Terlepas dari timbulnya asuransi kesehatan premi rendah seperti BPJS, tidak jarang sejumlah orang mengharapkan proteksi ekstra yang didapat dari asuransi lain, contohnya dari perusahaan asuransi swasta.

Sayangnya, seringkali keputusan mengikuti asuransi swasta malah melahirkan sebuah kekeliruan fatal. Apa saja kekeliruan dalam berasuransi yang sering kali terjadi di masyarakat? Mari simak dan jadikan ini sebagai pedoman guna menghindari kekeliruan yang sama.

 

Iba Dengan Agen Asuransi Kesehatan Yang Menawarkan Anda

Bisa disebutkan bahwa guna mendapatkan nasabah asuransi, terutama untuk perusahaan asuransi swasta bukanlah suatu pekerjaan yang mudah. Kemungkinan yang muncul sebagai dampak sulitnya menemukan nasabah asuransi ini adalah minimnya pengetahuan nasabah yang mengenai pentingnya asuransi atau juga karena premi yang lumayan tinggi.

Hal ini menjadikan nasabah beranggapan untuk menunda mengikutsertakan dirinya sebagai nasabah asuransi. Tetapi sadarkah Anda bila dengan sikap ini Anda mungkin saja memilih ikut serta asuransi yang salah dan tidak sesuai?

Belum lagi andai premi yang mesti kita bayar masing-masing bulan relatif tinggi. Masih ada masalah tentang aturan dan keputusan perusahaan asuransi, misalnya tentang pengajuan klaim, yang sangat berbeda antara satu perusahaan dengan perusahaan lain.

 

Tidak Mengetahui Manfaat dari Asuransi Kesehatan yang Dipilih

Nyatanya, tidak seluruh jenis asuransi memberikan manfaatyang sama, walau terkadang ada beberapa jenis asuransi bergabung menjadi satu paket dengan jenis asuransi yang lain.

Bisa jadi pada ketika yang bersamaan, Anda telah mempunyai BPJS Kesehatan atas nama anak kita. Dengan asuransi pemerintah tersebut, ternyata ada kebutuhan-kebutuhan yang sudah terpenuhi. Alhasil, kemudahan asuransi yang dipaketkan oleh perusahaan asuransi swasta menjadi sia-sia.

 

Tidak Ada yang Tahu kita Memiliki Asuransi kesehatan

Tanpa tahu bila Anda ikut pada suatu asurasnsi jiwa, maka ketika Anda sakit, keluarga Anda tidak akan mengemukakan klaim dan berjuang menutupi seluruh tagihan pengobatan sendiri.

Padahal barangkali nominal klaim yang dapat Anda dapatkan sangat besar dan cukup untuk membiayai keperluan Anda saat tersebut juga. Dan pun pengurusannya lebih cepat sebab telah terdapat kerja sama antara perusahaan asuransi dengans ejumlah instansi seperti rumah sakit.

Membiarkan kerabat atau sanak keluarga bahwa tidak mengetahui bahwa kita mempunyai asuransi pun akan memberatkan mereka yang nantinya mengurus segala kebutuhan Anda. Padahal sebetulnya hal ini sudah kita persiapkan, cuma tinggal permasalahan siapa tenaga yang bakal mengurusnya.

 

Tidak Melakukan Evaluasi Bersama dengan Agen Asuransi Anda

Jalinlah komunikasi yang baik dengan agen asuransi Anda. Ini akan menolong Anda guna mendapatkan berita terbaru tentang asuransi kita dan Anda dapat melakukan penyesuaian terhadap asuransi yang tujuannya ialah memberikan proteksi.

Jangan cuma mengeluarkan uang demi hal yang tidak kita ketahui manfaatnya. Takutnya, nantinya Anda akan sulit melakukan klaim sebagai dampak adanya perubahan keputusan dalam polis yang tidak Anda ketahui.

 

 

Tidak Mengetahui Perbedaan Antara Asuransi dan Investasi

Asuransi memastikan dan menyerahkan proteksi terhadap diri, jiwa, atau aset yang diasuransikan dengan menunaikan sejumlah premi dalam masa tenggang tertentu.

Sementara investasi adalahsebuah pekerjaan penanaman modal yang bertujuan mendapatkan deviden di masa mendatang. Memang pada kesudahannya asuransi akan dapat diklaim. Namun, hal ini tidaklah pas bila disamakan dengan investasi, sebab asuransi memastikan dan menyerahkan proteksi terhadap yang diasuransikan.

Berbeda dengan investasi yang tidak memastikan dan menyerahkan proteksi, bahkan rentan menjadi objek yang terpapar imbas dari sebuah kejadian tak terduga sehingga mengalami kerugian.

 

Baca juga:

Pin It on Pinterest

Shares
Share This