Halo Asuransimurnicom,

Saya ingin bertanya, mengapa setiap kali saya berkunjung ke Bank dan meminta tabungan berencana kok malah ditawarin produk asuransi? Apakah jaman sekarang produk tabungan berencana sudah dihapuskan dan digantikan dengan asuransi?

Terima kasih atas penjelasannya.

Pertanyaan diatas saya peroleh dari salah satu email yang dikirim oleh teman lama saya. Sesuai cerita yang diutarakan, ia mengungkapkan kebingungannya terkait penawaran asuransi yang dilakukan oleh perbankan, ketika ia sedang mencari tabungan berencana.

Tabungan berencana merupakan produk perbankan yang diperuntukkan untuk menyimpan uang dalam rekening Bank. Tabungan berencana memiliki beberapa parameter yang mempengaruhi jumlah uang pada akhir kontrak, seperti:

  • Jumlah setoran
  • Jangka waktu tabungan berencana
  • Bunga yang disepakati

Jumlah setoran umumnya disesuaikan dengan kebutuhan nasabah yang jumlahnya dapat dihitung berdasarkan 2 metode, yakni:

  • Berdasarkan berapa uang yang ingin ditabung setiap bulan
  • Berdasarkan berapa banyak uang yang ingin diperoleh pada akhir kontrak tabungan berencana

Jangka waktu dalam tabungan berencana pun umumnya disesuaikan dengan kebutuhan nasabah. Tentu semakin panjang jangka waktu dalam tabungan berencana, semakin besar pula hasil yang akan diperoleh pada akhir kontrak. Bunga yang ditawarkan pun cukup kompetitif dari setiap Bank. Oleh karena itu sangat disarankan untuk melakukan survey dan membandingkan manfaat dan penawaran dari tabungan berencana secara berimbang dan apple to apple. Biasanya pihak Bank akan memberi gambaran dan ilustrasi berapa banyak uang nasabah akan berkembang dalam produk tabungan berencana tersebut.

Mengapa saya ditawarkan asuransi?

Seperti yang saya bahas dalam paragraf di atas, tabungan berencana memiliki jangka waktu yang telah disepakati antara nasabah dengan Bank. Semakin panjang jangka waktu yang digunakan untuk menabung, semakin besar pula hasil yang didapat pada akhir kontrak. Namun sebagai makhluk bernyawa yang berdiri di atas bumi dan di bawah langit, tentu kita tidak lepas dari 4 resiko yang mungkin menghambat kita dalam menunaikan penghasilan, seperti:

  • Resiko tutup usia
  • Resiko penyakit kritis
  • Resiko disabilitas
  • Resiko rawat inap

4 resiko tersebut sangat mungkin terjadi dalam kurun waktu kita sedang dalam kontrak dan menabung dalam tabungan berencana. Dengan adanya asuransi, maka kita sedang meminimalisir resiko finansial yang mungkin terjadi selama kontrak tabungan berencana berlangsung.

Untuk lebih jelasnya, saya akan menjelaskan manfaat asuransi dalam tabungan berencana melalui tabel berikut ini:

Tuan X membutuhkan dana sebesar Rp. 6,000 untuk biaya pendidikan anak pertamanya. Ia membuka rekening tabungan berencana pada bank B.

TahunStatusTabungan berencana dengan asuransiTabungan berencana tanpa asuransi
1belum mengalami resiko tutup usia10001000
2belum mengalami resiko tutup usia10001000
3mengalami resiko tutup usia10001000
4mengalami resiko tutup usia
5mengalami resiko tutup usia
6mengalami resiko tutup usia
Total uang yang diperoleh Uang Pertanggungan + tabungantabungan saja

Tabel diatas menggambarkan skema dari tabungan berencana dengan asuransi dan tabungan berencana tanpa asuransi. Tuan X mengalami resiko tutup usia pada tahun ketiga sehingga ia tidak dapat meneruskan tabungan berencana tersebut. Bila tabungan berencana terhenti dan tidak mencapai target di akhir kontrak, maka kelanjutan studi sang anak akan terancam. Sesuai tabel diatas, bila tuan X membeli asuransi selama menabung dalam tabungan berencana, Ahli Waris akan menerima Uang Pertanggungan serta tabungan jika tuan X mengalami resiko kehidupan tersebut, sehingga biaya studi anak tetap terpenuhi.

Beberapa hal yang mungkin ingin ditanyakan sebelum membuka Tabungan Berencana:

Saya selalu berasumsi bahwa tabungan berencana merupakan tabungan dalam jangka panjang. Tabungan ini harus menjadi prioritas karena bila tabungan berencana ini tidak selesai, maka saya tidak dapat mewujudkan apa yang saya rencanakan ketika saya memulai tabungan berencana. Apapun yang terjadi, saya harus mengalokasi sejumlah uang setiap bulannya untuk mengisi tabungan berencana tersebut. HARUS!

Mungkin diantara pembaca ada yang masih awam dan belum terbiasa dengan asuransi dan bagaimana asuransi bekerja, untuk itu, beberapa pertanyaan di bawah ini mungkin membantu pembaca untuk memahami lebih lanjut terkait tabungan berencana yang diinginkan:

  • Apakah saya dijamin oleh asuransi selama masa kontrak tabungan berencana berlangsung?
  • Jika ya, apa saja asuransi tersebut dan apa manfaatnya buat saya?
  • Berapa uang yang diterima oleh saya / keluarga / Ahli Waris bila saya mengalami 4 resiko kehidupan tersebut?
  • Bagaimana cara melakukan klaim untuk masing – masing asuransi tersebut?
  • Apa yang terjadi bila sewaktu – waktu saya kehilangan pekerjaan / pemasukan sehingga saya tidak bisa melunasi tabungan berencana tersebut?
  • Apa saja potongan / biaya yang ditagihkan kepada saya dalam tabungan berencana tersebut?
  • Apakah setoran dapat dilakukan secara otomatis atau autodebet? Pada tanggal berapa autodebet dilakukan?

Sebagian orang mungkin telah membeli asuransi terpisah, sehingga ia tidak membutuhkan dengan manfaat dan perlindungan yang telah ia miliki. Buat apa membeli 2 buah produk yang memiliki fungsi dan manfaat yang sama, ya kan?

Setelah pembaca memperoleh jawaban dari pertanyaan diatas dari masing – masing Bank, kini pembaca telah memiliki informasi yang cukup untuk dapat memutuskan di Bank mana pembaca akan menabung.

Selamat menabung demi masa depan cerah dan gemilang. . .

Baca juga:

WP Twitter Auto Publish Powered By : XYZScripts.com

Pin It on Pinterest

Shares
Share This