Pernahkah merasa bahwa gaji yang diperoleh seperti lewat saja melalui rekening dan berakhir entah kemana? Setelah menerima gaji, tentunya masing-masing orang bercita-cita jika penghasilannya itu akan setidaknya bersisa di akhir bulan. Sayangnya, hal ini hanya jadi impian belaka.

Setelah menunaikan sejumlah tagihan seperti misal telepon, listrik, air, kartu kredit, sekian banyak  cicilan, serta keperluan lain, anda kerap mendapati fakta bahwa pendapatan anda belumlah mencukupi. Namun, Jangan dulu menyalahkan besarnya pendapatan yang diperoleh.

Kedisiplinan dalam manajemen finansial adalah qoentji oetama.

Seringkali, manajemen finansial yang tidak cukup tepat menjadikan akhir bulan terasa begitu menyesakkan. Oleh karena itu, simaklah empat tips manajemen finansial ini supaya gaji anda dapat mengisi kebutuhan sampai akhir bulan, bahkan bersisa sebagai tabungan.

 

Segera Amankan Gaji dengan Menabung di Awal

Setelah menerima gaji, seringkali orang langsung membeli hal-hal yang diinginkan. Padahal andai anda hendak berhemat, yang mesti dilakukan ialah langsung menyisihkan gaji sebagai tabungan.

Segera sesudah menerima gaji, sisihkan penghasilan untuk disimpan, investasi, dan juga sebagai dana darurat. Jadi, sebelum anda “lapar mata” ketika pergi ke mal atau supermarket, pindahkan dulu beberapa persen dari gaji anda ke tabungan lain. Dengan manajemen finansial seperti ini, anda tidak bakal tiba-tiba melakukan pembelian suatu barang yang tidak perlu.

 

Buat Skala Prioritas Manajemen Finansial

Membuat skala prioritas ialah hal yang sangat urgen yang jangan sampai terlewatkan. Pisahkan keperluan anda dari yang paling perlu dan tidak perlu. Jika ada sesuatu yang sangat anda butuhkan, maka tidak salah jika ingin membelinya langsung. Namun, andai tidak begitu perlu, anda bisa mengundurnya sampai benar-benar dibutuhkan di kemudian hari. Manajemen finansial seperti ini dapat mengontrol dan memonitor pengeluaran anda di setiap bulannya dengan sangat baik.

 

Membuat daftar pengeluaran harian

Bingung dengan jumlah tabungan anda yang semakin menipis? Kini, saatnya anda mulai menulis jumlah pengeluaran per harinya, sekecil apa pun. Cara ini terbukti dapat menekan anda untuk lebih hati-hati dalam memakai uang dan menghindari melakukan pembelian barang yang tidak perlu.

Baik di menggunakan smartphone, ataupun hanya catatan tertulis biasa, daftarkan jumlah pengeluaran anda hari ini. Beri pula keterangan apa tujuan dana tersebut dipakai dan beri penjelasan waktu serta lokasi sebagai pengingat transaksi itu. Jika perlu, sisipkan receipt atau struk atas pengeluaran tersebut supaya lebih jelas. Dengan begini manajemen finansial anda bisa terasa lebih mudah.

 

Batasi Cash di Kantong

Membawa duit tunai bisa mempermudah anda guna bertransaksi di sekian banyak  tempat, karena uang tunai ialah cara pembayaran yang paling diterima dan paling sering dilakukan. Baik di toko kecil maupun besar, anda dapat bertransaksi menggunakan uang tunai. Sehingga, pengeluaran menjadi tidak terkontrol dan pendapatan anda menjadi terkuras untuk berbagi transaksi tersebut.

Oleh karena itu, pastikan anda membawa uang tunai secukupnya di dalam dompet supaya pengeluaran yang tidak diharapkan dapat dihindari. Bawalah uang tunai hanya untuk berjaga-jaga bila anda butuh membeli sesuatu di toko kecil yang tidak menerima transaksi lainnya.

 

Nah, begitulah cara anda mengatur keuangan setiap bulannya. Dengan begitu, setidaknya gaji anda menjadi lebih tertata dan tidak sekedar lewat di rekening anda. Sulit memang pada awalnya. Namun, bayangkan betapa mudahnya anda mengatur semuanya bila anda sudah terbiasa.

Khusus untuk poin pertama, ada beberapa bank yang menyediakan fitur Auto Debit untuk ditarik ke rekening tabungan yang terkunci sebagai keamanan finansial anda. Cobalah bertanya ke pihak bank tempat anda membuka rekening payroll. Jika mereka memiliki fitur itu, anda bisa memanfaatkannya untuk keperluan manajemen finansial, ‘kan?

Baca juga:

WP Twitter Auto Publish Powered By : XYZScripts.com

Pin It on Pinterest

Shares
Share This