Era perbankan sekarang sudah bergerak ke arah digital. Tidak perlu lagi mengantri hanya untuk mengambil uang atau mengirim uang. Tak perlu repot bila kehilangan kartu ATM, sebab semuanya bisa dilakukan melalui Mobile Banking.

Industri perbankan dan keuangan yang bergerak ke arah digital ini pun tak hanya dibuktikan dengan platform pinjaman online yang menjamur, tetapi juga kemunculan beberapa bank berbasis digital seperti Jenius dari Bank BTPN dan Digibank dari Bank DBS.

Sudah mendengar informasi mengenai kedua bank ini namun masih bingung memilih yang mana?

Berikut adalah beberapa perbedaan Jenius dan Digibank yang bisa jadi pertimbangan sebelum membuka rekening nanti.

Biaya Administrasi

Baik Jenius maupun Digibank, sama-sama membebaskan biaya administrasi bulanan. Untuk transaksi seperti transfer antar bank, Jenius dan Digibank pun memiliki kebijakan serupa.

Keduanya membebaskan biaya transaksi dengan saldo minimal Rp 1 juta setiap bulan. Jika kurang dari itu, maka transaksi transfer antar bank dikenakan biaya. Biaya yang dikenakan pun berbeda antara Jenius dan Digibank.



Untuk saldo rata-rata Rp 1 juta per bulan, Jenius membebaskan biaya transfer antar bank sebanyak 25 kali dan 25 kali gratis tarik tunai di ATM manapun. Namun jika kurang dari itu, kita akan kena biaya sekitar Rp 7 ribu per transaksi.

Sementara Digibank, dengan saldo rata-rata Rp 1 juta setiap bulan, nasabah bisa melakukan transfer dan tarik tunai tanpa batasan dengan gratis. Jika saldo kurang dari Rp 1 juta, baru dikenakan biaya untuk masing-masing transaksi.

Pembukaan Rekening

Untuk membuka rekening Digibank, kita harus datang ke cabang Digibank atau outlet yang ditunjuk. Keperluannya adalah untuk melakukan perekaman biometrik, yang sementara ini baru bisa dilakukan di Jabodetabek dan beberapa kota besar di Indonesia.

Sementara pembukaan rekening Jenius bisa dibilang lebih mudah, karena tidak memerlukan rekaman biometrik yang mengharuskan nasabah datang ke tempat tertentu. Hanya perlu mengunduh aplikasi dan mendaftar secara online, rekening bisa dibuka dan kartu ATM akan dikirimkan ke alamat kita.

It’s a new way of banking, isn’t it?

Luas Jangkauan

Soal luas jangkauan, baik Jenius maupun Digibank sama-sama bisa digunakan di berbagai kota di Indonesia. Keduanya sama-sama bisa tarik tunai di ATM bank manapun, dan transaksi non tunai bisa dilakukan di manapun selama ada sinyal internet di ponsel.

Tidak hanya di Indonesia, Jenius dan Digibank sama-sama bisa digunakan di luar negeri. Jangkauannya sama luas, baik di Benua Asia hingga Eropa.



Pembukaan Deposito

Jenius dan Digibank memberikan bunga yang cukup besar untuk pembukaan deposito. Namun Digibank memberikan kemudahan yang lebih fleksibel untuk yang satu ini.

Mulai dari saldo Rp 1 juta, kita sudah bisa membuka rekening deposito di Digibank. Di sisi lain, Jenius, kita baru bisa membuka deposito dengan saldo minimal Rp 10 juta. Bunga yang diberikan oleh Digibank pun lebih besar, yaitu 6,50 p.a per tahun.

Sementara Jenius memiliki bunga mulai dari 6% per tahun. Namun saldo di deposito lebih mudah diambil sewaktu-waktu ketika diperlukan, tanpa biaya penalti.

Fitur Andalan

Jenius memiliki beberapa fitur andalan seperti Dream Saver untuk keperluan yang sudah direncanakan sejak jauh hari. Sementara Digibank memiliki fitur Spending Tracker yang memudahkan kita untuk melacak transaksi dan membuat perencanaan untuk keperluan keuangan di masa mendatang.

Bagi yang menyukai kemudahan transaksi, Digibank memiliki fitur Virtual Assistant yang memudahkan melakukan berbagai hal di aplikasi. Sementara Jenius menawarkan kemudahan berupa beberapa pilihan kartu ATM yang berbeda dan bisa diberikan kepada keluarga atau kerabat, namun menggunakan satu rekening utama untuk kontrol keuangan.

Well, masing-masing memiliki kelebihan dan kekurangan. Mau pilih Jenius atau Digibank, pilihan ada di tangan kita.

Selamat memilih!

Baca juga:

WP Twitter Auto Publish Powered By : XYZScripts.com

Pin It on Pinterest

Shares
Share This