Salah satu cara yang dapat dilakukan untuk mengembangkan uang ialah dengan memberikan bunga untuk setiap transaksi keuangan yang kita lakukan. Bunga senantiasa ada saat kita berhutang. Mulai dari meminjam uang kepada perbankan, fintech, P2P Lending, hingga rentenir a.k.a lintah darat di sekitar kita.

Bunga yang dikenakan oleh fintech amatlah serius. Mulai dari 0.5% hingga 0.8% per hari, bunga berbunga (compound interest) akan dihitung sesuai dengan besarnya peminjaman yang diajukan oleh debitur. Jika kita meminjam Rp. 1,000,000, maka bunga yang dikenakan dalam waktu 1 bulan sebesar 15% hingga 24%.

“Apa yang harus dilakukan agar uang berkembang sebanyak 15% hingga 24% dalam waktu 1 bulan?”

Tentu saja hal diatas dapat dilakukan dengan berinvestasi. Mulai dari investasi reksadana, properti, hingga saham. Investasi berarti anda mengalokasikan waktu dan resiko di dalamnya.

Apa itu Bunga berbunga (Compound Interest)?

Bunga berbunga (Compound Interest) merupakan bunga yang dikenakan atas bunga pada hutang.

Mari simak studi kasus di bawah ini:

Anda merupakan konsultan profesional yang berpengalaman. Saat ini anda sedang menjalani proses offering di kantor baru. Anda setuju untuk bekerja selama 2 jam sehari dalam waktu 2 tahun. Anda ditawarkan gaji Rp. 50,000,000 per bulan.

Namun anda yang mengerti dahsyatnya Compound Interest malah melakukan counter offer dengan mengajukan penawaran kepada perusahaan untuk membayar gaji Rp. 100,000 secara mingguan dengan kenaikan 10% gaji setiap minggunya. Perusahaan yang tidak mengerti kekuatan compound interest akan melihat angka Rp. 100,000 per minggu merupakan nominal yang sangat terjangkau bila dibandingkan dengan Rp. 50,000,000 per bulan. Perusahaan pun menyanggupinya dan kedua pihak menandatangani kontrak selama 2 tahun ke depan.

Apa yang terjadi pada tahun pertama?

Payday is coming! Kini waktunya untuk menghitung uang yang telah anda terima.

tabel compound interest

Berdasarkan tabel diatas, sangat jelas sekali bila anda memutuskan untuk menerima gaji Rp. 50,000,000 per bulan merupakan keputusan terbaik yang pernah anda buat. Dalam waktu setahun, uang yang telah anda kumpulkan bernilai Rp. 600,000,000.

Namun karena anda percaya adanya kekuatan Compound Interest, akhir tahun pertama anda hanya memiliki uang sebesar Rp. 96,017,234. Perusahaan mengalami untung besar dimana ia seharusnya mengeluarkan uang sebesar Rp. 600,000,000 untuk seorang konsultan profesional seperti anda, tetapi ia hanya membayar Rp. 96,017,234.

Apa yang selanjutnya terjadi pada tahun kedua?r

Keajaiban terjadi pada tahun kedua dan bulan kedua, dimana anda telah menerima penghasilan melebihi Rp. 50,000,000 yang telah dijanjikan di awal. Perusahaan yang sudah terikat kontrak selamat 2 tahun terlambat menyadari kekuatan Compound Interest ini. Anda melakukan pekerjaan yang sama selama 2 tahun dengan penghasilan yang cenderung meningkat drastis dengan adanya Compound Interest.

Di akhir kontrak, perusahaan mengalami rugi besar dan anda mengalami keuntungan yang amat signifikan. Perusahaan yang semula memiliki budget Rp. 1,200,000,000 dalam waktu 2 tahun, kini terpaksa merogoh kocek lebih dalam senilai Rp. 9,411,131,651.

Semua dimulai dari kenaikan bunga 10% setiap minggu.

Faktanya, sulit sekali menemukan investasi yang memberikan Return of Investment (ROI) sebesar 10% setiap minggu. Namun melalui artikel ini kiranya saya dapat menjelaskan kekuatan dari Compound Interest itu sendiri.

Apakah anda ingin menjadi korban dari Compound Interest atau malah menggunakan konsep Compound Interest dalam mengembangkan uang?

Keputusan di tangan anda.

Baca juga:

Pin It on Pinterest

Shares
Share This