Hari ini saya mendapat pesan Whatsapp langsung dari tim Marketing AXA Financial Indonesia (AFI). Saya pun langsung kepikiran macam – macam.

Apa jangan – jangan blog ini mau diakuisisi oleh AFI?

Saya pun membalas pesan tersebut dengan ramah.

Setelah berdiskusi cukup panjang, intinya beliau ingin agar saya menghapus tweet saya di bawah ini:

Pada sebuah diskusi seru tentang asuransi dan perbankan pada tweet di bawah ini:

Data nasabah seharusnya menjadi informasi yang sifatnya confidential dan pribadi. Tidak ada seorang pun yang boleh menyimpan dan menggunakan data kita tanpa persetujuan kita. Bila sudah kejadian seperti ini, sangat wajar kalau kita berpikiran bahwa data kita bocor dan sudah tersebar luas kemana – mana untuk keperluan pemasaran, telemarketing bahkan aksi teror.

Biasanya kegiatan telemarketing bertujuan untuk memasarkan produk di bawah ini:

  • Kartu kredit
  • Asuransi
  • Kredit tanpa agunan (KTA)

Jika anda kerap kali mendapat panggilan tak terjawab baik dari nomor seluler maupun nomor telepon kantor dengan kode area, bisa jadi anda sedang menjadi sasaran telemarketing yang sedang bekerja menjual produk dengan cara apapun demi tercapainya target telemarketer. Telemarketing merupakan proses pemasaran yang dilakukan via telepon.

Apa itu Bancassurance?

Pernahkah anda sedang mencari tabungan kemudian malah ditawari asuransi seperti yang diceritakan pada artikel berikut ini? Jika ya, bisa jadi anda sedang ditawari Bancassurance.

Bancassurance merupakan produk asuransi yang umumnya dimiliki oleh perbankan. Produk asuransi yang ditawarkan oleh Bank biasanya telah bekerja sama dengan perusahaan asuransi seperti:

  • Bancassurance dari bank BCA biasanya kolaborasi antara Bank BCA dengan perusahaan asuransi AIA dan perusahaan asuransi CIGNA
  • Bancassurance dari bank Mandiri biasanya kolaborasi antara Bank Mandiri dengan perusahaan asuransi AXA

Perbankan mengandalkan uang sebagai komoditas mereka. Bila Bank tidak memiliki uang, maka mereka tidak bisa beroperasi dan menghasilkan uang lainnya. Dibutuhkan uang untuk mendapatkan uang (melalui bunga, tentunya).

Dengan berjualan asuransi, tentu saja Bank memiliki lebih banyak produk untuk dijual kepada nasabah. Harapannya ialah nasabah akan membeli produk asuransi tersebut dan nasabah akan tetap menggunakan Bank dalam bertransaksi.



Keuntungan lainnya yang mungkin didapat oleh pihak perbankan ialah komisi maupun imbalan yang diperoleh akibat kerja sama antara perbankan dengan perusahaan asuransi. Dalam hal ini, Bank cenderung memiliki akses lebih luas karena ia menyimpan data nasabah.

Logika sederhananya seperti ini: kita sering menemukan perbankan menawarkan asuransi sementara perusahaan asuransi jarang menawarkan produk tabungan berjangka dan KTA.

Apakah Bancassurance berarti Bank menjual data nasabah kepada perusahaan asuransi?

Secara teori sih tidak, dan semoga saja selamanya Bank takkan menjual data nasabah kepada perusahaan asuransi. Biasanya pada saat pembukaan rekening, nasabah berhak untuk melakukan opt out pada formulir pembukaan rekening yang menyatakan bahwa mereka tidak berkenan ditawari konten dan promo apapun oleh Bank.

Bila anda menyerahkan formulir anda diisi oleh pihak Bank, maka jangan heran kalau telemarketer secara beringas menelpon anda menawarkan bermacam – macam produk secara buas.

Bagaimana agar terhindar dan lolos dari kejaran Telemarketing?

Telemarketing menjalankan aksinya melalui telepon. Mematikan seluler berarti memutus percakapan dan pembicaraan anda dengan keluarga dan rekan kerja anda, sehingga anda tidak mungkin melakukan hal ini.

Solusinya adalah anda dapat mengunduh aplikasi Truecaller untuk kabur dari kejaran Telemarketer barbar yang kerap menelepon anda sepanjang hari.

Semoga hari anda senantiasa menyenangkan dan terhindar dari Telemarketer yang tak bertanggung jawab.

Baca juga:

WP Twitter Auto Publish Powered By : XYZScripts.com

Pin It on Pinterest

Shares
Share This