Asuransi jiwa merupakan salah satu investasi terbaik bagi anda dan keluarga di masa yang akan datang. Dapat dikatakan jika asuransi jiwa merupakan fondasi keuangan untuk keluarga yang sehat. Banyak orang yang tidak memiliki asuransi jiwa karena menganggap jika asuransi tersebut mahal dan sesuatu hal yang mubazir.

Asuransi jiwa merupakan salah satu investasi terbaik bagi anda dan keluarga di masa yang akan datang. Dapat dikatakan jika asuransi jiwa merupakan fondasi keuangan untuk keluarga yang sehat. Banyak orang yang tidak memiliki asuransi jiwa karena menganggap jika asuransi tersebut mahal dan sesuatu hal yang mubazir.

Padahal mahalnya biaya yang dikeluarkan untuk asuransi diakibatkan karena kesalahan dalam memilih asuransi jiwa.

Kesalahan dalam memilih akan membuat asuransi tidak menjadi optimal, misalnya biaya premi yang terlalu mahal ataupun membeli produk yang sebenarnya tidak dibutuhkan. Asalkan anda memilih produk yang tepat, rasanya premi asuransi tidak sepenuhnya mahal. Dan yang paling penting adalah ketika memutuskan untuk membeli asuransi jiwa, maka pilihlah asuransi yang tepat untuk anda.

Berikut ini beberapa kesalahan yang harus anda hindari ketika memilih asuransi jiwa.

1. Hanya Tergoda Dengan Promo-Promo Yang Ditawarkan

Kesalahan seperti ini seringkali dilakukan bagi yang pertama kali ingin membeli asuransi jiwa. Banyak agen asuransi jiwa yang menawarkan promo-promo menarik untuk calon pembeli. Dan hal ini lah yang kemudian membuat banyak calon pembeli tergiur dan kemudian membeli asuransi jiwa tersebut.

Sebagai calon pembeli, anda harus benar-benar memfokuskan terhadap kebutuhan anda. Pilih asuransi jiwa yang memang sesuai kebutuhan. Jika diberikan penawaran unitlink, pelajari dengan cermat mengenai manfaat yang ditawarkan.

2. Asal Memilih Proteksi

Banyak calon pembeli yang melakukan kesalahan dalam memilih asuransi jiwa dengan asal memilih proteksi untuknya beserta keluarga. Dalam asuransi, ada banyak pilihan proteksi yang ditawarkan. Mulai dari sakit, kecelakan, hingga meninggal. Dan yang sering menjadi permasalahan adalah memilih proteksi yang tidak sesuai kebutuhan.

Kebutuhan proteksi orang bisa dilihat dari kesehariannya. Misalnya saja sebagai kepala keluarga, akan lebih baik untuk mengalokasikan proteksi untuk keluarganya. Sehingga jika terjadi hal-hal yang tidak diinginkan pada kepala keluarga yang menyebabkan tidak dapat mencari nafkah, maka keluarga dapat tetap menjalani hidup.

Selain kekurangan proteksi, hindari pula memiliki kelebihan proteksi. Ini saja sama seperti pemborosan. Karena anda membayar hal yang sebenarnya tidak anda butuhkan.

3. Terlalu Percaya Ilustrasi

Bagi anda yang memang ingin membeli asuransi unitlink, jangan mudah terkecoh dengan ilustrasi yang diberikan agen asuransi. Ingat, ilustrasi tersebut hanya untuk menggambarkan kinerja investasi yang ada di masa lalu. Dan ini bukanlah garansi jika hasil kedepannya akan sama.

Sebelum anda ingin membeli asuransi unitlink, akan lebih baik untuk anda mmepelajari bagaimana kerja dari unitlink. Pelajari lebih lanjut tentang asuransi unit link melalui tautan di bawah ini:

4. Hanya Memperhatikan Biaya Premi Dan Melupakan Manfaat

Jangan hanya membeli asuransi karena biaya premi yang ditawarkan murah. Jika anda membeli asuransi dengan premi murah, namun mendapatkan manfaat yang terbatas serta tak sesuai dengan kebutuhan, lalu buat apa?

Seperti yang dijelaskan sebelumnya, membeli asuransi jiwa harus disesuaikan dengan kebutuhan barulah anda bisa menyesuaikan dengan kondisi finansial.

5. Salah Penulisan Tertanggung

Dalam asuransi jiwa, pengertian pihak yang Tertanggung merupakan pihak yang jika diirnya meninggal dunia maka perusahaan asuransi diwajibkan untuk membayar pertanggungan.

Penetapan kata “Tertanggung” ini tidak jarang kurang tepat. Semisal dalam polis asuransi, anak ditetapkan sebagai pihak Tertanggung. Lain lagi dengan istri yang tidak memiliki pekerjaan ditetapkan sebagai pihak Tertanggung. Baik anak maupun istri yang tidak memiliki pekerjaan, tidak mempunyai resiko keuangan bagi keluarga. Tentunya tidak bisa ditetapkan sebagai pihak Tertanggung karena jika terjadi musibah, maka tidak ada sumber pendapatan yang hilang.

Dalam kasus ini, justru suami/ayah yang mana merupakan sumber penghasilan utama, malah tidak mempunyai proteksi asuransi. Akibatnya, jika suami/ayah kecelakaan, meninggal, atau hal lain yang menyebabkan dirinya tak bisa mencari nafkah, maka sumber penghasilan tentu akan berhenti dan keluarga tidak akan menerima proteksi dari asuransi.

Tentu akan lebih baik jika memilih pihak Tertanggung adalah pihak yang merupakan sumber penghasilan bagi keluarga. Tak hanya suami, istri pun juga bisa selama memiliki penghasilan. Idealnya akan lebih baik untuk memiliki 2 asuransi jiwa, baik untuk suami maupun istri. Namun jika belum mampu memiliki keduanya, pilih pihak yang memiliki penghasilan paling besar karena resiko keuangan yang dimiliki juga besar.

6. Belum Waktunya Memiliki Asuransi

Seperti penjelasan sebelumnya, memiliki asuransi sebenarnya tidak merugikan, melainkan dapat memberikan proteksi untuk masa depan anda dan keluarga. Namun masalahnya tidak semua orang membutuhkan proteksi asuransi jiwa.

Mengapa?

ini yang harus anda pahami terlebih dahulu mengenai tujuan dari asuransi jiwa. Jenis asuransi jiwa ini memberikan manfaat bagi Ahli Waris saat pihak Tertanggung utama meninggal dunia. Artinya, ada orang lain yang kehidupannya tergantung pada pihak Tertanggung secara keuangan. Seperti anak terhadap ayah/ibu.

Jika sampai sumber pendapatannya hilang, maka kemungkinan untuk menjalani kehidupan kembali akan sulit. Karena itulah dibutuhkan proteksi dari asuransi jiwa.

Namun lain halnya jika anda belum memiliki tanggungan terhadap orang lain secara finansial, sehingga asuransi jiwa seperti ini belum terlalu diperlukan. Akan lebih baik agar dana tersebut dialokasikan untuk kepentingan lainnya yang lebih utama dan mendesak.

Nah itu tadi beberapa kesalahan dalam memilih asuransi jiwa yang harus diperhatikan bagi calon pembeli polis. Asuransi jiwa begitu penting dalam perencanaan keuangan dalam keluarga.

Asuransi jiwa mampu memberikan perlindungan maksimal saat terjadi hal-hal yang tak diinginkan, sehingga jangan sampai anda melakukan kesalahan – kesalahan diatas saat memilih asuransi jiwa.

Baca juga:

Pin It on Pinterest

Shares
Share This