya kita hanya perlu mengisi formulir dan menandatanganinya. Beberapa formulir dan berkas tersebut diantaranya:

  • Identitas diri
  • Sumber penghasilan
  • Tujuan pembukaan tabungan pensiun
  • Risk Profiling yang dapat dijadikan acuan dalam memilih instrumen investasi
  • Ahli Waris (bila ada)
  • Serta menandatangani beberapa formulir dan berkas yang dibutuhkan.

Selanjutnya, bank BNI akan memberikan salinan dari berkas dan formulir yang diatandatangani beserta buku tabungan yang dapat digunakan untuk melihat mutasi dan saldo akhir dari tabungan pensiun. Kita juga dapat melihat mutasi dan saldo akhir dari tabungan pensiun melalui aplikasi Mobile Banking bank BNI yang dapat diunduh melalui tautan berikut ini:

Eits, jangan lupa kita perlu mendaftarkan diri dan membuat akun sebelum dapat menggunakan aplikasi Mobile Banking tersebut. Saya akan membuat tutorial dan caranya di artikel terpisah. Oleh karena itu saya sarankan bagi pembaca untuk mengikuti akun saya di Twitter untuk mendapatkan informasi dan artikel terbaru dalam website asuransimurni.com.


sssttt, ga usah buru-buru bacanya. Gih minum dulu sebelum membaca lanjutannya 🙂



Selamat menyiapkan masa pensiun dan seperti biasa, bila ada hal yang ingin ditanyakan mohon agar menuliskan pertanyaan tersebut melalui kolom komentar di bawah.

Terima kasih sudah berkunjung!

Baca juga:

Pin It on Pinterest

Shares
Share This