Siapa diantara kita yang tidak suka bepergian?

Saya percaya kita semua senang jalan – jalan dan Traveling. Ditambah lagi dengan kehadiran media sosial Instagram, membuat penggunanya gemar mengunjungi tempat – tempat eksotis nan Instagrammable demi konten dan feeds terbaru.

Selain Instagram, bisnis dan jasa open trip pun mulai ramai dan menjamur. Umumnya mereka bertindak layaknya local guide dan menjadi agen perjalanan untuk setiap tempat yang ditawarkan. Mereka yang mengenal “lapangan” mereka sendiri seperti:

  • Mereka tahu spot indah dan tempat yang recommended untuk dikunjungi.
  • Mereka mendapatkan rate khusus dengan tarif lokal bila dibandingkan dengan tarif wisatawan asing.
  • Mereka tahu kapan waktu yang tempat untuk berkunjung
  • Mereka tahu berapa harga pasaran yang ditetapkan untuk suatu tempat maupun makanan yang akan disantap.

Ya kurang lebih mirip Google Trip laaah~

Traveling dan jalan – jalan merupakan kegiatan yang menyenangkan bila dijalani dengan hati yang senang dan memiliki cukup uang bersama orang yang disayang. Namun saya pribadi lebih menyukai perjalanan tanpa melalui Open Trip karena lebih menantang dan belajar disiplin pada Itinerary yang telah dibuat.

Selain itu, waktu dan tempat yang dikunjungi pun sesuai kehendak saya, sementara jasa Open Trip saya gantikan menggunakan layanan Google Trip.

Dengan modal yang cukup, kita dapat melakukan apa saja di tempat tujuan, seperti:

  • Melakukan wisata kuliner
  • Berkunjung ke tempat wisata maupun bersejarah (akomodasi maupun tiket masuk)
  • Membeli merchandise maupun dan oleh – oleh.

Berikut beberapa tips merencanakan uang ketika liburan di negeri orang:

Buat itinerary

Itinerary merupakan rundown atau jadwal dan agenda berisikan tempat dan area yang dikunjungi di tempat tujuan. Dalam rundown tertera waktu dan berapa lama waktu yang kita habiskan di suatu tempat. 

Dengan adanya Itinerary, daftar ini akan membuat liburan lebih terencana dan fokus pada tempat yang akan dikunjungi. Sebelum membuat Itinerary, ada baiknya untuk melakukan survey apakah tempat yang akan dikunjungi cukup aman, tersedia, dan beroperasi pada saat kita tiba di tempat tujuan.

Lakukan benchmarking

Benchmarking merupakan proses membandingkan harga antara 1 vendor dengan vendor lainnya. Proses Benchmarking sangat perlu untuk mendapatkan tarif dan penawaran terbaik, seperti:

  • Tarif pesawat termurah
  • Tarif hotel termurah
  • Moda transportasi lokal yang sesuai kebutuhan
  • Tempat makan yang sesuai budget
  • dan banyak lagi lainnya

Saya selalu menggunakan Tiket.com karena websitenya sangat membantu saya dalam melakukan Benchmarking banyak hal, seperti:

  • Tiket pesawat
  • Tiket kereta
  • Tarif menginap di Hotel
  • Biaya sewa mobil di lokasi tujuan.

Manfaatnya ialah saya bisa memperkirakan berapa biaya yang saya butuhkan sebelum bepergian, dan melakukan pemesanan menggunakan mata uang Rupiah. Selain itu saya juga bisa memperkirakan berapa batas tarif bawah dan tarif atas dengan menghimpun banyak data sekaligus.

Hitung budget untuk mencukupi kebutuhan Itinerary

Kini Itinerary sudah tersedia. Selanjutnya kita akan menghitung budget yang dibutuhkan untuk pergi ke tempat – tempat yang telah didaftarkan dalam Itinerary. Tentu saja pemilihan moda transportasi dan apa yang akan dilakukan di tempat tujuan akan bergantung pada budget yang akan disiapkan. Semakin banyak yang ingin dilakukan, semakin besar pula dana yang dibutuhkan.

Jangan lupa pula untuk menghitung berapa biaya sehari – hari yang dibutuhkan ketika sedang berada di lokasi tujuan, seperti:

  • Biaya makan sehari – hari
  • Pulsa / paket data
  • Biaya laundry
  • Biaya akomodasi
  • dan biaya lainnya.

Pemilihan moda transportasi pun dapat mempengaruhi budget yang perlu disiapkan. Di Singapura misalnya, wisatawan dapat berpindah tempat dari satu tempat ke tempat lain dengan mengandalkan bervariasi moda transportasi, seperti:

  • GoCar / GrabCar
  • MRT
  • BUS

Semakin banyak opsi yang ditemukan, tentu akan semakin baik karena kita dapat menentukan moda transportasi yang cocok dengan kantong kita masing – masing. 

Jangan mengabaikan asuransi!

Hey, resiko bisa terjadi kapanpun dan dimanapun. Pastikan perjalanan nanti aman dan nyaman dengan adanya asuransi. Tentu saja asuransi yang saya maksud ialah Asuransi Perjalanan. Asuransi Perjalanan umumnya memberikan proteksi lengkap, yakni:

  • Jiwa, bila anda mengalami resiko kehidupan di lokasi tujuan, Ahli Waris atau Termaslahat akan mendapatkan Uang Pertanggungan
  • Bagasi, bila bagasi mengalami keterlambatan atau pencurian, kita akan mendapatkan kompensasi.
  • Penerbangan, bila penerbangan mengalami keterlambatan, anda akan mendapatkan kompensasi.

Bila kita memesan tiket pesawat maupun tiket kereta di tiket.com, kita dapat langsung memesan asuransi perjalanan sekaligus.

Execute!

Itinerary sudah dibuat. Berapa budget yang dibutuhkan pun kini sudah dihitung. Sekarang waktunya kerja keras bagai kuda, dicambuk dan didera untuk mendapatkan sejumlah uang sesuai budget yang dibutuhkan.

Namun lagi – lagi tiket.com menjadi penyelamat karena ia memiliki banyak promo dan penawaran yang menarik, sehingga ngga perlu kerja keras bagai kuda dicambuk dan didera deh cuma buat liburan.

eh, kredivo dikit – dikit boleh lha yaa, alias ngutang / ngebon wkwk

Langkah terakhir ialah eksekusi. Pastikan kegiatan dan tempat yang dituju mengacu pada Itinerary yang telah dibuat. Jangan pergi ke tempat yang tidak direncanakan dan jangan mengeluarkan uang untuk sesuatu yang tidak direncanakan sebelumnya. Dengan demikian liburan tetap menyenangkan dengan budget yang tetap terkendali.

Selamat berlibur!

Baca juga:

WP Twitter Auto Publish Powered By : XYZScripts.com

Pin It on Pinterest

Shares
Share This