Membuat perencanaan finansial ketika lajang dan ketika setelah menikah amatlah berbeda. Lalu, bagaimana caranya supaya tidak salah langkah? Berikut ialah tips membuat perencanaan keuangan untuk keluarga muda yang dapat Anda terapkan.

 

Membuat simpanan secara bersama

Tips perencanaan finansial lainnya ialah buat satu arus pengeluaran dengan teknik membuka simpanan bersama. Michael Fitzgerald, seorang Public Accountant bersertifikat di Houston, Texas, menyarankan untuk pasangan yang baru menikah guna membuka tabungan bersama sehingga pemasukan dan pengeluaran bisa terkontrol dengan mudah.

Memang, pendapatan di awal mula pernikahan tentu sulit sekali guna disisihkan sebagai tabungan sebab akan ada setumpuk keperluan yang mesti dibeli. Namun, sekecil apapun pendapatan Anda dan pasangan, jangan pernah lupa menyisihkannya sebagai tabungan. Nantinya, simpanan ini bakal sangat menolong untuk pembiayaan pendidikan anak di masa mendatang dan untuk kebutuhan pengeluaran tak terduga.

 

Tentukan Fungsi Gaji Masing – Masing

Nah, tips yang satu ini akan berguna untuk pasangan yang sama-sama bekerja. Demi perencanaan finansial yang berlangsung lancar, usahakan terdapat kesepakatanmengenai gaji siapa yang dipakai untuk pengeluaran apa.

Sebagai perumpamaan, andai gaji kita lebih besar, maka dapat digunakan guna membayar angsuran rumah, kendaraan, dan tagihan listrik. Sementara itu, gaji pasangan dapat dimanfaatkan untuk keperluan enteng seperti membeli kebutuhan rumah, makan, dan lainnya. Namun, hal ini kembali lagi pada keputusan yang sudah disepakati. Usahakan seluruh sesuai dengan kondisikeuangan yang dimiliki.

 

Mencatat pengeluaran bulanan

Poin yang satu ini merupakan urusan yang tidak jarang terlewatkan dan dirasakan sepele saat sedang dalam perencanaan keuangan. Padahal, menulis pengeluaran bulanan sangat menolong untuk menghitung dan menyaksikan apa saja pengeluaran yang sebetulnya tidak diperlukan dan dapat dipotong di bulan depannya. Intinya, daftar ini berguna supaya keuangan lebih terpantau.

Setelah membuat daftar dan mengevaluasinya, bakal lebih baik lagi bilamana Anda dan pasangan memutuskan pengeluaran maksimal per bulan. Jadi, ada semacam pembatas berapa maksimal dana yang digunakan untuk melakukan pembelian barang setiap bulan dan menghindari pengeluaran yang seharusnya tidak terjadi.

 

Menyisihkan dana untuk berinvestasi

Pada dasarnya, perencanaan finansial tidak hanya sekedar mengelola masuknya uang, namun pun harus terdapat rencana keuangan jangka panjang. Salah satunya ialah dengan mempertimbangkan investasi bersama pasangan.

Saat ini, ada tidak sedikit jenis investasi yang dapat jadi pilihan. Namun memang, investasi ini butuh disesuaikan dengan situasi finansial. Untuk Anda yang hendak investasi jangka panjang dengan risiko yang lebih terukur, maka usahakan kita memilih reksa dana sebagai tahapan awal.

 

Komunikasi yang baik dan terbuka

Seharmonis dan serasi apapun suatu pasangan, tentu akan ada perbedaan. Termasuk konsep dan pola dalam mengelola keuangan. Nah, perbedaan itu tidak harus jadi masalah besar bilamana sejak awal sudah ada percakapan dan kesepakatan satu sama lain. Itulah pentingnya komunikasi dan keterbukaan saat membuat perencanaan finansial bersama.

Misalnya, Anda hendak mengutamakan angsuran rumah lantas baru setelah itu mengurus angsuran kendaraan, sementara pasangan kita lebih memilih mengambilangsuran kendaraan terlebih dahulu. Pada titik inilah kita dan pasangan mesti membuatkeputusan bersama, rencana mana yang paling sesuai dengan situasi keuangan keluarga kecil Anda saat ini.

Itulah sejumlah tips yang dapat diterapkan dalam perencanaan keuangan. Untuk Anda yang sedang membina keluarga muda, rencanakanlah sedini mungkin supaya hidup lebih terarah dan berkualitas. Nantinya, Anda sendiri yang akan merasakan manfaatnya, terutama bila Anda dan pasangan sudah memiliki anak.

 

Baca juga:

WP Twitter Auto Publish Powered By : XYZScripts.com

Pin It on Pinterest

Shares
Share This