Berjualan asuransi merupakan kegiatan yang sangat mengganggu bagi sebagian orang.

Siapa sih yang mau diajak ngobrol soal kematian dan masa depan suram karena gak punya uang?

Gak ada kan?

Namun, itulah faktanya. Kami yang berprofesi sebagai agen asuransi ini tidak memiliki pembahasan lain selain membicarakan:

  • Uang
  • Resiko kehidupan (sakit penyakit, rawat inap, meninggal)
  • Tulang Punggung yang tak lagi produktif
  • Tak ada penghasilan
  • Anak yang putus sekolah
  • Gagal tersedianya biaya pendidikan anak
  • Harta lenyap dikarenakan biaya rumah sakit yang membengkak
  • dan lain sebagainya.

Asuransi memang diciptakan untuk meminimalisir resiko di atas. Beberapa produk asuransi dapat dibeli melalui perusahaan asuransi secara langsung maupun melalui agen asuransi.

Menurut saya, agen asuransi terbagi menjadi 2 jenis, yakni:

  • Lone Wolf
  • Leader of The Pack

Berikut penjelasan lebih lanjut tentang 2 jenis agen asuransi di atas:

Lone Wolf

Sesuai namanya, Lone Wolf berarti serigala yang menyendiri. Ia cenderung berburu dan berjualan seorang diri serta menikmati hasil buruan seorang diri. Agen asuransi yang seperti ini biasanya sangat menguasai produk dan jago berjualan.

Leader of The Pack

Berbeda dari lone wolf, agen asuransi yang satu ini justru menyibukkan diri dengan menyiapkan materi dan diri untuk membentuk tim yang solid, sehingga suatu saat nanti ia hanya perlu mengarahkan dan timnya yang mengeksekusi.

Di masa depan, ia akan memiliki pemasukan pasif karena timnya yang berjualan asuransi.

Kalau saya sih saat ini masih berada di tahap Lone Wolf sebelum nanti naik level menjadi Leader of The Pack. Mohon doa yhaaaaaa~



Tentu saja setiap agen asuransi memiliki cara berjualannya masing – masing yang unik. Hal ini berpengaruh pula pada komisi yang akan didapatkan. Dalam hal ini saya akan membagikan pengalaman saya yang telah berhasil menjual beberapa produk kepada nasabah.

Mending kita buka – bukaan aja yah.

Saya telah menjual 3 produk asuransi kepada 3 orang. Total FYP (First Year Premium) saya saat ini mencapai Rp. 42,000,000. Ini artinya nasabah telah menitipkan uang mereka di tahun pertama kepada Perusahaan Asuransi melalui saya yang nominalnya Rp. 42,000,000. Komisi yang saya dapatkan ialah Rp. 10,000,000

Tentu para pembaca penasaran darimana caranya saya memperoleh uang Rp. 10,000,000 tersebut.

Begini ceritanya:

Setiap produk asuransi memiliki skema komisinya masing – masing. Baik asuransi jiwa maupun asuransi kesehatan, memiliki nilai presentasi dan jangka waktu komisinya masing – masing. Saya paling suka berjualan Maestro Optima Care karena komisinya seumur hidup selama klien berlangganan produk Maestro Optima Care.

Sebagai Lone Wolf, saya membutuhkan banyak sekali tenaga dan waktu dalam berjualan. Hal ini diimbangi dengan komisi yang 100% masuk ke kantong saya. Belum lagi ditambah bonus lain – lain yang mungkin terjadi, seperti:

Consistency Bonus

Consistency Bonus merupakan bonus yang diberikan kepada agen asuransi yang berhasil berjualan asuransi secara konsisten setiap kuartal. Seorang agen asuransi Lone Wolf akan mudah mendapatkan hal ini.

Upline Commission

Bonus ini dapat dimenangkan oleh seorang agen asuransi Leader of The Pack untuk setiap penjualan yang dihasilkan oleh tim tersebut. Agen yang melakukan penjualan secara konsisten akan mendapatkan Consistency Bonus seperti yang saya bahas di atas.

Contest

Ada banyak kontes yang bisa diikuti oleh agen asuransi. Salah satunya ialah Digital Marketing kontes. Kontes ini dapat diikuti bila leads didapatkan via media daring seperti Facebook dan Linkedin. Nominalnya tentu saja bervariasi sesuai kontes yang diadakan.

Trip ke luar negeri

Bila anda sering melihat seorang agen asuransi yang kerjanya jalan – jalan di luar negeri, anda jangan langsung berpikir kalau ia merupakan seseorang yang sangat kaya dan mau menghambur – hamburkan uang dalam memamerkan liburan. BIG NO!

Faktanya, Perusahaan Asuransi kerap kali memiliki kontes berhadiah jalan – jalan ke luar negeri secara gratis. Tentu saja target penjualan yang ditentukan pun selangit.

“Well, everyone deserve a high reward for their hard work, right?”



Menurut saya, komisi asuransi seperti tanaman yang harus dipupuk dan dirawat agar ia berbuah manis. Kita semua tahu bahwa Premi asuransi cenderung meningkat seiring bertambahnya usia Tertanggung, dan komisi agen asuransi diperoleh dengan menghitung persentase dari Premi yang dibayarkan oleh Tertanggung.

Oleh sebab itu, bila Premi yang dibayarkan oleh Pemegang Polis berjumlah sedikit, maka sedikit pula komisi yang akan diperoleh oleh agen asuransi.

Lalu, apa yang harus dilakukan untuk memperoleh komisi selangit?

Tentu saja solusinya bukan dengan berjualan produk asuransi yang tidak sesuai dengan kebutuhan konsumen. Solusi terbaik ialah menjual produk asuransi kepada konsumen yang lebih senior, sehingga Premi yang dikenakan pun sesuai dengan resiko yang dihadapi. Dengan demikian, komisi yang didapat akan semakin besar pula.

Semoga pembaca dapat tercerahkan dan mau segera bergabung dengan kami menjadi agen asuransi yang baik dan benar. UhSheUpppppp~

Intinya, komisi agen asuransi memang kecil. Namun ia bisa menjadi besar bila kita mengandalkan multiplier yang ada.

We’re hiring! Segera hubungi saya via icon Whatsapp di website ini dan bergabung dengan tim kami.

Baca juga:

WP Twitter Auto Publish Powered By : XYZScripts.com

Pin It on Pinterest

Shares
Share This