Banyak masyarakat Indonesia saat ini menilai asuransi kesehatan memberikan banyak manfaat bagi kehidupan di masa depan. Asuransi kesehatan dinilai sangat membantu untuk membantu biaya pengobatan, terutama untuk hal yang membutuhkan biaya besar seperti operasi. Apalagi biaya kesehatan yang terus meningkat setiap tahunnya. Tentunya banyak orang pula yang akan kesulitan untuk mendapatkan biaya pengobatan yang cukup tinggi.

Sangat direkomendasikan untuk memiliki asuransi kesehatan yang berguna memproteksi diri di masa depan. Meskipun kini sudah banyak masyarakat Indonesia yang memiliki asuransi kesehatan, sayangnya sebagian besar mungkin kurang memahami tentang prosedur cara klaim asuransi kesehatan.

Beberapa hal ini biasanya sudah tertulis dalam buku polis asuransi, namun tetap saja tidak diperhatikan dengan baik bagi para pemilik polis asuransi.

Sebagai pemilik asuransi tentunya anda sudah harus paham mengenai prosedur untuk mengklaim asuransi kesehatan yang anda miliki. Dan pada kali ini akan dijelaskan mengenai cara untuk mengklaim asuransi yang tepat secara berurutan.

1. Perhatikan Hal-Hal Yang Berkaitan Dengan Klaim Asuransi

Sebelum anda akan mengajukan klaim, penting pula untuk mengetahui beberapa hal yang berkaitan dengan klaim asuransi, antara lain seperti:

  • Pastikan polis asuransi kesehatan anda/anggota keluarga dalam keadaan aktif
  • Ikuti petunjuk pengajuan klaim yang sudah dijelaskan lengkap dalam polis asuransi
  • Perhatikan batas maksimal yang sudah ditentukan antara tanggal klaim dengan tanggal kejadian
  • Dan lain sebagainya.

Terkadang hal-hal seperti ini sering disepelekan oleh pemilik asuransi yang menyebabkan mereka tidak bisa mengklaim asuransi yang dimiliki.

2. Baca Prosedur Klaim

Sebelum akan mengajukan klaim, coblaha untuk terlebih dahulu membaca prosedur untuk mengklaim dana asuransi. Pada masing-masing penyedia asuransi, tentunya memiliki prosedur yang berbeda. Namun secara garis besar ada 2 metode yang dapat digunakan untuk mengklaim asuransi, yaitu menggunakan sistem tanpa tunai atau cashless dan sistem penggantian atau reimburse.

Dengan memahami dengan baik bagaimana prosedur klaim tentunya akan sangat penting sehingga lebih memudahkan anda saat akan melakukan klaim.

Terlebih jika anda menerapkan sistem reimburse, dimana pengajuan klaim hanya bisa dilakukan setelah semua proses pengobatan selesai. Sedangkan untuk sistem tanpa tunai, anda tak perlu mengajukan klaim karena nantinya semua biaya pengobatan akan langsung dibayarkan oleh perusahaan asuransi.

3. Segera Ajukan Klaim

Cara klaim asuransi kesehatan selanjutnya yang perlu anda lakukan adalah dengan segera mengajukan klaim asuransi anda. Masing-masing perusahaan asuransi tentunya memiliki aturan mengenai batas waktu maksimal pengajuan klaim.

Jika sampai pemilik asuransi melakukan klain melebih dari tanggal yang sudah ditentukan, maka bukan tidak mungkin jika perusahaan asuransi tersebut akan menolak klaim yang diajukan. Sehingga dapat diismpulkan jika semakin cepat mengajukan klaim maka semakin cepat juga proses klaim dan pemberian biaya penggantinya.

4. Mengisi Formulir Untuk Mengajukan Klaim Asuransi

Sudah menjadi ketentuan dalam cara mengajukan klaim asuransi kesehatan jika pemilik polis haruslah mengisi formulir pengajuan klaim. Pengisian formulir ini meliputi data-data pemegang polis asuransi secara detail.

Pastikan untuk mengisi formulir secara lengkap dan benar sehingga pengajuan klaim bisa berjalan lebih cepat. Mulai dari nama lengkap, no. KTP, data rumah sakit, nomor anggota asuransi, data perawatan kesehatan, serta lainnya. Isi dengan lengkap dan detail, jangan sampai ada kesalahan.

5. Lampirkan Dokumen-Dokumen Yang Dibutuhkan

Untuk mendukung cara mengajukan klaim asuransi kesehatan yang anda lakukan, maka jangan lupa melengkapinya dengan dokumen-dokumen yang dibutuhkan. Setelah pengisian formulir telah beres, lampirkan dokumen yang berkaitan tentang pengobatan yang anda jalani, baik itu rawat inap maupun rawat jalan.

Beberapa perusahaan asuransi biasanya merekomedasikan pemilik asuransi untuk menghubungi terlebih dahulu perusahaan sebelum akan memulai proses pengobatan. Tujuannya agar bisa memastikan jika pengobatan yang dijalani akan ditanggung pihak asuransi.

Dan untuk mempermudah proses pengajuan klaim asuransi maka pastikan jika dokumen-dokumen yang dibutuhkan seperti catatan medis asli/fotokopi, kwintasi tagihan pengobatan, surat pengantar dokter, dan dokumen pendukung lainnya yang berkaitan dengan pengobatan.

Jangan sampai terdapat kesalahan pada dokumen – dokumen yang dilampirkan tersebut, Karena kesalahan yang terjadi dapat membuat pengajuan klaim menjadi tertunda bahkan bisa jadi mengalami penolakan.

6. Jangan Lupa Simpan Salinan Dokumen Klaim Asuransi

Setelah semua proses sudah diselesaikan, maka jangan lupa menyimpan semua salinan dokumen-dokumen yang berkaitan dengan klaim asuransi yang anda miliki. Ini untuk menghindari terjadinya resiko-resiko jika kemungkinan anda kehilangan data mengenai klaim kepada pihak asuransi.

Nah itu tadi beberapa cara mengajukan klaim asuransi kesehatan yang bisa anda lakukan. Mungkin beberapa langkah diatas masih membingungkan bagi anda. Untuk lebih jelasnya tak ada salahnya untuk bertanya langsung kepada pihak perusahaan asuransi untuk memberikan penjelasan lebih lanjut mengenai mekanisme mengajukan klaim.

Semoga informasi diatas bermanfaat untuk anda.

Baca juga:

WP Twitter Auto Publish Powered By : XYZScripts.com

Pin It on Pinterest

Shares
Share This